alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Update Data BLT Minyak Goreng

BANJARMASIN – Meski pemerintah sudah memastikan pemberian bantuan langsung tunai (BLT), tapi masyarakat masih harus bersabar. Sebab, Kementerian Sosial RI belum mengeluarkan petunjuk teknis.

Kepala Dinas Sosial Kalsel Siti Nuriyani mengatakan, pihaknya tak mau ambil risiko dan memilih menunggu arahan dari pusat. Agar tak salah sasaran, pihaknya selalu berkomunikasi dengan Kementerian Sosial RI terkait pencairan.

“Untuk BLT, apakah memakai data itu atau bukan, saya belum mengetahui, karena belum ada juknis dari Kemensos. Lagi pula data tersebut bisa berubah. Misalnya keluarga penerima manfaat (KPM) meninggal dunia, pindah alamat dan lain sebagainya,” kata Nuryani, Kamis (7/4), usai pertemuan dengan DPRD Kalsel.

Untuk masyarakat miskin dan rentan yang terdaftar pada program kartu sembako dan atau PKH, akan disalurkan oleh PT Pos Indonesia. Sedangkan untuk PKL makanan, akan disalurkan aparat TNI/Polri.

Baca Juga :  Buru Minyak Curah, Warga Ramai Kumpulkan Jeriken

Wakil Ketua DPRD Kalsel M Syaripuddin menekankan agar BLT minyak goreng disalurkan tepat sasaran. Sebab, saat pandemi Covid-19, BLT untuk UMKM banyak pelaku usaha yang tidak mendapatkan.

“Yang dapat justru bukan pelaku UMKM, makanya dalam pertemuan saya tekankan ke dinas, datanya harus update sebelum penyaluran,” ucapnya. (gmp)

BANJARMASIN – Meski pemerintah sudah memastikan pemberian bantuan langsung tunai (BLT), tapi masyarakat masih harus bersabar. Sebab, Kementerian Sosial RI belum mengeluarkan petunjuk teknis.

Kepala Dinas Sosial Kalsel Siti Nuriyani mengatakan, pihaknya tak mau ambil risiko dan memilih menunggu arahan dari pusat. Agar tak salah sasaran, pihaknya selalu berkomunikasi dengan Kementerian Sosial RI terkait pencairan.

“Untuk BLT, apakah memakai data itu atau bukan, saya belum mengetahui, karena belum ada juknis dari Kemensos. Lagi pula data tersebut bisa berubah. Misalnya keluarga penerima manfaat (KPM) meninggal dunia, pindah alamat dan lain sebagainya,” kata Nuryani, Kamis (7/4), usai pertemuan dengan DPRD Kalsel.

Untuk masyarakat miskin dan rentan yang terdaftar pada program kartu sembako dan atau PKH, akan disalurkan oleh PT Pos Indonesia. Sedangkan untuk PKL makanan, akan disalurkan aparat TNI/Polri.

Baca Juga :  Ketentuan HET 14.000 Tak Lagi Berlaku, Siap-Siap Harga Minyak Goreng Melonjak

Wakil Ketua DPRD Kalsel M Syaripuddin menekankan agar BLT minyak goreng disalurkan tepat sasaran. Sebab, saat pandemi Covid-19, BLT untuk UMKM banyak pelaku usaha yang tidak mendapatkan.

“Yang dapat justru bukan pelaku UMKM, makanya dalam pertemuan saya tekankan ke dinas, datanya harus update sebelum penyaluran,” ucapnya. (gmp)

Most Read

Artikel Terbaru

/