alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Wednesday, 25 May 2022

Demo 11 April di Banjarmasin Diikuti Belasan Mahasiswa

BANJARMASIN – Gedung DPRD Banjarmasin di Jalan Lambung Mangkurat didemo Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), kemarin (11/4) pagi.

Datang bersama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Cipayung, memang hanya belasan pengunjuk rasa yang terlihat.

Satu jam berorasi, mereka membubarkan diri. “Karena ini baru peringatan,” kata Ketua HMI Banjarmasin, Nurdin Ardalepa.

Dia menjamin, pada hari puncaknya, lebih banyak mahasiswa yang bergabung.

“Ada sekitar tujuh organisasi mahasiswa yang bakal bergabung dalam aksi besar-besaran pada Rabu lusa,” sebutnya.

Nurdin menekankan, aksi ini tak bisa dihindari. Sebab, ketika masyarakat dirundung banyak masalah, seperti kenaikan BBM dan kelangkaan minyak goreng, mahasiswa sudah mencoba beraudiensi dengan dewan.
Tapi Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya tak pernah menanggapi. “Sudah kami surati, sampai tiga kali,” sesalnya.

Baca Juga :  BEM Kalsel Serukan Demo 14 April, Bakal Kerahkan Kerahkan 500 Mahasiswa

Surat pertama dikirimkan pada Desember tahun lalu. Konon, ia mendengarnya, surat itu tak direspons dewan karena raib.

Terlepas dari itu, HMI akan datang lagi. Tuntutannya mencakup empat isu nasional dan empat isu lokal. “Isu daerah seperti jam operasional tempat hiburan malam (THM),” tukasnya.

Sekretaris DPRD, Iwan Ristianto mengaku sama sekali tak mengetahui bakal ada demonstrasi tersebut.
Perihal keinginan mahasiswa bertemu ketua dewan, setahu Iwan, sudah difasilitasi.

Perwakilan HMI sudah beraudiensi dengan unsur pimpinan dewan, beberapa hari sebelumnya.

“Soal aksi itu, kami tidak tahu. Kami hanya memfasilitasi yang tanggal 4 April kemarin,” jelas Iwan.
Begitu pula aksi Rabu lusa. Dia mengaku belum menerima surat pemberitahuannya.

Baca Juga :  Bela Rekan yang Diperkosa Oknum Aparat, Ratusan Mahasiswa Turun ke Jalan

Namun, selama ada izin dari kepolisian, menurutnya tak masalah. “Kalau kepolisian mengizinkan, kami juga akan menerima,” tutupnya. (gmp/az/fud)

BANJARMASIN – Gedung DPRD Banjarmasin di Jalan Lambung Mangkurat didemo Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), kemarin (11/4) pagi.

Datang bersama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Cipayung, memang hanya belasan pengunjuk rasa yang terlihat.

Satu jam berorasi, mereka membubarkan diri. “Karena ini baru peringatan,” kata Ketua HMI Banjarmasin, Nurdin Ardalepa.

Dia menjamin, pada hari puncaknya, lebih banyak mahasiswa yang bergabung.

“Ada sekitar tujuh organisasi mahasiswa yang bakal bergabung dalam aksi besar-besaran pada Rabu lusa,” sebutnya.

Nurdin menekankan, aksi ini tak bisa dihindari. Sebab, ketika masyarakat dirundung banyak masalah, seperti kenaikan BBM dan kelangkaan minyak goreng, mahasiswa sudah mencoba beraudiensi dengan dewan.
Tapi Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya tak pernah menanggapi. “Sudah kami surati, sampai tiga kali,” sesalnya.

Baca Juga :  Hari Ini HMI Turun Aksi

Surat pertama dikirimkan pada Desember tahun lalu. Konon, ia mendengarnya, surat itu tak direspons dewan karena raib.

Terlepas dari itu, HMI akan datang lagi. Tuntutannya mencakup empat isu nasional dan empat isu lokal. “Isu daerah seperti jam operasional tempat hiburan malam (THM),” tukasnya.

Sekretaris DPRD, Iwan Ristianto mengaku sama sekali tak mengetahui bakal ada demonstrasi tersebut.
Perihal keinginan mahasiswa bertemu ketua dewan, setahu Iwan, sudah difasilitasi.

Perwakilan HMI sudah beraudiensi dengan unsur pimpinan dewan, beberapa hari sebelumnya.

“Soal aksi itu, kami tidak tahu. Kami hanya memfasilitasi yang tanggal 4 April kemarin,” jelas Iwan.
Begitu pula aksi Rabu lusa. Dia mengaku belum menerima surat pemberitahuannya.

Baca Juga :  Bawa Pertalite Saat Demo, AY Ditangkap lalu Dipulangkan

Namun, selama ada izin dari kepolisian, menurutnya tak masalah. “Kalau kepolisian mengizinkan, kami juga akan menerima,” tutupnya. (gmp/az/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/