alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Jhonlin Agro Raya Bangun Pabrik Sawit Kapasitas 60 TPH Senilai 195 Miliar

BATULICIN – Demi memenuhi kebutuhan bahan baku CPO dan mendukung program pemerintah dalam bidang industri energi terbarukan biodiesel, PT Jhonlin Agro Raya (JAR) dirikan pabrik kelapa sawit (PKS) berkapasitas 60 ton per.jam di Cantung, Kotabaru.

PKS Sungai Kamboyan Mill milik PT JAR ini ditargetkan selesai dalam waktu 16 bulan ke depan dengan nilai investasi sebesar Rp195 miliar. Direncanakan beroperasi bulan Juli tahun 2023.

Bambang Aria Wisena, Direktur Utama PT Eshan Agro Sentosa (EAS) holding company yang membawahi PT JAR mengatakan, PKS Sungai Kamboyan Mill ini merupakan pabrik ke 6 yang beroperasi di bawah EAS Group, subholding dari Jhonlin Group.

“Dengan adanya pabrik ini, akan memperkuat produktifitas kita, dan sebagai konsistensi Jhonlin Group sebagai induk usaha kami, dalam industri kelapa sawit terpadu, khususnya di bidang energi terbarukan biodiesel dengan menggunakan teknologi terbaru yang ramah lingkungan,” terang Bambang.

Baca Juga :  Minyak Goreng Premium Ramah Kantong Buatan Jhonlin Segera Diproduksi

Ditambahkannya, “Kami berharap, pabrik ini nantinya akan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi di Kabupaten Kotabaru dan Kalimantan Selatan, menjadikan Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu sebagai salah satu pusat penghasil biodiesel di kawasan Indonesia bagian timur, serta mendukung program mandatory biodiesel oleh Presiden Jokowi. Dan kedepannya, semoga masyarakat di Indonesia bagian timur tidak lagi kesulitan dalam mendapatkan solar”.

Untuk mencapai target produksi 360.000 ton per ahun, di tahun 2023, PT JAR telah mempersiapkan program kerja pabrik untuk tahun 2023.

Zafrinal Direktur PT JAR menegaskan, untuk tahun 2023 ditargetkan utilisasi mencapai 80 persen dari total 60 ton per jam dalam 4 bulan pertama di tahun 2023. “Oleh karena itu, kami akan membutuhkan serapan tenaga kerja lokal sebanyak 80 persen dari total tenaga kerja” terang Zafrinal.

Baca Juga :  KPP Banjarmasin Puji Haji Isam, Besarnya Kontribusi Jhonlin ke Negara

Selain akan menyerap tenaga kerja baru, Bupati Kabupaten Kotabaru Sayed Jafar berharap, industri kelapa sawit di Kabupaten Kotabaru dapat meningkatkan anggaran pendapatan daerah dan memberikan kontribusi kepada petani sawit yang dapat mendistribusikan hasil sawitnya di PKS PT JAR yang akan dibangun ini, sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat Kotabaru. (zal)

BATULICIN – Demi memenuhi kebutuhan bahan baku CPO dan mendukung program pemerintah dalam bidang industri energi terbarukan biodiesel, PT Jhonlin Agro Raya (JAR) dirikan pabrik kelapa sawit (PKS) berkapasitas 60 ton per.jam di Cantung, Kotabaru.

PKS Sungai Kamboyan Mill milik PT JAR ini ditargetkan selesai dalam waktu 16 bulan ke depan dengan nilai investasi sebesar Rp195 miliar. Direncanakan beroperasi bulan Juli tahun 2023.

Bambang Aria Wisena, Direktur Utama PT Eshan Agro Sentosa (EAS) holding company yang membawahi PT JAR mengatakan, PKS Sungai Kamboyan Mill ini merupakan pabrik ke 6 yang beroperasi di bawah EAS Group, subholding dari Jhonlin Group.

“Dengan adanya pabrik ini, akan memperkuat produktifitas kita, dan sebagai konsistensi Jhonlin Group sebagai induk usaha kami, dalam industri kelapa sawit terpadu, khususnya di bidang energi terbarukan biodiesel dengan menggunakan teknologi terbaru yang ramah lingkungan,” terang Bambang.

Baca Juga :  KPP Banjarmasin Puji Haji Isam, Besarnya Kontribusi Jhonlin ke Negara

Ditambahkannya, “Kami berharap, pabrik ini nantinya akan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi di Kabupaten Kotabaru dan Kalimantan Selatan, menjadikan Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu sebagai salah satu pusat penghasil biodiesel di kawasan Indonesia bagian timur, serta mendukung program mandatory biodiesel oleh Presiden Jokowi. Dan kedepannya, semoga masyarakat di Indonesia bagian timur tidak lagi kesulitan dalam mendapatkan solar”.

Untuk mencapai target produksi 360.000 ton per ahun, di tahun 2023, PT JAR telah mempersiapkan program kerja pabrik untuk tahun 2023.

Zafrinal Direktur PT JAR menegaskan, untuk tahun 2023 ditargetkan utilisasi mencapai 80 persen dari total 60 ton per jam dalam 4 bulan pertama di tahun 2023. “Oleh karena itu, kami akan membutuhkan serapan tenaga kerja lokal sebanyak 80 persen dari total tenaga kerja” terang Zafrinal.

Baca Juga :  Serahkan Sertifikat Tanah ke Takmir Masjid Agung Al Falah dari Wakaf H Isam

Selain akan menyerap tenaga kerja baru, Bupati Kabupaten Kotabaru Sayed Jafar berharap, industri kelapa sawit di Kabupaten Kotabaru dapat meningkatkan anggaran pendapatan daerah dan memberikan kontribusi kepada petani sawit yang dapat mendistribusikan hasil sawitnya di PKS PT JAR yang akan dibangun ini, sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat Kotabaru. (zal)

Most Read

Artikel Terbaru

/