alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Kamis, 19 Mei 2022

Sudah 8 Ribu Lebih Pemudik Kapal Laut Tinggalkan Kalsel

BANJARMASIN – Hari ini adalah hari terakhir keberangkatan kapal laut dari Banjarmasin ke Surabaya melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Diprediksi pelabuhan bakal dipenuhi pemudik.

Pasalnya, sejak hari ini operasional kapal laut akan dihentikan hingga arus balik pada 6 Mei mendatang. Dua kapal akan melayani keberangkatan hari ini. “Keduanya akan menuju Tanjung Perak Surabaya. Ada seribu lebih penumpang yang akan diberangkatkan,” papar Deputi Manager Perencanaan dan Pengendalian Terminal Penumpang Trisakti Banjarmasin, Syahrial Murjani kemarin.

Membeludaknya penumpang kemarin sebutnya, lantaran hari ini adalah hari terakhir keberangkatan atau operasional kapal laut. “Nanti akan operasional kembali pada 6 Mei di arus balik,” imbuhnya.

Sementara, hingga H-3 Lebaran, terdata jumlah penumpang yang mudik dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mencapai 8.917 orang.

Baca Juga :  Rantau Baru Tempat Favorit Pemudik Istirahat

Kepala Posko Pengendalian dan Pengawasan Terpadu Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Maltus Jackline mengatakan, selain jumlah keberangkatan penumpang tinggi, yang masuk ke Banjarmasin pun meningkat. “Yang datang sekitar 2 ribu orang lebih. Kami prediksi akan terus bertambah karena akan ada lagi kedatangan,” sebutnya.

Salah seorang pemudik asal Sidoarjo, Paiman menuturkan, dia bersyukur bisa mudik tahun ini. Dua tahun tak bisa pulang kampung karena pandemi sebutnya sangat sedih. “Saya sudah kangen keluarga di kampung,” tuturnya.

Hal yang sama dituturkan Romlah, pemudik asal Probolinggo itu sudah tak sabar ketemu keluarga besarnya. “Saya rela mengumpulkan uang agar bisa mudik. Tak apa tak bawa banyak uang, yang penting silaturahmi dan ketemu Ibu yang masih sehat,” ucapnya.

Baca Juga :  Lewat Pelabuhan? Bisa Vaksin di Posko Mudik

Dia memilih mudik dengan kapal laut lantaran biayanya murah jika dibandingkan dengan Pesawat Terbang. Yakni hanya Rp470 ribu. “Masih bisa dijangkau. Kalau pakai pesawat terbang bisa habis uang saku,” kata Romlah.

Sementara, Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama (DLU) Banjarmasin Anton Wahyudi, mengungkapkan, melayani pemudik tahun ini, ada dua kapal besar yang akan dioperasionalkan. Satu kapal mampu menampung seribu lebih penumpang. “Dua kapal akan kami sedikan kembali di arus balik, dengan kapasitas yang sama,” ujar Anton kemarin. (mof/by/ran)

BANJARMASIN – Hari ini adalah hari terakhir keberangkatan kapal laut dari Banjarmasin ke Surabaya melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Diprediksi pelabuhan bakal dipenuhi pemudik.

Pasalnya, sejak hari ini operasional kapal laut akan dihentikan hingga arus balik pada 6 Mei mendatang. Dua kapal akan melayani keberangkatan hari ini. “Keduanya akan menuju Tanjung Perak Surabaya. Ada seribu lebih penumpang yang akan diberangkatkan,” papar Deputi Manager Perencanaan dan Pengendalian Terminal Penumpang Trisakti Banjarmasin, Syahrial Murjani kemarin.

Membeludaknya penumpang kemarin sebutnya, lantaran hari ini adalah hari terakhir keberangkatan atau operasional kapal laut. “Nanti akan operasional kembali pada 6 Mei di arus balik,” imbuhnya.

Sementara, hingga H-3 Lebaran, terdata jumlah penumpang yang mudik dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mencapai 8.917 orang.

Baca Juga :  Tanah Laut Siapkan Tiga Posko Pengamanan

Kepala Posko Pengendalian dan Pengawasan Terpadu Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Maltus Jackline mengatakan, selain jumlah keberangkatan penumpang tinggi, yang masuk ke Banjarmasin pun meningkat. “Yang datang sekitar 2 ribu orang lebih. Kami prediksi akan terus bertambah karena akan ada lagi kedatangan,” sebutnya.

Salah seorang pemudik asal Sidoarjo, Paiman menuturkan, dia bersyukur bisa mudik tahun ini. Dua tahun tak bisa pulang kampung karena pandemi sebutnya sangat sedih. “Saya sudah kangen keluarga di kampung,” tuturnya.

Hal yang sama dituturkan Romlah, pemudik asal Probolinggo itu sudah tak sabar ketemu keluarga besarnya. “Saya rela mengumpulkan uang agar bisa mudik. Tak apa tak bawa banyak uang, yang penting silaturahmi dan ketemu Ibu yang masih sehat,” ucapnya.

Baca Juga :  Jalur Laut, 500 Pendatang Tiba di Banjarmasin

Dia memilih mudik dengan kapal laut lantaran biayanya murah jika dibandingkan dengan Pesawat Terbang. Yakni hanya Rp470 ribu. “Masih bisa dijangkau. Kalau pakai pesawat terbang bisa habis uang saku,” kata Romlah.

Sementara, Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama (DLU) Banjarmasin Anton Wahyudi, mengungkapkan, melayani pemudik tahun ini, ada dua kapal besar yang akan dioperasionalkan. Satu kapal mampu menampung seribu lebih penumpang. “Dua kapal akan kami sedikan kembali di arus balik, dengan kapasitas yang sama,” ujar Anton kemarin. (mof/by/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/