alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Kasus Penimbunan Minyak Goreng di Kalsel: Jaksa Penuntut Sudah Ditunjuk

BANJARMASIN – Kejaksaan Tinggi Kalsel menerima pelimpahan berkas tahap pertama hasil penyidikan kasus penimbunan minyak goreng, kemarin (29/3).

Tersangka berinisial Z itu ditangkap bersama ribuan kemasan minyak goreng.

Berkas diterima oleh Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Indah Laila.

Selanjutnya, Kepala Kejati Mukri akan menerbitkan surat perintah penunjukan jaksa penuntut umum.

“Sudah ada tiga jaksa yang ditunjuk untuk menangani perkara ini,” kata Kasi Penkum, Romadu Novelino, kemarin malam.

Sebagai permulaan, berkas perkara akan diteliti. Jika belum lengkap, akan dikembalikan ke kepolisian.

“Kalau lengkap, artinya berkas sudah P21. Dan penyidik tinggal menyerahkan tersangka dan barang buktinya,” jelasnya.

Penyidik mengenakan pasal 107 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Berlapis dengan pasal 11 Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2015 tentang Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok.

Baca Juga :  Minyak Goreng: Harganya Murah, Tinggal Pengawasannya

Tersangka menyimban ribuan minyak goreng kemasan itu di gudangnya di Jalan Gubernur Subarjo, Desa Tatah Layap, Kabupaten Banjar.

Ketika digerebek, ditemukan minyak goreng kemasan berbagai merek sebanyak 16.850 pcs atau 31.320 liter. Seluruhnya sudah disita.

Dalam pemeriksaan awal, Z tidak mengantongi izin penyimpanan. “Tidak ada izin distributor atau izin gudang,” kata Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochamad Rifai pada Selasa (8/3) lalu. (gmp/at/fud)

BANJARMASIN – Kejaksaan Tinggi Kalsel menerima pelimpahan berkas tahap pertama hasil penyidikan kasus penimbunan minyak goreng, kemarin (29/3).

Tersangka berinisial Z itu ditangkap bersama ribuan kemasan minyak goreng.

Berkas diterima oleh Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Indah Laila.

Selanjutnya, Kepala Kejati Mukri akan menerbitkan surat perintah penunjukan jaksa penuntut umum.

“Sudah ada tiga jaksa yang ditunjuk untuk menangani perkara ini,” kata Kasi Penkum, Romadu Novelino, kemarin malam.

Sebagai permulaan, berkas perkara akan diteliti. Jika belum lengkap, akan dikembalikan ke kepolisian.

“Kalau lengkap, artinya berkas sudah P21. Dan penyidik tinggal menyerahkan tersangka dan barang buktinya,” jelasnya.

Penyidik mengenakan pasal 107 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Berlapis dengan pasal 11 Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2015 tentang Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok.

Baca Juga :  Kapolres HSU Sidak Gudang Migor

Tersangka menyimban ribuan minyak goreng kemasan itu di gudangnya di Jalan Gubernur Subarjo, Desa Tatah Layap, Kabupaten Banjar.

Ketika digerebek, ditemukan minyak goreng kemasan berbagai merek sebanyak 16.850 pcs atau 31.320 liter. Seluruhnya sudah disita.

Dalam pemeriksaan awal, Z tidak mengantongi izin penyimpanan. “Tidak ada izin distributor atau izin gudang,” kata Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochamad Rifai pada Selasa (8/3) lalu. (gmp/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/