alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Jual Arisan Fiktif, Ibu Rumah Tangga Diciduk

KOTABARU: Gara-gara jual arisan, ibu rumah tangga berinisial LA (31), warga Desa Tirawan, Kecamatan Pulau Laut Sigam, ditangkap Satreskrim Polres Kotabaru, Senin (4/4).

Ditahannya LA berdasarkan laporan salah satu korbannya ke SPKT Polres Kotabaru. Ibu rumah tangga tersebut awalnya  menawarkan arisan kepada korban seharga Rp 8 juta, bulan Februari 2022 lalu.

Dengan janji akan mendapat pencairan uang sebesar Rp 10 juta pada tanggal 13 Maret.

Karena tergiur, korban pun mau membeli arisan itu. Beberapa minggu kemudian, perasaannya tak enak. Apalagi, ia mendengar kalau LA tersebut sedang dalam masalah dengan arisan yang dijalankannya.

Korban panik dan mencari tau tentang arisan tersebut. Ternyata arisan yang telah dibeli korban fiktif atau tidak ada.  Ia mencoba menghubungi LA, namun tidak ada respons sama sekali. Akhirnya, masalah ini dilaporkan ke polisi.

Baca Juga :  Terlibat Arisan Bodong, Suami Rizky Amelia Jadi Tersangka

Kapolres Kotabaru AKBP M Gafur Aditya Harisada Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Jalil membenarkan adanya laporan penipuan arisan. 

Berdasarkan laporan korban, tim mencari orang yang dilaporkan sebagai penipu tersebut. Senin (4/4) sekitar pukul 02.00 Wita, LA berhasil diamankan di Jalan H Hasan Basry, Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara.

“Pelaku mengakui perbuatannya. Katanya, uang itu digunakan untuk membayar utang,” jelas Jalil. (jum)

KOTABARU: Gara-gara jual arisan, ibu rumah tangga berinisial LA (31), warga Desa Tirawan, Kecamatan Pulau Laut Sigam, ditangkap Satreskrim Polres Kotabaru, Senin (4/4).

Ditahannya LA berdasarkan laporan salah satu korbannya ke SPKT Polres Kotabaru. Ibu rumah tangga tersebut awalnya  menawarkan arisan kepada korban seharga Rp 8 juta, bulan Februari 2022 lalu.

Dengan janji akan mendapat pencairan uang sebesar Rp 10 juta pada tanggal 13 Maret.

Karena tergiur, korban pun mau membeli arisan itu. Beberapa minggu kemudian, perasaannya tak enak. Apalagi, ia mendengar kalau LA tersebut sedang dalam masalah dengan arisan yang dijalankannya.

Korban panik dan mencari tau tentang arisan tersebut. Ternyata arisan yang telah dibeli korban fiktif atau tidak ada.  Ia mencoba menghubungi LA, namun tidak ada respons sama sekali. Akhirnya, masalah ini dilaporkan ke polisi.

Baca Juga :  Pemilik Tempat Usaha Arisan Ikut Diperiksa, Polisi Lacak Aliran Dana Arisan

Kapolres Kotabaru AKBP M Gafur Aditya Harisada Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Jalil membenarkan adanya laporan penipuan arisan. 

Berdasarkan laporan korban, tim mencari orang yang dilaporkan sebagai penipu tersebut. Senin (4/4) sekitar pukul 02.00 Wita, LA berhasil diamankan di Jalan H Hasan Basry, Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara.

“Pelaku mengakui perbuatannya. Katanya, uang itu digunakan untuk membayar utang,” jelas Jalil. (jum)

Most Read

Artikel Terbaru

/