alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Razia di Pelabuhan Trisakti: Anggora, Tanaman Hias dan Kerang Diamankan

BANJARMASIN – Balai Karantina Kelas 1 Banjarmasin menggelar Operasi Patuh Terpadu di Pelabuhan Trisakti, kemarin (7/4) malam.

Tim melibatkan Polsek KPL dan BKSDA, memeriksa angkutan yang turun dari Kapal Dharma Rucitra 1 asal Surabaya.

Tak ada pelanggaran menonjol. Petugas hanya menemukan seekor kucing anggora, tanaman hias dan kerang bambu.

“Tadi ada mengamankan tanaman aglonema dan anggora yang dibawa istri seorang sopir truk fuso,” ungkap Sub Koordinator Subtansi Pengawasan dan Penindakan Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Banjarmasin, Lulus Riyanto.

Beberapa temuan tersebut memerlukan pemeriksaan lanjutan. “Apakah nanti lanjut atau ditolak,” tambahnya.

Dijelaskannya, operasi ini bertujuan meningkatkan ketaatan terhadap kekarantinaan hewan dan tumbuhan, serta mengamankan sumber hayati.

Baca Juga :  Owa Peliharaan, Sempat Mengganggu Anak Sekitar

“Perlu peningkatan pengawasan untuk menjamin keamanan konsumsi masyarakat menjelang lebaran,” jelasnya.

Sub Koordinator P21 Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Wiwit Supriono menambahkan, kerang bambu itu berada di bawah muatan sayur.

“Masih dibongkar. Dicek, ternyata tak dilengkapi dokumen,” ujarnya.

“Tujuannya mencegah keluar masuk hama penyakit perikanan,” tambah Wiwit. (lan/az/fud)

BANJARMASIN – Balai Karantina Kelas 1 Banjarmasin menggelar Operasi Patuh Terpadu di Pelabuhan Trisakti, kemarin (7/4) malam.

Tim melibatkan Polsek KPL dan BKSDA, memeriksa angkutan yang turun dari Kapal Dharma Rucitra 1 asal Surabaya.

Tak ada pelanggaran menonjol. Petugas hanya menemukan seekor kucing anggora, tanaman hias dan kerang bambu.

“Tadi ada mengamankan tanaman aglonema dan anggora yang dibawa istri seorang sopir truk fuso,” ungkap Sub Koordinator Subtansi Pengawasan dan Penindakan Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Banjarmasin, Lulus Riyanto.

Beberapa temuan tersebut memerlukan pemeriksaan lanjutan. “Apakah nanti lanjut atau ditolak,” tambahnya.

Dijelaskannya, operasi ini bertujuan meningkatkan ketaatan terhadap kekarantinaan hewan dan tumbuhan, serta mengamankan sumber hayati.

Baca Juga :  Anjing Liar, Mending Dikebiri Ketimbang Diracun

“Perlu peningkatan pengawasan untuk menjamin keamanan konsumsi masyarakat menjelang lebaran,” jelasnya.

Sub Koordinator P21 Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Wiwit Supriono menambahkan, kerang bambu itu berada di bawah muatan sayur.

“Masih dibongkar. Dicek, ternyata tak dilengkapi dokumen,” ujarnya.

“Tujuannya mencegah keluar masuk hama penyakit perikanan,” tambah Wiwit. (lan/az/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/