alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Pembuat SIM dan Ijazah Palsu Digulung

PELAIHARI – Satuan Reserse dan kriminal (Satreskrim) Polres Tanah Laut berhasil mengamankan komplotan pembuat SIM dan ijazah palsu. Selain mengamankan tiga tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa puluhan SIM BII Umum, Ijazah, serta peralatan cetak.

Kapolres Tala AKBP Rofikoh Yunianto didampingi Kasat Reskrim AKP H Hasanuddin mengatakan, terungkapnya kasus pemalsuan SIM ini berdasarkan hasil penyelidikan pihaknya beserta jajaran.

“Kasus ini terungkap berawal ketika anggota sedang melakukan razia dan menemukan salah seorang pengendara menggunakan SIM BII Umum yang dicurigai palsu,” ucap Kapolres, Kamis (21/4) siang.

Kemudian, dilakukanlah pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas dari Satlantas Polres Tala terhadap SIM tersebut. “Hasil pemeriksaan, SIM palsu. Aparat melakukan pengembangan dan penyelidikan hingga sekitar satu bulan. Petugas akhirnya berhasil mengamankan para pelaku bersama barang bukti,” papar Rofikoh.

Baca Juga :  Banjarmasin Macet, Hanya Berharap Rekayasa Jalan

Dikatakannya, untuk membuat SIM BII Umum terbilang cukup sulit, hal itulah yang dimanfaatkan pelaku. “Adapun tiga pelaku yang diamankan, HD pembuat SIM dan ijazah, serta KTP palsu. Sedangkan pelaku SJ dan MD sebagai perantara,” sebutnya.

Untuk tersangka HD, lanjut Rofikoh, merupakan warga Astambul Martapura, Kabupaten Banjar. Sementara SJ dan MD, warga Pelaihari.

Menurut pengakuan HD, pembuatan SIM BII Umum palsu itu dilakukan atas inisiatif sendiri. Keuntungannya berkisar antara Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu untuk satu buah SIM. Dia mengakui SIM palsu yang dibuat hanya digunakan untuk lokasi tambang.

Kasat Reskrim AKP H Hasanuddin menambahkan, terungkap kasus SIM palsu ini tidak sengaja. “Saat itu anggota Polsek Takisung melakukan razia vaksin, saat pemeriksaan, petugas menemukan salah satu warga yang menunjukan SIM BII Umum, yang diduga palsu dan dilakukanlah penyelidikan,” ucapnya. (sal)

Baca Juga :  Penyandang Disabilitas Dapat SIM Khusus

PELAIHARI – Satuan Reserse dan kriminal (Satreskrim) Polres Tanah Laut berhasil mengamankan komplotan pembuat SIM dan ijazah palsu. Selain mengamankan tiga tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa puluhan SIM BII Umum, Ijazah, serta peralatan cetak.

Kapolres Tala AKBP Rofikoh Yunianto didampingi Kasat Reskrim AKP H Hasanuddin mengatakan, terungkapnya kasus pemalsuan SIM ini berdasarkan hasil penyelidikan pihaknya beserta jajaran.

“Kasus ini terungkap berawal ketika anggota sedang melakukan razia dan menemukan salah seorang pengendara menggunakan SIM BII Umum yang dicurigai palsu,” ucap Kapolres, Kamis (21/4) siang.

Kemudian, dilakukanlah pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas dari Satlantas Polres Tala terhadap SIM tersebut. “Hasil pemeriksaan, SIM palsu. Aparat melakukan pengembangan dan penyelidikan hingga sekitar satu bulan. Petugas akhirnya berhasil mengamankan para pelaku bersama barang bukti,” papar Rofikoh.

Baca Juga :  Ikut Menikmati Hasil Penipuan, Briptu Mahesa Masih Digaji Polri

Dikatakannya, untuk membuat SIM BII Umum terbilang cukup sulit, hal itulah yang dimanfaatkan pelaku. “Adapun tiga pelaku yang diamankan, HD pembuat SIM dan ijazah, serta KTP palsu. Sedangkan pelaku SJ dan MD sebagai perantara,” sebutnya.

Untuk tersangka HD, lanjut Rofikoh, merupakan warga Astambul Martapura, Kabupaten Banjar. Sementara SJ dan MD, warga Pelaihari.

Menurut pengakuan HD, pembuatan SIM BII Umum palsu itu dilakukan atas inisiatif sendiri. Keuntungannya berkisar antara Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu untuk satu buah SIM. Dia mengakui SIM palsu yang dibuat hanya digunakan untuk lokasi tambang.

Kasat Reskrim AKP H Hasanuddin menambahkan, terungkap kasus SIM palsu ini tidak sengaja. “Saat itu anggota Polsek Takisung melakukan razia vaksin, saat pemeriksaan, petugas menemukan salah satu warga yang menunjukan SIM BII Umum, yang diduga palsu dan dilakukanlah penyelidikan,” ucapnya. (sal)

Baca Juga :  Penyandang Disabilitas Dapat SIM Khusus

Most Read

Artikel Terbaru

/