alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Ratusan Personel Disiagakan Amankan Lebaran, Rumah Kosong jadi Perhatian

BANJARBARU – Tak kurang dari 10 hari lagi, masyarakat akan menyambut momen lebaran Idulfitri tahun 2022. Tentu, lebaran selalu erat dengan pelbagai kegiatan di masyarakat.

Mudik menjadi salah satu kegiatan yang tak bisa terpisahkan dari lebaran di Indonesia. Meski sempat dilarang, kini kegiatan pulang ke kampung halaman ini akhirnya diperbolehkan.

Terkait mudik dan lebaran, tahun ini petugas keamanan gabungan juga akan disiagakan dalam mengamankan lebaran dengan kode operasi Ketupat 2022. Operasi ini serentak berlaku di Indonesia dari tanggal 23 April 2022 sampai 09 Mei 2022.

Disebutkan, bahwa secara nasional, petugas yang dilibatkan sebanyak 144.392 personel yang terdiri atas Polri, TNI, serta personel lain yang berasal dari instansi terkait.

Dikatakan juga, bahwa dengan kekuatan personel tersebut, petugas gabungan akan ditempatkan di total 1.710 pos pengamanan dan 734 pos pelayanan serta 258 pos terpadu.

Baca Juga :  Jamin Mudik Tanpa Razia, Polda Kalsel Turunkan 2.116 Personel

Di Kota Banjarbaru, kemarin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2022 juga sudah digelar. Dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono selalu inspektur upacara, personel gabungan dinyatakan siap bertugas dan disiagakan.

Menurut Kapolres Banjarbaru, AKBP Nur Khamid melalui Kasi Humas, AKP Tajuddin Noor, Operasi Kepolisian Terpusat tahun ini untuk wilayah Banjarbaru akan menyiagakan lebih dari 300 personel gabungan.

“Rinciannya, untuk Polri ada 305 personel dan secara keseluruhan ada 319 personel gabungan. Selain Polri ada juga personel dari TNI, Dishub, Satpol PP, Dinkes hingga KKP, Avsec dan Angkasa Pura,” katanya.

Adapun, personel gabungan ini katanya akan ditempatkan di tiga pos operasi yang terdiri dari Pos Pengamanan di Bundaran Kamaratih Landasan Ulin, lalu Pos Pelayanan di Q Mall Banjarbaru serta Pos Terpadu di Bandara Syamsudin Noor.

“Selain yang siaga di pos-pos, juga ada personel yang mobile. Adapun sewaktu momen lebaran, personel juga akan disiagakan saat malam takbiran, pelaksanaan salat Id serta juga siaga di sejumlah tempat wisata,” katanya.

Baca Juga :  Heli Canggih Pertama di Kalimantan

Lantas apa fokus atau prioritas pengamanan tahun ini? Tajudin menjawab bahwa ada beberapa pengamanan yang dilakukan, namun ada beberapa yang masuk dalam atensi khusus.

“Tentunya terkait kelancaran arus lalu lintas, kemudian keamanan para pemudik selama di perjalanan, lalu juga Kamtibmas lancar,” katanya.

Selain itu, rumah-rumah yang ditinggalkan pemudik ujar Tajuddin juga jadi salah satu pengawasan yang jadi atensi. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat juga turut menaruh atensi penting dengan hal tersebut.

“Pemudik yang meninggalkan rumah dipastikan lagi keamanan rumahnya, bisa berkabar dengan ketua RT atau pihak keamanan setempat. Lalu, pastikan alat-alat listrik sudah dimatikan,” pesannya. (rvn/ij/bin)

BANJARBARU – Tak kurang dari 10 hari lagi, masyarakat akan menyambut momen lebaran Idulfitri tahun 2022. Tentu, lebaran selalu erat dengan pelbagai kegiatan di masyarakat.

Mudik menjadi salah satu kegiatan yang tak bisa terpisahkan dari lebaran di Indonesia. Meski sempat dilarang, kini kegiatan pulang ke kampung halaman ini akhirnya diperbolehkan.

Terkait mudik dan lebaran, tahun ini petugas keamanan gabungan juga akan disiagakan dalam mengamankan lebaran dengan kode operasi Ketupat 2022. Operasi ini serentak berlaku di Indonesia dari tanggal 23 April 2022 sampai 09 Mei 2022.

Disebutkan, bahwa secara nasional, petugas yang dilibatkan sebanyak 144.392 personel yang terdiri atas Polri, TNI, serta personel lain yang berasal dari instansi terkait.

Dikatakan juga, bahwa dengan kekuatan personel tersebut, petugas gabungan akan ditempatkan di total 1.710 pos pengamanan dan 734 pos pelayanan serta 258 pos terpadu.

Baca Juga :  Heli Canggih Pertama di Kalimantan

Di Kota Banjarbaru, kemarin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2022 juga sudah digelar. Dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono selalu inspektur upacara, personel gabungan dinyatakan siap bertugas dan disiagakan.

Menurut Kapolres Banjarbaru, AKBP Nur Khamid melalui Kasi Humas, AKP Tajuddin Noor, Operasi Kepolisian Terpusat tahun ini untuk wilayah Banjarbaru akan menyiagakan lebih dari 300 personel gabungan.

“Rinciannya, untuk Polri ada 305 personel dan secara keseluruhan ada 319 personel gabungan. Selain Polri ada juga personel dari TNI, Dishub, Satpol PP, Dinkes hingga KKP, Avsec dan Angkasa Pura,” katanya.

Adapun, personel gabungan ini katanya akan ditempatkan di tiga pos operasi yang terdiri dari Pos Pengamanan di Bundaran Kamaratih Landasan Ulin, lalu Pos Pelayanan di Q Mall Banjarbaru serta Pos Terpadu di Bandara Syamsudin Noor.

“Selain yang siaga di pos-pos, juga ada personel yang mobile. Adapun sewaktu momen lebaran, personel juga akan disiagakan saat malam takbiran, pelaksanaan salat Id serta juga siaga di sejumlah tempat wisata,” katanya.

Baca Juga :  Amplop Lebaran Makin Laku

Lantas apa fokus atau prioritas pengamanan tahun ini? Tajudin menjawab bahwa ada beberapa pengamanan yang dilakukan, namun ada beberapa yang masuk dalam atensi khusus.

“Tentunya terkait kelancaran arus lalu lintas, kemudian keamanan para pemudik selama di perjalanan, lalu juga Kamtibmas lancar,” katanya.

Selain itu, rumah-rumah yang ditinggalkan pemudik ujar Tajuddin juga jadi salah satu pengawasan yang jadi atensi. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat juga turut menaruh atensi penting dengan hal tersebut.

“Pemudik yang meninggalkan rumah dipastikan lagi keamanan rumahnya, bisa berkabar dengan ketua RT atau pihak keamanan setempat. Lalu, pastikan alat-alat listrik sudah dimatikan,” pesannya. (rvn/ij/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/