alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Radar Banjarmasin Kembali Raih Penghargaan Nasional

YOGYAKARTA – Surat Kabar Harian (SKH) Radar Banjarmasin kembali meraih penghargaan dari ajang bergengsi nasional melalui Serikat Perusahaan Pers (SPS): pada gelaran The-13th SPS Awards 2022.

Dalam puncak apresiasi bagi para pegiat media yang berlangsung di Yogyakarta, Selasa (29/3), koran dengan tagline Paling Paham Soal Banua ini meraih Silver Winner pada Indonesia Print Media Awards (IPMA) kategori Suratkabar Harian Regional Kalimantan Terbaik.

Total ada 581 karya yang dikompetisikan dalam ajang itu. Radar Banjarmasin sendiri meraih penghargaan melalui koran mereka terbitan 10 November 2021.

Dalam edisi Hari Pahlawan itu, Radar Banjarmasin menyajikan berita tentang perjuangan para pejuang asal Kalsel yang tercecer dari buku sejarah.

Pemimpin Redaksi Radar Banjarmasin, Toto Fachrudin mengatakan, penghargaan yang mereka terima menunjukkan bahwa eksistensi Radar Banjarmasin telah mendapat pengakuan dalam ajang bergengsi secara nasional melalui SPS.

“Serikat Serikat Perusahaan Pers (SPS) memang rutin tiap tahun menggelar ajang kompetisi penilaian terbitan media cetak terbaik,” katanya kemarin.

Dia mengungkapkan, penghargaan yang diraih akan semakin memacu Radar Banjarmasin memberikan informasi Banua yang berbobot di tengah gempuran media online yang mengutamakan kecepatan.

Baca Juga :  Syamsudin Noor Masuk Jajaran Bandara Terbaik Dunia

Seperti tahun-tahun sebelumnya, SPS Awards menghadirkan empat kategori, yakni Indonesia Print Media Awards (IPMA), Inhouse Magazine Awards (InMA), Indonesia Student Media Awards (ISPRIMA), dan Indonesia Young Readers Awards (IYRA).

Penyaringan dan penjurian dilakukan sepanjang kurang lebih tiga bulan oleh panitia dan dewan juri.

Adapun Dewan Juri SPS Awards 2022 terdiri dari: Ahmad Djauhar (Ketua Komisi Penelitian, Pendataan & Ratifikasi Pers Dewan Pers), Asmono Wikan (CEO PR Indonesia), Danu Kusworo (Redaktur Foto Harian KOMPAS), Ika Sastrosoebroto (CEO Prominent PR), Oscar Matulloh (Pewarta Foto Independen), Mas Sulistyo (Design Director DM ID), Nina Mutmainnah (Ketua Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI), dan Agus Sudibyo (Ketua Komisi Hubungan Antarlembaga dan Hubungan Luar Negeri Dewan Pers).

Juri menilai ada kemajuan kualitas entri yang masuk pada ajang The-13th SPS Awards 2022. “Peningkatan kualitas dari sisi desain, layout, infografis, kedalaman konten, ketajaman analisa, dan unsur novelty dinilai dapat menggaet pembaca baru,” ujar Agus Sudibyo, salah satu dewan juri.

Baca Juga :  Syamsudin Noor Masuk Jajaran Bandara Terbaik di Dunia

Meski begitu, terkait karya infografis media, Anggota Dewan Pers ini mengkritisi jangan berlebihan. “Jangan sampai dua halaman berisi gambar atau infografis,” tambahnya.

Sementara itu, juri yang merupakan Redaktur Foto Harian Kompas, Danu Kusworo, mengatakan, kualitas karya jurnalistik dari pers mahasiswa juga semakin membaik. Pers mahasiswa secara konsisten berani bermain karikatur. “Mereka bermain lepas, tidak tersekat oleh politik. Bagi saya, itu luar biasa,” ujar Danu.

Dewan juri lain, Asmono Wikan, Sekretaris Jenderal SPS Pusat sekaligus calon Anggota Dewan Pers terpilih periode 2022 – 2025, menilai, untuk karya jurnalistik yang diproduksi oleh internal korporasi/institusi umum (owned media), semakin matang.

“Keberanian untuk mengolah elemen yang bercitarasa jurnalisme, semakin meningkat dari tahun ke tahun. Demikian juga cara peserta dalam mengolah elemen-elemen visual, sehingga menjadikan media internal dapat bersaing dengan majalah komesial dari sisi kualitas,” ucapnya.

Juri juga menilai, relatif tidak ada perbedaan yang menonjol antara media nasional dengan media daerah dalam hal kedalaman, ketajaman, maupun sisi editorial. (ris/by/ran)

YOGYAKARTA – Surat Kabar Harian (SKH) Radar Banjarmasin kembali meraih penghargaan dari ajang bergengsi nasional melalui Serikat Perusahaan Pers (SPS): pada gelaran The-13th SPS Awards 2022.

Dalam puncak apresiasi bagi para pegiat media yang berlangsung di Yogyakarta, Selasa (29/3), koran dengan tagline Paling Paham Soal Banua ini meraih Silver Winner pada Indonesia Print Media Awards (IPMA) kategori Suratkabar Harian Regional Kalimantan Terbaik.

Total ada 581 karya yang dikompetisikan dalam ajang itu. Radar Banjarmasin sendiri meraih penghargaan melalui koran mereka terbitan 10 November 2021.

Dalam edisi Hari Pahlawan itu, Radar Banjarmasin menyajikan berita tentang perjuangan para pejuang asal Kalsel yang tercecer dari buku sejarah.

Pemimpin Redaksi Radar Banjarmasin, Toto Fachrudin mengatakan, penghargaan yang mereka terima menunjukkan bahwa eksistensi Radar Banjarmasin telah mendapat pengakuan dalam ajang bergengsi secara nasional melalui SPS.

“Serikat Serikat Perusahaan Pers (SPS) memang rutin tiap tahun menggelar ajang kompetisi penilaian terbitan media cetak terbaik,” katanya kemarin.

Dia mengungkapkan, penghargaan yang diraih akan semakin memacu Radar Banjarmasin memberikan informasi Banua yang berbobot di tengah gempuran media online yang mengutamakan kecepatan.

Baca Juga :  Bangga Perjuangan Kafilah Kalsel di Festival Anak Saleh di Palembang

Seperti tahun-tahun sebelumnya, SPS Awards menghadirkan empat kategori, yakni Indonesia Print Media Awards (IPMA), Inhouse Magazine Awards (InMA), Indonesia Student Media Awards (ISPRIMA), dan Indonesia Young Readers Awards (IYRA).

Penyaringan dan penjurian dilakukan sepanjang kurang lebih tiga bulan oleh panitia dan dewan juri.

Adapun Dewan Juri SPS Awards 2022 terdiri dari: Ahmad Djauhar (Ketua Komisi Penelitian, Pendataan & Ratifikasi Pers Dewan Pers), Asmono Wikan (CEO PR Indonesia), Danu Kusworo (Redaktur Foto Harian KOMPAS), Ika Sastrosoebroto (CEO Prominent PR), Oscar Matulloh (Pewarta Foto Independen), Mas Sulistyo (Design Director DM ID), Nina Mutmainnah (Ketua Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI), dan Agus Sudibyo (Ketua Komisi Hubungan Antarlembaga dan Hubungan Luar Negeri Dewan Pers).

Juri menilai ada kemajuan kualitas entri yang masuk pada ajang The-13th SPS Awards 2022. “Peningkatan kualitas dari sisi desain, layout, infografis, kedalaman konten, ketajaman analisa, dan unsur novelty dinilai dapat menggaet pembaca baru,” ujar Agus Sudibyo, salah satu dewan juri.

Baca Juga :  Syamsudin Noor Masuk Jajaran Bandara Terbaik Dunia

Meski begitu, terkait karya infografis media, Anggota Dewan Pers ini mengkritisi jangan berlebihan. “Jangan sampai dua halaman berisi gambar atau infografis,” tambahnya.

Sementara itu, juri yang merupakan Redaktur Foto Harian Kompas, Danu Kusworo, mengatakan, kualitas karya jurnalistik dari pers mahasiswa juga semakin membaik. Pers mahasiswa secara konsisten berani bermain karikatur. “Mereka bermain lepas, tidak tersekat oleh politik. Bagi saya, itu luar biasa,” ujar Danu.

Dewan juri lain, Asmono Wikan, Sekretaris Jenderal SPS Pusat sekaligus calon Anggota Dewan Pers terpilih periode 2022 – 2025, menilai, untuk karya jurnalistik yang diproduksi oleh internal korporasi/institusi umum (owned media), semakin matang.

“Keberanian untuk mengolah elemen yang bercitarasa jurnalisme, semakin meningkat dari tahun ke tahun. Demikian juga cara peserta dalam mengolah elemen-elemen visual, sehingga menjadikan media internal dapat bersaing dengan majalah komesial dari sisi kualitas,” ucapnya.

Juri juga menilai, relatif tidak ada perbedaan yang menonjol antara media nasional dengan media daerah dalam hal kedalaman, ketajaman, maupun sisi editorial. (ris/by/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/