alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Sehari Tikam Dua Orang

TANJUNG – Entah apa yang merasukinya, seorang pria asal Alalak, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, melakukan penikaman secara tiba-tiba terhadap korbannya.

F (22) yang menikam DI (21), warga Desa Kapar, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, di sebuah warung di Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong.

Kejadian bermula saat F bersama R (23), warga Desa Hulu Rasau, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, menuju warung untuk minum tuak. Setibanya di sana, mereka pun bertemu DI dan temannya yang lebih dulu minum.

DI yang telah selesai minum tuak pun pulang. Hanya saja, tiba-tiba F bergegas mengejar dan menusuknya dengan belati. Akibatnya, pemuda itu mengalami luka robek pada telapak tangan kanan, kelingking tangan kanan putus, dan luka di bawah lutut kaki kiri. Ia akhirnya tergeletak di tepi jalan.

Baca Juga :  Diinterograsi Polisi, Pelaku Penusukan Sampaikan Pengakuan Mengejutkan

Kejadian itu diketahui warga. F kemudian melarikan diri ke belakang permukiman. DI segera ditolong dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dirawat. Warga pun melaporkan peristiwa itu ke jajaran kepolisian Polres Tabalong.

Petugas berhasil mengamankan F dan meminta keterangan terkait alasannya menusuk DI.

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin melalui Kasi Humas Iptu Mujiono membenarkan penangkapan tersebut, Minggu (24/4). “Saat F dimintai keterangan, ia mengaku tidak suka dengan sikap sombong korban saat minum-minum,” katanya.

Mengejutkan, F ternyata juga mengaku, sebelumnya ia juga menikam orang lain di hari yang sama. “Setelah diinterogasi, F mengakui perbuatannya dan ia juga mengakui perbuatan penganiayaan beberapa jam sebelumnya di Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tak Terima Diludahi, Dua Peronda Diringkus karena Mengeroyok

Cerita F, dia menusuk AEP (17), warga Desa Kasiau, Kecamatan Murung Pudak, karena dikira musuh percekcokannya di warung remang-remang.

AEP sendiri sebelumnya bersama dua rekannya menunggangi satu sepeda motor, membunyikan klakson di setiap warung remang-remang, dan berhenti di sebuah warung di Mabuun.

Tiba-tiba saja F datang bersama rekannya menggunakan sepeda motor, lalu menusuk AEP tanpa sepengetahuannya. Bagian perut sebelah kirinya terluka. AEP pun dilarikan ke rumah sakit terdekat. (ibn)

TANJUNG – Entah apa yang merasukinya, seorang pria asal Alalak, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, melakukan penikaman secara tiba-tiba terhadap korbannya.

F (22) yang menikam DI (21), warga Desa Kapar, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, di sebuah warung di Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong.

Kejadian bermula saat F bersama R (23), warga Desa Hulu Rasau, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, menuju warung untuk minum tuak. Setibanya di sana, mereka pun bertemu DI dan temannya yang lebih dulu minum.

DI yang telah selesai minum tuak pun pulang. Hanya saja, tiba-tiba F bergegas mengejar dan menusuknya dengan belati. Akibatnya, pemuda itu mengalami luka robek pada telapak tangan kanan, kelingking tangan kanan putus, dan luka di bawah lutut kaki kiri. Ia akhirnya tergeletak di tepi jalan.

Baca Juga :  Diduga Tewaskan Terduga Pengedar, Kelima Oknum Bisa Saja Dipidana

Kejadian itu diketahui warga. F kemudian melarikan diri ke belakang permukiman. DI segera ditolong dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dirawat. Warga pun melaporkan peristiwa itu ke jajaran kepolisian Polres Tabalong.

Petugas berhasil mengamankan F dan meminta keterangan terkait alasannya menusuk DI.

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin melalui Kasi Humas Iptu Mujiono membenarkan penangkapan tersebut, Minggu (24/4). “Saat F dimintai keterangan, ia mengaku tidak suka dengan sikap sombong korban saat minum-minum,” katanya.

Mengejutkan, F ternyata juga mengaku, sebelumnya ia juga menikam orang lain di hari yang sama. “Setelah diinterogasi, F mengakui perbuatannya dan ia juga mengakui perbuatan penganiayaan beberapa jam sebelumnya di Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ponsel Dicuri, Pelaku Dibanting, Berakhir Damai

Cerita F, dia menusuk AEP (17), warga Desa Kasiau, Kecamatan Murung Pudak, karena dikira musuh percekcokannya di warung remang-remang.

AEP sendiri sebelumnya bersama dua rekannya menunggangi satu sepeda motor, membunyikan klakson di setiap warung remang-remang, dan berhenti di sebuah warung di Mabuun.

Tiba-tiba saja F datang bersama rekannya menggunakan sepeda motor, lalu menusuk AEP tanpa sepengetahuannya. Bagian perut sebelah kirinya terluka. AEP pun dilarikan ke rumah sakit terdekat. (ibn)

Most Read

Artikel Terbaru

/