alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Arun Gagal Tampil di SEA Games

BANJARMASIN – Mimpi para atlet pelatnas biliar Indonesia untuk berlaga di ajang SEA Games Vietnam 2022 kini pupus. Kementerian Pemuda dan Olahraga telah mengumumkan cabor apa saja yang akan berangkat ke SEA Games Vietnam 2022 beberapa waktu lalu.

Beberapa cabor yang rencananya akan berangkat justru dipangkas. Cabor yang dimaksud adalah bola tangan indoor dan pantai, dansa, petanque, kurash, futsal, biliar, tenis meja, muay thai, loncat indah, senam ritmik dan aerobik, binaraga, dan sepak bola putri.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali mengatakan pengurangan ini dilakukan setelah melalui hasil revisi yang dilakukan oleh praktisi, akademisi, perwakilan KOI dan KONI. Menpora menjelaskan bahwa pengiriman atlet ke Vietnam juga didasari efisiensi anggaran negara yang kini tengah fokus menangani pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Pebiliar Banjarmasin Incar Juara Umum Porprov

Wakil Ketua Umum Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kalsel, Noor Fathulliansyah mengaku kecewa. Kalsel berhasil menyumbangkan satu atlet di pelatnas biliar atas nama Arun di nomor snooker. “Kebijakan seperti ini yang merusak pembinaan olahraga tertentu yang tidak diikutkan. Ini sangat disayangkan,” ucap Fathul.

Padahal biliar selalu menyumbang medali di ajang SEA Games, meskipun belum meraih medali emas di tiga ajang terakhir. “Tapi kalau dasarnya tidak ada emas, ini sangat tidak adil dan mengecewakan atlet yang sudah ada di pelatnas,” tuturnya.

Fathul berharap PB POBSI ke depannya bisa meningkatkan komunikasi yang baik dengan pemegang keputusan dengan pemerintah pusat yakni KONI, KOI dan Kemenpora. “Komunikasi yang intens harus berjalan baik. Padahal POBSI siap kalau memang harus pakai dana mandiri,” tegasnya.

Baca Juga :  Tetap Mendukung Haji Imus Pimpin POBSI

Pebiliar Kalsel peraih medali emas PON XX Papua 2021, Arun yang seharusnya turun di kategori pool putra memilih pulang kampung setelah gagal berlaga di SEA Games. “Sementara saya ke Batam dulu. Setelah lebaran, saya akan ke Yogyakarta untuk mengikuti kompetisi,” ucapnya. Sebelumnya, Arun terpilih masuk pelatnas setelah lolos dari seleknas yang digelar pada Januari lalu.(bir/gr/dye)

BANJARMASIN – Mimpi para atlet pelatnas biliar Indonesia untuk berlaga di ajang SEA Games Vietnam 2022 kini pupus. Kementerian Pemuda dan Olahraga telah mengumumkan cabor apa saja yang akan berangkat ke SEA Games Vietnam 2022 beberapa waktu lalu.

Beberapa cabor yang rencananya akan berangkat justru dipangkas. Cabor yang dimaksud adalah bola tangan indoor dan pantai, dansa, petanque, kurash, futsal, biliar, tenis meja, muay thai, loncat indah, senam ritmik dan aerobik, binaraga, dan sepak bola putri.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali mengatakan pengurangan ini dilakukan setelah melalui hasil revisi yang dilakukan oleh praktisi, akademisi, perwakilan KOI dan KONI. Menpora menjelaskan bahwa pengiriman atlet ke Vietnam juga didasari efisiensi anggaran negara yang kini tengah fokus menangani pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Dituntut Prestasi tapi Tempat Latihan Ditutup, Biliar Kalsel: Pemko Culas

Wakil Ketua Umum Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kalsel, Noor Fathulliansyah mengaku kecewa. Kalsel berhasil menyumbangkan satu atlet di pelatnas biliar atas nama Arun di nomor snooker. “Kebijakan seperti ini yang merusak pembinaan olahraga tertentu yang tidak diikutkan. Ini sangat disayangkan,” ucap Fathul.

Padahal biliar selalu menyumbang medali di ajang SEA Games, meskipun belum meraih medali emas di tiga ajang terakhir. “Tapi kalau dasarnya tidak ada emas, ini sangat tidak adil dan mengecewakan atlet yang sudah ada di pelatnas,” tuturnya.

Fathul berharap PB POBSI ke depannya bisa meningkatkan komunikasi yang baik dengan pemegang keputusan dengan pemerintah pusat yakni KONI, KOI dan Kemenpora. “Komunikasi yang intens harus berjalan baik. Padahal POBSI siap kalau memang harus pakai dana mandiri,” tegasnya.

Baca Juga :  Pebiliar Kalsel Siap Bersaing Pastikan Tempat ke Sea Games

Pebiliar Kalsel peraih medali emas PON XX Papua 2021, Arun yang seharusnya turun di kategori pool putra memilih pulang kampung setelah gagal berlaga di SEA Games. “Sementara saya ke Batam dulu. Setelah lebaran, saya akan ke Yogyakarta untuk mengikuti kompetisi,” ucapnya. Sebelumnya, Arun terpilih masuk pelatnas setelah lolos dari seleknas yang digelar pada Januari lalu.(bir/gr/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

/