alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Ratusan Juta Uang Negara Dipulihkan

MARABAHAN – Dalam kurun waktu satu bulan, Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan Negeri Batola berhasil memulihkan uang negara ratusan juta rupiah. 

Itu merupakan hasil bantuan hukum yang diberikan kepada BRI Cabang Marabahan, berupa kuasa khusus untuk melakukan negosiasi dengan debitur terkait permasalahan penyelesaian kewajiban atas pembayaran fasilitas kredit KKPE (Kredit Ketahanan Pangan dan Energi).

Dari 7 kelompok ternak KKPE, tiga diantaranya sudah memenuhi kewajiban untuk membayar. Total pembayaran fasilitas kredit KKPE yang diterima langsung BRI Cabang Marabahan sebesar Rp 546.600.000.

“Tim Jaksa Pengacara Negara Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejaksaan Negeri Barito Kuala telah berhasil memulihkan keuangan negara sebesar Rp 546.600.000 atau sekitar 37% dari total keseluruhan wajib bayar dari 7 kelompok ternak,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Batola Eben Neser Silalahi, Selasa (29/3).

Baca Juga :  Gelapkan Dana Nasabah untuk Main Binomo, Arini Hadapi Tuntutan 10 Tahun

Ia mengungkapkan, 3 kelompok ternak yang sudah memenuhi kewajiban adalah Kelompok Ternak Tunas Harapan Rp 220.000.000, Kelompok Ternak Taruna Tani Rp 206.600.000, dan Kelompok Ternak Setariya Rp 120.000.000.

Sedangkan 4 kelompok ternak lainnya yang belum membayar kewajiban, Kelompok Ternak Sido Makmur, Kelompok Perikanan Harapan Bersama, Kelompok Ternak Sido Dadi, dan Kelompok Perundingan.

“Total keseluruhan kewajiban bayar kredit KKPE dari 7 kelompok ternak sebesar Rp 1.470.010.000. Tiga kelompok sudah memenuhi kewajiban Rp 546.600.000,” jelasnya.

Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Batola Asep Yopie Budiman menceritakan, keberhasilan ini atas dasar surat kuasa khusus tersebut sekitar bulan Februari 2022. Tim JPN langsung bergerak cepat melakukan pemanggilan terhadap tujuh kelompok ternak untuk datang dan menghadap ke Kantor Kejaksaan Negeri Barito Kuala. Agendanya melakukan negosiasi terkait masalah yang membelit. “Dari 7 kelompok ternak yang diundang, hanya 3 yang memenuhi panggilan,” ucapnya.

Baca Juga :  Gelapkan Sertifikat Lahan, Warga Eks Transmigrasi Ditangkap 

Setelah dilakukan negosiasi yang cukup alot, tiga kelompok ternak tersebut bersepakat untuk mencicil dan melunasi kewajiban bayar atas kredit tersebut sekitar bulan Maret 2022.

Pemimpin BRI Cabang Marabahan Safril Haryo Septiadi mengucapkan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Batola. Terutama atas bentuk sinergitas antara pihaknya dengan Kejari Batola.

Ia berharap masih ada celah diskusi untuk kelompok-kelompok yang belum sempat hadir. “Terima kasih
kepada debitur yang telah melakukan pembayaran,” ujarnya.(bar)

MARABAHAN – Dalam kurun waktu satu bulan, Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan Negeri Batola berhasil memulihkan uang negara ratusan juta rupiah. 

Itu merupakan hasil bantuan hukum yang diberikan kepada BRI Cabang Marabahan, berupa kuasa khusus untuk melakukan negosiasi dengan debitur terkait permasalahan penyelesaian kewajiban atas pembayaran fasilitas kredit KKPE (Kredit Ketahanan Pangan dan Energi).

Dari 7 kelompok ternak KKPE, tiga diantaranya sudah memenuhi kewajiban untuk membayar. Total pembayaran fasilitas kredit KKPE yang diterima langsung BRI Cabang Marabahan sebesar Rp 546.600.000.

“Tim Jaksa Pengacara Negara Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejaksaan Negeri Barito Kuala telah berhasil memulihkan keuangan negara sebesar Rp 546.600.000 atau sekitar 37% dari total keseluruhan wajib bayar dari 7 kelompok ternak,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Batola Eben Neser Silalahi, Selasa (29/3).

Baca Juga :  Gelapkan Dana Nasabah untuk Main Binomo, Arini Hadapi Tuntutan 10 Tahun

Ia mengungkapkan, 3 kelompok ternak yang sudah memenuhi kewajiban adalah Kelompok Ternak Tunas Harapan Rp 220.000.000, Kelompok Ternak Taruna Tani Rp 206.600.000, dan Kelompok Ternak Setariya Rp 120.000.000.

Sedangkan 4 kelompok ternak lainnya yang belum membayar kewajiban, Kelompok Ternak Sido Makmur, Kelompok Perikanan Harapan Bersama, Kelompok Ternak Sido Dadi, dan Kelompok Perundingan.

“Total keseluruhan kewajiban bayar kredit KKPE dari 7 kelompok ternak sebesar Rp 1.470.010.000. Tiga kelompok sudah memenuhi kewajiban Rp 546.600.000,” jelasnya.

Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Batola Asep Yopie Budiman menceritakan, keberhasilan ini atas dasar surat kuasa khusus tersebut sekitar bulan Februari 2022. Tim JPN langsung bergerak cepat melakukan pemanggilan terhadap tujuh kelompok ternak untuk datang dan menghadap ke Kantor Kejaksaan Negeri Barito Kuala. Agendanya melakukan negosiasi terkait masalah yang membelit. “Dari 7 kelompok ternak yang diundang, hanya 3 yang memenuhi panggilan,” ucapnya.

Baca Juga :  Gelapkan Sertifikat Lahan, Warga Eks Transmigrasi Ditangkap 

Setelah dilakukan negosiasi yang cukup alot, tiga kelompok ternak tersebut bersepakat untuk mencicil dan melunasi kewajiban bayar atas kredit tersebut sekitar bulan Maret 2022.

Pemimpin BRI Cabang Marabahan Safril Haryo Septiadi mengucapkan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Batola. Terutama atas bentuk sinergitas antara pihaknya dengan Kejari Batola.

Ia berharap masih ada celah diskusi untuk kelompok-kelompok yang belum sempat hadir. “Terima kasih
kepada debitur yang telah melakukan pembayaran,” ujarnya.(bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/