alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Warga Pasar Batuah Ancam Somasi Sekda Banjarmasin

BANJARMASIN – Meski penghuni Pasar Batuah menempuh upaya hukum lewat Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Pemko Banjarmasin tetap akan mengambil alih lahan pasar.

Lembaga bantuan hukum yang mendampingi warga bakal mengirimkan somasi.

“Kalau pemko masih ngotot, akan kami somasi,” tegas anggota LBH Gerakan Pemuda Ansor Kalsel, Yusuf kepada Radar Banjarmasin kemarin (9/5).

Somasi ditujukan kepada Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarmasin, Ikhsan Budiman. “Surat somasi sudah disiapkan ketua kami Ansor Sya’ban. Tinggal diantarkan,” tambahnya.

Diingatkannya, bila Satpol PP diturunkan untuk membongkar paksa permukiman di tengah pasar di Banjarmasin Timur tersebut, maka pemko telah melanggar hukum.

Menurutnya, selama belum ada keputusan dari hakim, maka pemko tak bisa seenaknya membongkar.

Baca Juga :  9 Mei Aset Pasar Batuah Diambil, Penghuni Coba Mencegat, Minimal Menunda

Lalu, warga juga berhak mendapat tenggang waktu lewat prosedur SP1 sampai SP3 (surat peringatan pertama sampai ketiga).

“Jangan sampai nanti timbul kesan, mentang-mentang yang berkuasa,” sindirnya.

Baginya, pemerintah semestinya melindungi masyarakatnya, bukan sebaliknya. “Kalau tetap dibongkar, maka menyakiti warga,” pungkas Yusuf.

Diwartakan sebelumnya, Kementerian Perdagangan mengucurkan bantuan Rp3,5 miliar untuk pembangunan ulang pasar di Jalan Manggis tersebut. Ditambah alokasi Rp1 miliar dari APBD.

Pasar Batuah berdiri di atas tanah seluas 7.230 meter persegi yang merupakan milik pemko. Masalahnya menjadi pelik, karena Pasar Batuah juga telah menjadi permukiman yang dihuni dua rukun tetangga.

Sebelumnya, perwakilan warga sudah mendatangi kantor wali kota dan DPRD, tapi mediasi itu buntu. (gmp/az/fud)

Baca Juga :  9 Mei Pasar Batuah Harus Dikosongkan, Pemko Dicap Tidak Humanis

BANJARMASIN – Meski penghuni Pasar Batuah menempuh upaya hukum lewat Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Pemko Banjarmasin tetap akan mengambil alih lahan pasar.

Lembaga bantuan hukum yang mendampingi warga bakal mengirimkan somasi.

“Kalau pemko masih ngotot, akan kami somasi,” tegas anggota LBH Gerakan Pemuda Ansor Kalsel, Yusuf kepada Radar Banjarmasin kemarin (9/5).

Somasi ditujukan kepada Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarmasin, Ikhsan Budiman. “Surat somasi sudah disiapkan ketua kami Ansor Sya’ban. Tinggal diantarkan,” tambahnya.

Diingatkannya, bila Satpol PP diturunkan untuk membongkar paksa permukiman di tengah pasar di Banjarmasin Timur tersebut, maka pemko telah melanggar hukum.

Menurutnya, selama belum ada keputusan dari hakim, maka pemko tak bisa seenaknya membongkar.

Baca Juga :  9 Mei Aset Pasar Batuah Diambil, Penghuni Coba Mencegat, Minimal Menunda

Lalu, warga juga berhak mendapat tenggang waktu lewat prosedur SP1 sampai SP3 (surat peringatan pertama sampai ketiga).

“Jangan sampai nanti timbul kesan, mentang-mentang yang berkuasa,” sindirnya.

Baginya, pemerintah semestinya melindungi masyarakatnya, bukan sebaliknya. “Kalau tetap dibongkar, maka menyakiti warga,” pungkas Yusuf.

Diwartakan sebelumnya, Kementerian Perdagangan mengucurkan bantuan Rp3,5 miliar untuk pembangunan ulang pasar di Jalan Manggis tersebut. Ditambah alokasi Rp1 miliar dari APBD.

Pasar Batuah berdiri di atas tanah seluas 7.230 meter persegi yang merupakan milik pemko. Masalahnya menjadi pelik, karena Pasar Batuah juga telah menjadi permukiman yang dihuni dua rukun tetangga.

Sebelumnya, perwakilan warga sudah mendatangi kantor wali kota dan DPRD, tapi mediasi itu buntu. (gmp/az/fud)

Baca Juga :  Revitalisasi Pasar Batuah Tunggu Sampai Lebaran Usai

Most Read

Artikel Terbaru

/