alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Penyandang Disabilitas Dapat SIM Khusus

BANJARBARU – Penyandang disabilitas sejatinya punya hak untuk mengendarai kendaraan bermotor. Baik jenis roda dua kategori khusus maupun roda empat.

Beberapa waktu ke belakang, pemohon SIM untuk difabel di Satlantas Polres Banjarbaru juga tampak terlihat. Baik untuk kendaraan setara motor maupun mobil.

Menurut pihak Satlantas Polres Banjarbaru, bahwa penyandang disabilitas bisa memperoleh SIM dengan kategori SIM D dan SIM D I.

“Untuk SIM D ini setara dengan SIM C atau pengendara motor. Kalau SIM D I ini untuk kategori mobil,” ujar Baur SIM Satlantas Polres Banjarbaru, Aiptu I Putu Sudhiwirawan.

Disebutnya, belakangan tadi pihaknya telah beberapa kali menerbitkan SIM tersebut. Yang mana, memang pemohon SIM ini katanya juga tetap harus menjalani ujian yang sudah ditentukan.

Baca Juga :  1-14 Maret Operasi Intan, Tujuh Jenis Pelanggaran Jadi Incaran

“Tetap ada ujiannya serta pengujinya juga. Cuman kawan-kawan penyandang disabilitas ini mayoritas membawa kendaraannya sendiri yang sudah disesuaikan sedemikian rupa,” tambahnya.

Untuk jenis motor, biasanya penyandang disabilitas ujarnya kebanyakan menggunakan jenis motor roda dua yang sudah dimodifikasi jadi roda tiga. Sementara untuk mobil ada beberapa penyesuaian.

“Untuk tata caranya bisa ke tempat pelayanan kita di Mapolres Banjarbaru atau bisa juga menghubungi via kanal-kanal informasi kita,” katanya. (rvn/ij/bin)

BANJARBARU – Penyandang disabilitas sejatinya punya hak untuk mengendarai kendaraan bermotor. Baik jenis roda dua kategori khusus maupun roda empat.

Beberapa waktu ke belakang, pemohon SIM untuk difabel di Satlantas Polres Banjarbaru juga tampak terlihat. Baik untuk kendaraan setara motor maupun mobil.

Menurut pihak Satlantas Polres Banjarbaru, bahwa penyandang disabilitas bisa memperoleh SIM dengan kategori SIM D dan SIM D I.

“Untuk SIM D ini setara dengan SIM C atau pengendara motor. Kalau SIM D I ini untuk kategori mobil,” ujar Baur SIM Satlantas Polres Banjarbaru, Aiptu I Putu Sudhiwirawan.

Disebutnya, belakangan tadi pihaknya telah beberapa kali menerbitkan SIM tersebut. Yang mana, memang pemohon SIM ini katanya juga tetap harus menjalani ujian yang sudah ditentukan.

Baca Juga :  Tergelincir karena Tumpahan Oli

“Tetap ada ujiannya serta pengujinya juga. Cuman kawan-kawan penyandang disabilitas ini mayoritas membawa kendaraannya sendiri yang sudah disesuaikan sedemikian rupa,” tambahnya.

Untuk jenis motor, biasanya penyandang disabilitas ujarnya kebanyakan menggunakan jenis motor roda dua yang sudah dimodifikasi jadi roda tiga. Sementara untuk mobil ada beberapa penyesuaian.

“Untuk tata caranya bisa ke tempat pelayanan kita di Mapolres Banjarbaru atau bisa juga menghubungi via kanal-kanal informasi kita,” katanya. (rvn/ij/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/