alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Api Menggulung di Barak Tentara

BANJARMASIN – Pada saat masyarakat menyantap sahur, Senin (4/4) dini hari, sirine armada damkar kembali mengaung-ngaung.

Si jago merah mengamuk di Jalan Ahmad Yani km 4. Tepatnya di perumahan tentara, Kompleks Haryono MT RT 5, Banjarmasin Selatan.

Api menjalar dengan mudah karena bangunan yang terbuat dari kayu.

Satu jam berkobar, si jago merah berhasil dijinakkan. Dua barak dan kios di depan sebuah asrama pun tersisa arang.

Salah seorang korban kebakaran, Fauzi sempat tak menyadari rumah tetangganya terbakar.

Pemuda 33 tahun itu dengan santai tetap rebahan di kamar.

“Sempat mendengar kegaduhan. Ibu di sebelah rumah seperti sibuk sendiri. Tetapi ia tak berteriak meminta tolong atau apa,” ceritanya.

Fauzi coba memejamkan mata, hingga ia mendengar teriakan. “Baru saya keluar rumah. Apinya ternyata sudah membesar,” tambahnya.

Baca Juga :  Ditinggal Penghuninya Mudik, Satu Rumah Terbakar

“Saya kembali memasuki rumah. Menyelamatkan istri dan kedua anak saya untuk mencari tempat aman,” ujar pemilik usaha laundry itu.

Setelah mengamankan anak dan istri, baru ia memukul tiang listrik. Mengabari warga lainnya.

“Saya yang pertama kali memukul tiang listrik. Jalan masih tampak sepi,” ujarnya.

Fauzi coba menyelamatkan harta bendanya. Tapi api sudah menjilat dinding rumahnya.

“Pas mengeluarkan sepeda motor, kembali lagi mau mengamankan cucian milik pelanggan. Tapi keburu api sudah membakar dinding rumah. Sangat cepat, sudah separuh rumah yang terbakar. Saya urungkan niat masuk ke dalam lagi. Pasrah saja,” ucapnya lirih.

Fauzi masih bingung hendak berbuat apa. “Ini rumah dinas kakak. Saya cuma diminta menempati,” ungkapnya.

Ayah dua anak ini tak berani menduga-duga asal muasal api. Apakah karena hubungan arus pendek atau kompor meledak.

Baca Juga :  Warga Menduga Sengaja Dibakar, Polisi Nyatakan Mengarah ke Korsleting Listrik

“Tak tahu sama sekali. Saya bahkan kurang tahu nama ibu di sebelah. Walaupun kami sering bertegur sapa kalau berpapasan,” tuturnya.

Erma, salah satu pemilik warung di sekitar lokasi kejadian juga sempat dibuat panik. Kebetulan rumahnya tak jauh dari lokasi kebakaran.

“Luar biasa kobaran apinya, membumbung tinggi dan menggulung. BPK cukup cepat datang, tapi sempat kewalahan karena sengatan panasnya,” ujar Erma.

Erma mengungkapkan jika dia sempat bertemu pemilik rumah asal api. Kondisinya terlihat panik dan gugup.

“Kata ibu itu karena korsleting di dalam kamar. Karena asrama kayu, sehingga cepat berkobar,” imbuhnya.

Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan, Ipda Herjunaidi menegaskan pemicu kebakaran masih dalam penyelidikan.

“Perlu penyelidikan khusus dari laboratorium forensik, pastinya masih kami selidiki,” jawabnya singkat ketika dikonfirmasi. (lan/fud)

BANJARMASIN – Pada saat masyarakat menyantap sahur, Senin (4/4) dini hari, sirine armada damkar kembali mengaung-ngaung.

Si jago merah mengamuk di Jalan Ahmad Yani km 4. Tepatnya di perumahan tentara, Kompleks Haryono MT RT 5, Banjarmasin Selatan.

Api menjalar dengan mudah karena bangunan yang terbuat dari kayu.

Satu jam berkobar, si jago merah berhasil dijinakkan. Dua barak dan kios di depan sebuah asrama pun tersisa arang.

Salah seorang korban kebakaran, Fauzi sempat tak menyadari rumah tetangganya terbakar.

Pemuda 33 tahun itu dengan santai tetap rebahan di kamar.

“Sempat mendengar kegaduhan. Ibu di sebelah rumah seperti sibuk sendiri. Tetapi ia tak berteriak meminta tolong atau apa,” ceritanya.

Fauzi coba memejamkan mata, hingga ia mendengar teriakan. “Baru saya keluar rumah. Apinya ternyata sudah membesar,” tambahnya.

Baca Juga :  Kabel Tegangan Tinggi Seketika Terputus

“Saya kembali memasuki rumah. Menyelamatkan istri dan kedua anak saya untuk mencari tempat aman,” ujar pemilik usaha laundry itu.

Setelah mengamankan anak dan istri, baru ia memukul tiang listrik. Mengabari warga lainnya.

“Saya yang pertama kali memukul tiang listrik. Jalan masih tampak sepi,” ujarnya.

Fauzi coba menyelamatkan harta bendanya. Tapi api sudah menjilat dinding rumahnya.

“Pas mengeluarkan sepeda motor, kembali lagi mau mengamankan cucian milik pelanggan. Tapi keburu api sudah membakar dinding rumah. Sangat cepat, sudah separuh rumah yang terbakar. Saya urungkan niat masuk ke dalam lagi. Pasrah saja,” ucapnya lirih.

Fauzi masih bingung hendak berbuat apa. “Ini rumah dinas kakak. Saya cuma diminta menempati,” ungkapnya.

Ayah dua anak ini tak berani menduga-duga asal muasal api. Apakah karena hubungan arus pendek atau kompor meledak.

Baca Juga :  Api Membubung di Kambat Selatan

“Tak tahu sama sekali. Saya bahkan kurang tahu nama ibu di sebelah. Walaupun kami sering bertegur sapa kalau berpapasan,” tuturnya.

Erma, salah satu pemilik warung di sekitar lokasi kejadian juga sempat dibuat panik. Kebetulan rumahnya tak jauh dari lokasi kebakaran.

“Luar biasa kobaran apinya, membumbung tinggi dan menggulung. BPK cukup cepat datang, tapi sempat kewalahan karena sengatan panasnya,” ujar Erma.

Erma mengungkapkan jika dia sempat bertemu pemilik rumah asal api. Kondisinya terlihat panik dan gugup.

“Kata ibu itu karena korsleting di dalam kamar. Karena asrama kayu, sehingga cepat berkobar,” imbuhnya.

Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan, Ipda Herjunaidi menegaskan pemicu kebakaran masih dalam penyelidikan.

“Perlu penyelidikan khusus dari laboratorium forensik, pastinya masih kami selidiki,” jawabnya singkat ketika dikonfirmasi. (lan/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/