alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Pasar Murah, Barisan Antrean Sempat Kacau

BANJARMASIN – Pasar murah yang digelar Gabungan Istri Anggota DPRD (Gatriwara) Kalsel kemarin (5/4) pagi diserbu warga.

Digelar di halaman gedung dewan di Jalan Lambung Mangkurat, minyak goreng dan gula pasir menjadi yang paling laris terjual.

Saking semangatnya, bahkan barisan antrean yang sudah diatur sebelumnya sempat kacau-balau.

“Saya tidak dapat bantuan langsung tunai (BLT),” kata Ina menegaskan kehadirannya di sana.

Ketua pelaksana pasar murah, Sanita mengatakan, ada puluhan stan yang berpartisipasi. Tak hanya menjual minyak goreng, juga ada makanan beku, hingga stan peralatan makan dan masak.

“Ada 40 stan yang ikut, produk yang dijualnya beragam,” ujarnya.

Istri dari Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin ini menambahkan, harga yang mereka tawarkan memang lebih murah dari harga pasaran.

Baca Juga :  Warga Tampakang Serbu Pasar Murah

Harapannya, bisa membantu masyarakat kurang mampu di tengah kenaikan harga.

“Apalagi pada bulan Ramadan seperti saat ini, kebutuhan biasanya meningkat,” harap Sanita bersama Ketua Gatriwara Kalsel, Faridah.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK menyebutkan, di pasar murah ini minyak goreng kemasan berbagai merek dijual dari Rp21 ribu sampai Rp25 ribu per liter.

Sementara di ritel modern maupun pasar tradisional, bisa tembus Rp28 ribu per liter. “Tapi tolong masyarakat membeli sesuai keperluan. Jangan menimbun. Jangan takut tak kebagian,” serunya. (gmp/fud)

BANJARMASIN – Pasar murah yang digelar Gabungan Istri Anggota DPRD (Gatriwara) Kalsel kemarin (5/4) pagi diserbu warga.

Digelar di halaman gedung dewan di Jalan Lambung Mangkurat, minyak goreng dan gula pasir menjadi yang paling laris terjual.

Saking semangatnya, bahkan barisan antrean yang sudah diatur sebelumnya sempat kacau-balau.

“Saya tidak dapat bantuan langsung tunai (BLT),” kata Ina menegaskan kehadirannya di sana.

Ketua pelaksana pasar murah, Sanita mengatakan, ada puluhan stan yang berpartisipasi. Tak hanya menjual minyak goreng, juga ada makanan beku, hingga stan peralatan makan dan masak.

“Ada 40 stan yang ikut, produk yang dijualnya beragam,” ujarnya.

Istri dari Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin ini menambahkan, harga yang mereka tawarkan memang lebih murah dari harga pasaran.

Baca Juga :  Warga Tampakang Serbu Pasar Murah

Harapannya, bisa membantu masyarakat kurang mampu di tengah kenaikan harga.

“Apalagi pada bulan Ramadan seperti saat ini, kebutuhan biasanya meningkat,” harap Sanita bersama Ketua Gatriwara Kalsel, Faridah.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK menyebutkan, di pasar murah ini minyak goreng kemasan berbagai merek dijual dari Rp21 ribu sampai Rp25 ribu per liter.

Sementara di ritel modern maupun pasar tradisional, bisa tembus Rp28 ribu per liter. “Tapi tolong masyarakat membeli sesuai keperluan. Jangan menimbun. Jangan takut tak kebagian,” serunya. (gmp/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/