alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Gerindra Belum Tunjuk Pengganti H Abidin

BANJARMASIN – Siapa pengganti almarhum H Abidin sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Kalsel? Sampai ini belum terjawab. DPD Gerindra Kalsel hanya bisa menunggu keputusan DPP Gerindra.

“Sampai ini belum ada arahan dari DPP, kami menunggu saja. Semoga dalam waktu dekat ini ada kabar dan keputusannya,” ujar Sekretaris DPD Gerindra Kalsel, Ilham Nor kemarin.

Dia membeberkan, dalam waktu dekat pengurus DPP Gerindra akan datang ke Kalsel. Bertepatan peringatan 25 hari meninggalnya Haji Abidin. Yang datang nanti sebut Ilham adalah Sekretaris Jenderal DPP Gerindra, Ahmad Muzani. “Beliau rencananya akan datang saat tahlilal pada tanggal 10 nanti,” bebernya.

Bisa saja pada saat itu DPP Gerindra akan menyampaikan pengganti almarhum H Abidin. Ilham menganalogikan, sikap DPD Gerindra Kalsel saat ini seperti memasukkan benang ke dalam lubang jarum. “Hanya menunggu, memang lebih cepat lebih baik,” harapnya.

Baca Juga :  Demokrat Target Kursi Gubernur, Ibnu: Saya Prajurit Partai

Ilham sendiri tak bisa berspekulasi siapa yang akan mengisi jabatan orang nomor 1 di Gerindra Kalsel. Pasalnya, semua keputusan ada di tangan DPP. “Kami tentu saja berharap yang menggantikan almarhum sama loyalnya terhadap partai,” tandasnya.

Partai Gerindra menjadi partai yang sangat solid di bawah kepemimpinan almarhum H Abidin. Partai ini mampu bersaing dengan partai besar seperti Golkar dan PDI Perjuangan. Pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 lalu, 8 kursi DPRD berhasil didapat. Perolehan tersebut mengalami penambahan sebanyak 2 kursi, jika dibandingkan pada Pileg 2014 lalu yang hanya mendapat 6 kursi di DPRD. Unsur pimpinan DPRD Kalsel pun didapat mereka.

Sosok almarhum H Abidin tak bisa dilepaskan dari kesuksesan dan kebesaran partai ini di Kalsel. Tak hanya memiliki modal kefiguran yang terkenal. Almarhum juga punya finansial untuk membesarkan partai.

Baca Juga :  Pemilu 2024 Digelar di Hari Valentine

Menyebut nama H Abidin, juga tak bisa dilepaskan dari panasnya konstelasi politik pada Pilgub lalu. Almarhum adalah salah satu sosok yang menjadi rebutan untuk menentukan arah dukungan.

Dua kandidat yang bertarung pada Pilgub lalu, secara bergantian mendatangi beliau. Untuk melamar sebagai calon kepala daerah yang diusung oleh Gerindra. Banyaknya memiliki kursi di DPRD Kalsel, tentu saja Gerindra diperebutkan. Hingga pada akhirnya, partai ini menjatuhkan pilihan mengusung Denny-Indrayana-Difriadi.

Seperti diketahui, pada 16 Maret lalu, H Abidin tutup usia setelah berjuang dengan penyakit yang dideritanya. Dikabarkan, almarhum sempat bolak balik cuci darah sebelum wafat di usia 69 tahun. (mof/by/ran)

BANJARMASIN – Siapa pengganti almarhum H Abidin sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Kalsel? Sampai ini belum terjawab. DPD Gerindra Kalsel hanya bisa menunggu keputusan DPP Gerindra.

“Sampai ini belum ada arahan dari DPP, kami menunggu saja. Semoga dalam waktu dekat ini ada kabar dan keputusannya,” ujar Sekretaris DPD Gerindra Kalsel, Ilham Nor kemarin.

Dia membeberkan, dalam waktu dekat pengurus DPP Gerindra akan datang ke Kalsel. Bertepatan peringatan 25 hari meninggalnya Haji Abidin. Yang datang nanti sebut Ilham adalah Sekretaris Jenderal DPP Gerindra, Ahmad Muzani. “Beliau rencananya akan datang saat tahlilal pada tanggal 10 nanti,” bebernya.

Bisa saja pada saat itu DPP Gerindra akan menyampaikan pengganti almarhum H Abidin. Ilham menganalogikan, sikap DPD Gerindra Kalsel saat ini seperti memasukkan benang ke dalam lubang jarum. “Hanya menunggu, memang lebih cepat lebih baik,” harapnya.

Baca Juga :  Targetkan Satu Fraksi, Said Subari Komandoi Demokrat Banjarbaru

Ilham sendiri tak bisa berspekulasi siapa yang akan mengisi jabatan orang nomor 1 di Gerindra Kalsel. Pasalnya, semua keputusan ada di tangan DPP. “Kami tentu saja berharap yang menggantikan almarhum sama loyalnya terhadap partai,” tandasnya.

Partai Gerindra menjadi partai yang sangat solid di bawah kepemimpinan almarhum H Abidin. Partai ini mampu bersaing dengan partai besar seperti Golkar dan PDI Perjuangan. Pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 lalu, 8 kursi DPRD berhasil didapat. Perolehan tersebut mengalami penambahan sebanyak 2 kursi, jika dibandingkan pada Pileg 2014 lalu yang hanya mendapat 6 kursi di DPRD. Unsur pimpinan DPRD Kalsel pun didapat mereka.

Sosok almarhum H Abidin tak bisa dilepaskan dari kesuksesan dan kebesaran partai ini di Kalsel. Tak hanya memiliki modal kefiguran yang terkenal. Almarhum juga punya finansial untuk membesarkan partai.

Baca Juga :  Kades Dukung Jokowi 3 Periode? Di Banua Banyak yang Mengaku Tak Tahu

Menyebut nama H Abidin, juga tak bisa dilepaskan dari panasnya konstelasi politik pada Pilgub lalu. Almarhum adalah salah satu sosok yang menjadi rebutan untuk menentukan arah dukungan.

Dua kandidat yang bertarung pada Pilgub lalu, secara bergantian mendatangi beliau. Untuk melamar sebagai calon kepala daerah yang diusung oleh Gerindra. Banyaknya memiliki kursi di DPRD Kalsel, tentu saja Gerindra diperebutkan. Hingga pada akhirnya, partai ini menjatuhkan pilihan mengusung Denny-Indrayana-Difriadi.

Seperti diketahui, pada 16 Maret lalu, H Abidin tutup usia setelah berjuang dengan penyakit yang dideritanya. Dikabarkan, almarhum sempat bolak balik cuci darah sebelum wafat di usia 69 tahun. (mof/by/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/