alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Kamis, 19 Mei 2022

Peringatan Hari Peduli Autis Bareng Pesantren Ramadan

BANJARMASIN – Hari Peduli Autisme Sedunia yang jatuh 2 April, turut diperingati oleh anak-anak Banua.
Di SDN Gadang 2 di Jalan AES Nasution, Banjarmasin Tengah, sebanyak 14 murid berkebutuhan khusus menunjukkan kemampuan merancang maket kota.

“Kami ingin memotivasi anak autis. Dengan segala keterbatasan tetap berkarya,” kata Ketua Bidang Sosial Keagamaan dan Kepemudaan di Pemuda Bakti Banua, Marhusin, kemarin (4/4).

Bagi pembimbing dan pendamping, setiap orang diyakni memiliki kesempatan dan potensi untuk tumbuh kembang bersama.

Koordinator Pendidikan Inklusi SDN Gadang 2, Herlina menyambut baik program hasil kerja sama Pemuda Bakti Banua, Mobility Project dan Staf Muda Wali Kota Banjarmasin ini.

“Terima kasih atas perhatian para pemuda terhadap autis,” tambahnya.

Baca Juga :  Dibantu 8 Unit Modifa, Motor Inklusif Kreasi SMK NU dan MAN 2

Acara dikemas semenarik mungkin dan interaktif. Anak-anak dibikin bersemangat dengan diajak bercerita dan bernyanyi.

Intinya, mereka bisa menyalurkan kesenangannya dengan leluasa. “Kelihatan banget anak-anak tertawa lepas,” ujarnya.

Sementara Community Fasilitator, Kesuma Anugerah Yanti mengatakan, tujuan melibatkan anak-anak autis adalah untuk mengetahui pendapat mereka mengenai kota yang nyaman bagi mereka. Mereka juga merupakan bagian terpenting dari kota dan mempunyai hak atas kota itu sendiri.

Selain itu juga untuk mengasah kreativitas dan meningkatkan kepercayaan diri anak-anak autis.

“Melibatkan anak-anak di sini agar lebih peka lagi terhadap komponen dan fasilitas kota yang nyaman dan aman seperti apa seharusnya,” ujarnya.

Dikatakannya, peringatan Hari Kepedulian Autis Sedunia diperingati 2 April setiap tahunnya, akan tetapi pada tanggal itu anak-anak sudah memasuki hari libur, makanya waktu pelaksanaan digeser. “Kita barengkan dengan pesantren Ramadan,” pungkas Yanti. (gmp/fud)

Baca Juga :  Termaginalisasi Karena Disabilitas, Berharap Tidak Dibedakan

BANJARMASIN – Hari Peduli Autisme Sedunia yang jatuh 2 April, turut diperingati oleh anak-anak Banua.
Di SDN Gadang 2 di Jalan AES Nasution, Banjarmasin Tengah, sebanyak 14 murid berkebutuhan khusus menunjukkan kemampuan merancang maket kota.

“Kami ingin memotivasi anak autis. Dengan segala keterbatasan tetap berkarya,” kata Ketua Bidang Sosial Keagamaan dan Kepemudaan di Pemuda Bakti Banua, Marhusin, kemarin (4/4).

Bagi pembimbing dan pendamping, setiap orang diyakni memiliki kesempatan dan potensi untuk tumbuh kembang bersama.

Koordinator Pendidikan Inklusi SDN Gadang 2, Herlina menyambut baik program hasil kerja sama Pemuda Bakti Banua, Mobility Project dan Staf Muda Wali Kota Banjarmasin ini.

“Terima kasih atas perhatian para pemuda terhadap autis,” tambahnya.

Baca Juga :  Termaginalisasi Karena Disabilitas, Berharap Tidak Dibedakan

Acara dikemas semenarik mungkin dan interaktif. Anak-anak dibikin bersemangat dengan diajak bercerita dan bernyanyi.

Intinya, mereka bisa menyalurkan kesenangannya dengan leluasa. “Kelihatan banget anak-anak tertawa lepas,” ujarnya.

Sementara Community Fasilitator, Kesuma Anugerah Yanti mengatakan, tujuan melibatkan anak-anak autis adalah untuk mengetahui pendapat mereka mengenai kota yang nyaman bagi mereka. Mereka juga merupakan bagian terpenting dari kota dan mempunyai hak atas kota itu sendiri.

Selain itu juga untuk mengasah kreativitas dan meningkatkan kepercayaan diri anak-anak autis.

“Melibatkan anak-anak di sini agar lebih peka lagi terhadap komponen dan fasilitas kota yang nyaman dan aman seperti apa seharusnya,” ujarnya.

Dikatakannya, peringatan Hari Kepedulian Autis Sedunia diperingati 2 April setiap tahunnya, akan tetapi pada tanggal itu anak-anak sudah memasuki hari libur, makanya waktu pelaksanaan digeser. “Kita barengkan dengan pesantren Ramadan,” pungkas Yanti. (gmp/fud)

Baca Juga :  Dibantu 8 Unit Modifa, Motor Inklusif Kreasi SMK NU dan MAN 2

Most Read

Artikel Terbaru

/