alexametrics
23.1 C
Banjarmasin
Thursday, 26 May 2022

Pakai Sistem Pengenal Wajah, Tilang Elektronik Polda Kalsel Diresmikan

BANJARMASIN – Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) alias tilang elektronik milik Polda Kalsel diresmikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara virtual, Sabtu (26/3).

Diluncurkan barengan dengan 13 polda lain, selain di Kalsel, juga ada Polda Kalbar, Polda Kalteng, dan Polda Kaltim.

Ini tahap kedua. Pada 23 Maret lalu, ada 12 polda yang lebih dulu diresmikan kapolri.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto mengatakan, ETLE ada agar penilangan lebih terbuka. Mencegah permainan nakal dari oknum petugas di lapangan.

Selain itu, memudahkan warga yang terkena tilang. “Dulu kalau pengendara kena tilang harus ke pengadilan. Belum lagi ngantre dengan banyak orang, belum lagi pas hakimnya tidak ada dan sidangnya ditunda. Dengan sistem ini tak perlu repot lagi,” katanya di Aula Bhayangkara.

Baca Juga :  1-14 Maret Operasi Intan, Tujuh Jenis Pelanggaran Jadi Incaran

Sebab, denda tilang cukup ditransfer ke rekening bank yang telah ditunjuk.

Sementara bagi masyarakat, dia berharap pengguna jalan bisa lebih disiplin, berhati-hati dan menghargai sesama pengguna jalan.

Banyak pelanggaran lalu lintas yang bisa tertangkap kamera pintar ini. Antara lain pelanggaran lampu merah, marka jalan, menggunakan ponsel saat berkendara, melawan arus, tidak menggunakan helm, dan tidak mengenakan sabuk pengaman.

“Sistem ETLE juga dapat menjadi bukti pendukung kasus kecelakaan dan tindak kriminalitas di jalan raya dengan menggunakan teknologi face recognition (pengenal wajah),” tambah mantan Kapolda Maluku Utara ini.

Di Kalsel, sebenarnya baru diterapkan di Banjarmasin.

Ada tiga titik kamera. Dua titik di Jalan Ahmad Yani kilometer 6, arah masuk dan ke luar kota. Satu lagi di perempatan Jalan Lambung Mangkurat.

Baca Juga :  Picu Kemacetan, Konvoi Remaja Bagarakan Sahur Dibubarkan

“Bekerja sama dengan pemda, titiknya akan ditambah lagi,” tukasnya.

Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syarifuddin yang hadir dalam peluncuran ETLE, meminta masyarakat untuk lebih tertib ketika berada di jalan. Selalu waspada bahwa mereka diawasi.

“Untuk peningkatan kualitasnya, ke depan, kita berharap kerja sama dari para pemangku kebijakan di daerah,” kata politikus PDI Perjuangan itu. (gmp/at/fud)

BANJARMASIN – Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) alias tilang elektronik milik Polda Kalsel diresmikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara virtual, Sabtu (26/3).

Diluncurkan barengan dengan 13 polda lain, selain di Kalsel, juga ada Polda Kalbar, Polda Kalteng, dan Polda Kaltim.

Ini tahap kedua. Pada 23 Maret lalu, ada 12 polda yang lebih dulu diresmikan kapolri.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto mengatakan, ETLE ada agar penilangan lebih terbuka. Mencegah permainan nakal dari oknum petugas di lapangan.

Selain itu, memudahkan warga yang terkena tilang. “Dulu kalau pengendara kena tilang harus ke pengadilan. Belum lagi ngantre dengan banyak orang, belum lagi pas hakimnya tidak ada dan sidangnya ditunda. Dengan sistem ini tak perlu repot lagi,” katanya di Aula Bhayangkara.

Baca Juga :  Jangan Khawatir SIM Mati Saat Libur Panjang, Ada Dispensasi

Sebab, denda tilang cukup ditransfer ke rekening bank yang telah ditunjuk.

Sementara bagi masyarakat, dia berharap pengguna jalan bisa lebih disiplin, berhati-hati dan menghargai sesama pengguna jalan.

Banyak pelanggaran lalu lintas yang bisa tertangkap kamera pintar ini. Antara lain pelanggaran lampu merah, marka jalan, menggunakan ponsel saat berkendara, melawan arus, tidak menggunakan helm, dan tidak mengenakan sabuk pengaman.

“Sistem ETLE juga dapat menjadi bukti pendukung kasus kecelakaan dan tindak kriminalitas di jalan raya dengan menggunakan teknologi face recognition (pengenal wajah),” tambah mantan Kapolda Maluku Utara ini.

Di Kalsel, sebenarnya baru diterapkan di Banjarmasin.

Ada tiga titik kamera. Dua titik di Jalan Ahmad Yani kilometer 6, arah masuk dan ke luar kota. Satu lagi di perempatan Jalan Lambung Mangkurat.

Baca Juga :  Lampu Merah Simpang Kupang Akan Diganti

“Bekerja sama dengan pemda, titiknya akan ditambah lagi,” tukasnya.

Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syarifuddin yang hadir dalam peluncuran ETLE, meminta masyarakat untuk lebih tertib ketika berada di jalan. Selalu waspada bahwa mereka diawasi.

“Untuk peningkatan kualitasnya, ke depan, kita berharap kerja sama dari para pemangku kebijakan di daerah,” kata politikus PDI Perjuangan itu. (gmp/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/