alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Seleksi Jabatan Tinggi Berjalan Ketat

BANJARBARU – Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi Kalimantan Selatan, nampaknya harus berfikir berat dalam memilih siapa saja pejabat yang layak lolos pada tahap selanjutnya.

Karena pada seleksi wawancara yang digelar sejak Senin (4/5) hingga kemarin (5/4), Pansel mengaku para peserta yang memperebutkan jabatan 10 Kepala SKPD di lingkup Pemprov Kalsel memiliki kualitas yang hampir sama.

“Kemampuan masing-masing peserta bedanya sangat tipis. Semuanya memang layak, karena sangat ketat,” kata Ketua Pansel, Sutarto Hadi di sela seleksi wawancara hari kedua di Gedung Idham Chalid, Setdaprov Kalsel, kemarin.

Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini menyebut, para peserta seleksi rata-rata sudah berpengalaman. Sebab beberapa sudah ada yang menjabat sebagai pimpinan SKPD di kabupaten.

“Misalnya sudah ada yang pernah jadi Direktur RS di kabupaten, mau jadi direktur di provinsi. Saya melihat dari segi kemampuan dan kualitas memang mereka cukup pantas,” sebutnya.

Namun sebagai Pansel, dia menyampaikan, tugas mereka ialah menyeleksi peserta agar mendapatkan orang-orang yang tepat dan layak menduduki jabatan yang dilelang.

Dijelaskan Sutarto, dalam seleksi wawancara mereka berupaya menggali kompetensi dan kualifikasi yang dimiliki para peserta. “Kalau muncul, kita bisa melihatnya,” jelasnya.

Di samping itu, dia menuturkan, hal yang tidak kalah penting yang digali dari peserta ialah kemampuan kepemimpinannya. “Leadership ini antara lain kita menanyakan melalui jejak rekam mereka. Serta, prestasi apa yang sudah dicapai selama menduduki jabatan sebelumnya,” tuturnya.

Baca Juga :  Sahbirin Rotasi Pejabatnya, Tiga Orang Dijadikan Staf Ahli

Selain kemampuan kepemimpinan, Sutarto menyampaikan, Gubernur Kalsel juga berpesan supaya Pansel mencari orang-orang yang bisa bergerak dan bekerja cepat untuk mencapai program yang dicanangkan kepala daerah. “Karena kita harus ingat, masa jabatan Pak Gubernur tinggal tiga tahun,” ucapnya.

Dia menambahkan, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor juga mengharapkan orang-orang yang punya loyalitas. “Di samping memliliki kemampuan kepemimpinan, mengelola organisasi atau instansi, juga memiliki loyalitas terhadap pimpinan. Itu yang paling penting kita gali,” tambahnya.

Dengan demikian, dia menyebut, Pansel betul-betul mendapatkan orang yang memiliki kemampuan untuk menduduki posisi eselon 2. “Karena eselon 2 merupakan jabatan penting di provinsi,” sebutnya.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Syamsir Rahman mengatakan, pada seleksi wawancara yang digelar selama dua hari ada 37 peserta yang mengikuti.

“Pada hari pertama sudah berjalan lancar, ada 18 orang yang kita selesaikan. Dan hari ini (kemarin) 19 orang,” katanya.

Dia mengakui jika kualitas para peserta semuanya bagus dan mempunyai kemampuan yang mumpuni. “Persaingan ini lah yang kita inginkan untuk mencari kepala SKPD yang betul-betul menjadi perpanjangan tangan gubernur dalam menjalankan roda pemerintahan,” paparnya.

Baca Juga :  Masih Diseleksi, Inilah Nama-Nama Calon Pejabat Tinggi di Kalsel yang Baru

Setelah selesai seleksi wawancara pada hari kedua kemarin, Syamsir menuturkan, selanjutnya Pansel akan rapat dan melaporkan hasilnya ke gubernur. “Nanti tiga besar di masing-masing jabatan yang terpilih kita sampaikan ke gubernur untuk menjadi pertimbangan beliau,” tuturnya.

Selanjutnya ujar dia, nama-nama peserta yang lolos disampaikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta untuk dimintakan persetujuan. “Kita usahakan secepatnya. Kalau tidak besok Rabu (hari ini) kita sudah mengirim berkasnya ke KASN,” ujarnya.

Syamsir memastikan, Pansel melaksanakan seleksi sesuai arahan dan aturan yang sudah disampaikan KASN. “Dan KASN mengakui lelang di Kalsel selalu berjalan lancar,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, 10 jabatan eselon 2 yang sedang dilelang saat ini ialah, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Kepala Biro Umum Setdaprov Kalsel, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel.

Kemudian, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Kalsel, Direktur Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Provinsi Kalsel, dan Direktur Rumah Sakit dr H Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. (ris/by/ran)

BANJARBARU – Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi Kalimantan Selatan, nampaknya harus berfikir berat dalam memilih siapa saja pejabat yang layak lolos pada tahap selanjutnya.

Karena pada seleksi wawancara yang digelar sejak Senin (4/5) hingga kemarin (5/4), Pansel mengaku para peserta yang memperebutkan jabatan 10 Kepala SKPD di lingkup Pemprov Kalsel memiliki kualitas yang hampir sama.

“Kemampuan masing-masing peserta bedanya sangat tipis. Semuanya memang layak, karena sangat ketat,” kata Ketua Pansel, Sutarto Hadi di sela seleksi wawancara hari kedua di Gedung Idham Chalid, Setdaprov Kalsel, kemarin.

Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini menyebut, para peserta seleksi rata-rata sudah berpengalaman. Sebab beberapa sudah ada yang menjabat sebagai pimpinan SKPD di kabupaten.

“Misalnya sudah ada yang pernah jadi Direktur RS di kabupaten, mau jadi direktur di provinsi. Saya melihat dari segi kemampuan dan kualitas memang mereka cukup pantas,” sebutnya.

Namun sebagai Pansel, dia menyampaikan, tugas mereka ialah menyeleksi peserta agar mendapatkan orang-orang yang tepat dan layak menduduki jabatan yang dilelang.

Dijelaskan Sutarto, dalam seleksi wawancara mereka berupaya menggali kompetensi dan kualifikasi yang dimiliki para peserta. “Kalau muncul, kita bisa melihatnya,” jelasnya.

Di samping itu, dia menuturkan, hal yang tidak kalah penting yang digali dari peserta ialah kemampuan kepemimpinannya. “Leadership ini antara lain kita menanyakan melalui jejak rekam mereka. Serta, prestasi apa yang sudah dicapai selama menduduki jabatan sebelumnya,” tuturnya.

Baca Juga :  Masih Diseleksi, Inilah Nama-Nama Calon Pejabat Tinggi di Kalsel yang Baru

Selain kemampuan kepemimpinan, Sutarto menyampaikan, Gubernur Kalsel juga berpesan supaya Pansel mencari orang-orang yang bisa bergerak dan bekerja cepat untuk mencapai program yang dicanangkan kepala daerah. “Karena kita harus ingat, masa jabatan Pak Gubernur tinggal tiga tahun,” ucapnya.

Dia menambahkan, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor juga mengharapkan orang-orang yang punya loyalitas. “Di samping memliliki kemampuan kepemimpinan, mengelola organisasi atau instansi, juga memiliki loyalitas terhadap pimpinan. Itu yang paling penting kita gali,” tambahnya.

Dengan demikian, dia menyebut, Pansel betul-betul mendapatkan orang yang memiliki kemampuan untuk menduduki posisi eselon 2. “Karena eselon 2 merupakan jabatan penting di provinsi,” sebutnya.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Syamsir Rahman mengatakan, pada seleksi wawancara yang digelar selama dua hari ada 37 peserta yang mengikuti.

“Pada hari pertama sudah berjalan lancar, ada 18 orang yang kita selesaikan. Dan hari ini (kemarin) 19 orang,” katanya.

Dia mengakui jika kualitas para peserta semuanya bagus dan mempunyai kemampuan yang mumpuni. “Persaingan ini lah yang kita inginkan untuk mencari kepala SKPD yang betul-betul menjadi perpanjangan tangan gubernur dalam menjalankan roda pemerintahan,” paparnya.

Baca Juga :  Pelantikan Kadis Capil Banjarmasin Tertunda

Setelah selesai seleksi wawancara pada hari kedua kemarin, Syamsir menuturkan, selanjutnya Pansel akan rapat dan melaporkan hasilnya ke gubernur. “Nanti tiga besar di masing-masing jabatan yang terpilih kita sampaikan ke gubernur untuk menjadi pertimbangan beliau,” tuturnya.

Selanjutnya ujar dia, nama-nama peserta yang lolos disampaikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta untuk dimintakan persetujuan. “Kita usahakan secepatnya. Kalau tidak besok Rabu (hari ini) kita sudah mengirim berkasnya ke KASN,” ujarnya.

Syamsir memastikan, Pansel melaksanakan seleksi sesuai arahan dan aturan yang sudah disampaikan KASN. “Dan KASN mengakui lelang di Kalsel selalu berjalan lancar,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, 10 jabatan eselon 2 yang sedang dilelang saat ini ialah, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Kepala Biro Umum Setdaprov Kalsel, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel.

Kemudian, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Kalsel, Direktur Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Provinsi Kalsel, dan Direktur Rumah Sakit dr H Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. (ris/by/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/