alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Mengenal Paskas, Pasukan Amal Soleh Banjarbaru

Dari Rp1000 Sehari, Bisa Berbagi 3 Ton Beras Sebulan

Pasukan yang satu ini benar-benar patut diapresiasi. Rutin menjaring sedekah setiap harinya, sekumpulan penggiat sosial di Banjarbaru ini mengalokasikan donasi itu untuk beras di pondok pesantren.

– Oleh: MUHAMMAD RIFANI, Banjarbaru

Pasukan Amal Soleh Banjarbaru atau disingkat Paskas. Itulah nama kelompok gerakan sosial asal Banjarbaru ini.

Berdiri di tanggal 3 November 2020. Paskas kini sudah punya lebih dari 20 anggota. Tujuan Paskas sendiri cukup sederhana, mereka menggalang donasi untuk dialokasikan menjadi beras.

Menurut Eko Setiono selaku Komandan Paskas Banjarbaru, donasi atau sedekah yang digalang khusus dibelikan untuk beras kualitas terbaik. Sasaran penerima manfaat yakni ponpes-ponpes di sekitaran Banjarbaru.

“Jadi gerakan ini sudah lahir sekitar 9 tahun lalu. Paskas didirikan oleh KH Luqmanul Hakim, beliau asal dari Pontianak Kalbar. Sekarang, hampir di seluruh kab/kota sudah ada Paskas, termasuk di Banjarbaru,” ujar Eko.

Baca Juga :  Goweser Kota Itik Bantu Korban Kebakaran

Sesuai dengan latar belakang berdirinya Paskas. Gerakan ini ujarnya mencoba memenuhi kebutuhan pokok ponpes, dalam hal ini beras. Beras yang dipilih pun juga kualitas baik.

“Jadi ini bermula ketika rasa prihatin Kyai Luqman saat silaturahim ke ponpes Penghafal Quran. Dimana saat itu beras di pondok kerap patah patah, banyak kutu, dan beberapa pondok kekurangan biaya untuk beli beras,” katanya.

Kini, sejak bergerak di Banjarbaru, Paskas kata Eko sudah menyalurkan beras setiap bulannya. Total ada sekitar 18 ponpes yang jadi penerima manfaat gerakan ini.

Adapun, sasaran penerima manfaat yang selama ini mereka bantu kata Eko khusus untuk Anak Penghafal Quran, Yatim dan Fisabilillah yang ada di wilayah Banjarbaru maupun sekitarnya.

Baca Juga :  Semangat Berbagi Bersama YBM PLN UIW Kalselteng

“Rata-rata total yang kita distribusikan itu 3 ton beras. Insya Allah bulan April ini ada sekitar 5 ton. Semoga ke depan jumlahnya terus bertambah, mohon doanya,” katanya.

Lantas bagaimana cara Paskas menggalang sedekah ini? Eko mengurai jika pihaknya menyebarkan informasi baik kepada anggota maupun khalayak umum. Bahwasanya Paskas punya program sedekah beras untuk ponpes.

“Fokus sedekah kita itu seribu sehari, atau sekitar 25 ribu setiap bulannya. Nah sedekah ini yang kita kumpulkan lalu dibelikan ke beras kualitas terbaik sekaligus didistribusikan,” tuntasnya. (rvn)

Pasukan yang satu ini benar-benar patut diapresiasi. Rutin menjaring sedekah setiap harinya, sekumpulan penggiat sosial di Banjarbaru ini mengalokasikan donasi itu untuk beras di pondok pesantren.

– Oleh: MUHAMMAD RIFANI, Banjarbaru

Pasukan Amal Soleh Banjarbaru atau disingkat Paskas. Itulah nama kelompok gerakan sosial asal Banjarbaru ini.

Berdiri di tanggal 3 November 2020. Paskas kini sudah punya lebih dari 20 anggota. Tujuan Paskas sendiri cukup sederhana, mereka menggalang donasi untuk dialokasikan menjadi beras.

Menurut Eko Setiono selaku Komandan Paskas Banjarbaru, donasi atau sedekah yang digalang khusus dibelikan untuk beras kualitas terbaik. Sasaran penerima manfaat yakni ponpes-ponpes di sekitaran Banjarbaru.

“Jadi gerakan ini sudah lahir sekitar 9 tahun lalu. Paskas didirikan oleh KH Luqmanul Hakim, beliau asal dari Pontianak Kalbar. Sekarang, hampir di seluruh kab/kota sudah ada Paskas, termasuk di Banjarbaru,” ujar Eko.

Baca Juga :  Indahnya Berbagi Sasarkan Panti di Luar Perkotaan

Sesuai dengan latar belakang berdirinya Paskas. Gerakan ini ujarnya mencoba memenuhi kebutuhan pokok ponpes, dalam hal ini beras. Beras yang dipilih pun juga kualitas baik.

“Jadi ini bermula ketika rasa prihatin Kyai Luqman saat silaturahim ke ponpes Penghafal Quran. Dimana saat itu beras di pondok kerap patah patah, banyak kutu, dan beberapa pondok kekurangan biaya untuk beli beras,” katanya.

Kini, sejak bergerak di Banjarbaru, Paskas kata Eko sudah menyalurkan beras setiap bulannya. Total ada sekitar 18 ponpes yang jadi penerima manfaat gerakan ini.

Adapun, sasaran penerima manfaat yang selama ini mereka bantu kata Eko khusus untuk Anak Penghafal Quran, Yatim dan Fisabilillah yang ada di wilayah Banjarbaru maupun sekitarnya.

Baca Juga :  Semangat Berbagi Bersama YBM PLN UIW Kalselteng

“Rata-rata total yang kita distribusikan itu 3 ton beras. Insya Allah bulan April ini ada sekitar 5 ton. Semoga ke depan jumlahnya terus bertambah, mohon doanya,” katanya.

Lantas bagaimana cara Paskas menggalang sedekah ini? Eko mengurai jika pihaknya menyebarkan informasi baik kepada anggota maupun khalayak umum. Bahwasanya Paskas punya program sedekah beras untuk ponpes.

“Fokus sedekah kita itu seribu sehari, atau sekitar 25 ribu setiap bulannya. Nah sedekah ini yang kita kumpulkan lalu dibelikan ke beras kualitas terbaik sekaligus didistribusikan,” tuntasnya. (rvn)

Most Read

Artikel Terbaru

/