alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Sopir Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Trikora

BANJARBARU – Warga Banjarbaru geger. Kabar sesosok jasad pria ditemukan tergeletak bersimbah darah di depan Kafe Booze di Jalan Trikora Kecamatan Banjarbaru Selatan itu bikin heboh, Selasa (29/3) sekira pukul 07.00 Wita.

Sempat tak diketahui identitasnya, polisi akhirnya membeberkan jika jasad ini berinisial MH (38). Ia adalah sopir mobil tangki swasta dan warga Sekumpul Kabupaten Banjar.

Kapolres Banjarbaru AKBP Nur Khamid melalui Kasi Humas AKP Tajuddin Noor mengonfirmasi, pihaknya sudah melakukan olah TKP usai ada laporan penemuan mayat.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan tim Inafis Sat Reskrim Polres Banjarbaru, pria ini diduga kuat jadi korban pembunuhan. Hal ini turut dikuatkan dengan pemeriksaan rekaman kamera pengintai dan keterangan sejumlah saksi.

Baca Juga :  Hanya Gegara Karung Bekas, Seorang Mandor Tewas

“Terdapat tiga mata luka dan satu luka sayatan di tubuh korban. Luka fatal membuat bagian usus robek hingga keluar. Lalu ada luka tusuk di bagian punggung belakang bawah leher dan luka lainnya yang tembus ke bagian paru-paru,” katanya.

Akibatnya, korban mengalami kehabisan darah sehingga meregang nyawa. “Luka di punggung belakang tembus paru-paru dan luka di perut kiri yang membuat korban kehabisan darah,” ungkapnya.

Lantas bagaimana kronologis awal dugaan pembunuhan ini? Diuraikan, jika korban sebelumnya memang diketahui masuk ke THM tersebut bersama rekan-rekannya.

Sekira pukul 02.00 Wita, sehabis puas hiburan, ia dan rekan-rekannya rupanya tak langsung pulang. Mereka memilih kumpul-kumpul dan santai sampai sekitar pukul 04.00 Wita di halaman depan.

Baca Juga :  Karena Salah Paham, Pak Ogah Tewas Bersimbah Darah

Pukul 04.00 Wita, korban diceritakan sempat cekcok mulut dengan seorang pria. Karena ada kejadian itu, rekan-rekannya yang lain memilih meninggalkan lokasi dan pulang.

Beberapa waktu meninggalkan lokasi, rekan-rekan korban yang sebelumnya memutuskan pulang mendapat informasi jika ada korban penusukan di lokasi mereka kumpul.

“Untuk sementara, itu informasi yang sudah kita kumpulkan. Terkait siapa pelaku dan apakah pengeroyokan atau tunggal masih kita dalami. Jika ada perkembangan nanti diinformasikan,” pungkas Tajuddin. (rvn/ij/bin)

BANJARBARU – Warga Banjarbaru geger. Kabar sesosok jasad pria ditemukan tergeletak bersimbah darah di depan Kafe Booze di Jalan Trikora Kecamatan Banjarbaru Selatan itu bikin heboh, Selasa (29/3) sekira pukul 07.00 Wita.

Sempat tak diketahui identitasnya, polisi akhirnya membeberkan jika jasad ini berinisial MH (38). Ia adalah sopir mobil tangki swasta dan warga Sekumpul Kabupaten Banjar.

Kapolres Banjarbaru AKBP Nur Khamid melalui Kasi Humas AKP Tajuddin Noor mengonfirmasi, pihaknya sudah melakukan olah TKP usai ada laporan penemuan mayat.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan tim Inafis Sat Reskrim Polres Banjarbaru, pria ini diduga kuat jadi korban pembunuhan. Hal ini turut dikuatkan dengan pemeriksaan rekaman kamera pengintai dan keterangan sejumlah saksi.

Baca Juga :  Dipalak dan Minumannya Diludahi, Pria ini Habisi Nyawa Saderi

“Terdapat tiga mata luka dan satu luka sayatan di tubuh korban. Luka fatal membuat bagian usus robek hingga keluar. Lalu ada luka tusuk di bagian punggung belakang bawah leher dan luka lainnya yang tembus ke bagian paru-paru,” katanya.

Akibatnya, korban mengalami kehabisan darah sehingga meregang nyawa. “Luka di punggung belakang tembus paru-paru dan luka di perut kiri yang membuat korban kehabisan darah,” ungkapnya.

Lantas bagaimana kronologis awal dugaan pembunuhan ini? Diuraikan, jika korban sebelumnya memang diketahui masuk ke THM tersebut bersama rekan-rekannya.

Sekira pukul 02.00 Wita, sehabis puas hiburan, ia dan rekan-rekannya rupanya tak langsung pulang. Mereka memilih kumpul-kumpul dan santai sampai sekitar pukul 04.00 Wita di halaman depan.

Baca Juga :  Hanya Gara-Gara Rebutan Karung, Seorang Mandor Tewas

Pukul 04.00 Wita, korban diceritakan sempat cekcok mulut dengan seorang pria. Karena ada kejadian itu, rekan-rekannya yang lain memilih meninggalkan lokasi dan pulang.

Beberapa waktu meninggalkan lokasi, rekan-rekan korban yang sebelumnya memutuskan pulang mendapat informasi jika ada korban penusukan di lokasi mereka kumpul.

“Untuk sementara, itu informasi yang sudah kita kumpulkan. Terkait siapa pelaku dan apakah pengeroyokan atau tunggal masih kita dalami. Jika ada perkembangan nanti diinformasikan,” pungkas Tajuddin. (rvn/ij/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/