alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Dalam Gubuk di Tengah Hutan dengan Celana Sobek, Kematian Rika Masih Misteri

BARABAI – Kematian Rika Safitri (20) di gubuk hutan Hangkingkin, Hulu Sungai Tengah (HST), menyisakan misteri. Gadis asal Patarikan, Kecamatan Benjang, Hulu Sungai Utara (HSU), ditemukan tak bernyawa dengan kondisi memprihatinkan.

Kepalanya terdapat bekas ceceran darah yang sudah dikerumuni serangga. Tak hanya itu, celana yang dikenakan juga nampak sobek sehingga membuat bagian paha terlihat.

Alumnus SMKN 2 Amuntai itu dilaporkan sudah hilang selama dua hari. Sebelum dinyatakan hilang, Rika pamit kepada keluarga pergi ke Barabai. Dia ingin bertemu laki-laki berinisial SD untuk mengembalikan smartphone yang telah dibelinya.

Dugaan sementara kematiannya karena dibunuh. Namun untuk memastikan hal ini, pihak kepolisian masih melakukan penyidikan. Jasad Rika sudah diautopsi. Aparat masih menunggu hasilnya.

Baca Juga :  Duduk Diam Selama 4 Jam, Ternyata Sudah Tak Bernyawa

Lalu siapa pria berinisial SD itu? “Kami juga sudah memeriksa saksi-saksi. Informasi lainnya masih dalam tahap penyidikan,” kata Kasubsi PIDM Polres HST, Aipda M Husaini, Senin (4/4). Sampai berita ini ditulis, pihak kepolisian belum menentukan satu tersangka pun.

Sebelumnya dikabarkan penemuan mayat misterius di gubuk. Jasad Rika ditemukan warga jelang berbuka puasa. Lokasi penemuan cukup jauh dari permukiman setempat. Atau, di tengah hutan Hangkingkin.

Dari ciri-cirinya, polisi mengonfirmasi jika itu adalah Rika Safitri. Termasuk ciri spesifik yakni sebuah cincin di jari manis korban. Korban diketahui aktif kuliah di STIPER Amuntai dan ikut dalam Resimen Mahasiswa.

Mengenai barang-barang korban, polisi hanya menemukan sepasang sepatu sport putih, selembar jaket hitam, dan selembar celana panjang warna hijau. “Sementara itu dulu,” ujar Aipda Husaini. (mal)

Baca Juga :  Ada Mayat Bayi di Semak Belakang Tempat Sampah

BARABAI – Kematian Rika Safitri (20) di gubuk hutan Hangkingkin, Hulu Sungai Tengah (HST), menyisakan misteri. Gadis asal Patarikan, Kecamatan Benjang, Hulu Sungai Utara (HSU), ditemukan tak bernyawa dengan kondisi memprihatinkan.

Kepalanya terdapat bekas ceceran darah yang sudah dikerumuni serangga. Tak hanya itu, celana yang dikenakan juga nampak sobek sehingga membuat bagian paha terlihat.

Alumnus SMKN 2 Amuntai itu dilaporkan sudah hilang selama dua hari. Sebelum dinyatakan hilang, Rika pamit kepada keluarga pergi ke Barabai. Dia ingin bertemu laki-laki berinisial SD untuk mengembalikan smartphone yang telah dibelinya.

Dugaan sementara kematiannya karena dibunuh. Namun untuk memastikan hal ini, pihak kepolisian masih melakukan penyidikan. Jasad Rika sudah diautopsi. Aparat masih menunggu hasilnya.

Baca Juga :  Mengapung Dekat Pelabuhan Bawang

Lalu siapa pria berinisial SD itu? “Kami juga sudah memeriksa saksi-saksi. Informasi lainnya masih dalam tahap penyidikan,” kata Kasubsi PIDM Polres HST, Aipda M Husaini, Senin (4/4). Sampai berita ini ditulis, pihak kepolisian belum menentukan satu tersangka pun.

Sebelumnya dikabarkan penemuan mayat misterius di gubuk. Jasad Rika ditemukan warga jelang berbuka puasa. Lokasi penemuan cukup jauh dari permukiman setempat. Atau, di tengah hutan Hangkingkin.

Dari ciri-cirinya, polisi mengonfirmasi jika itu adalah Rika Safitri. Termasuk ciri spesifik yakni sebuah cincin di jari manis korban. Korban diketahui aktif kuliah di STIPER Amuntai dan ikut dalam Resimen Mahasiswa.

Mengenai barang-barang korban, polisi hanya menemukan sepasang sepatu sport putih, selembar jaket hitam, dan selembar celana panjang warna hijau. “Sementara itu dulu,” ujar Aipda Husaini. (mal)

Baca Juga :  Tumbang Ketika Mengantar Penumpang, Penarik Becak Tinggalkan Dua Anak

Most Read

Artikel Terbaru

Pikap Tabrak Pohon, Sopir Terjepit

BPK adalah Aset Kota

Keluarga Sudah Ikhlas

Izin Kafe, Isi Karaoke

Dompet dan Handphone Sasaran Copet

/