alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Tahun Ini Boleh Mudik Lebaran

BANJARBARU – Presiden Joko Widodo akhirnya memperbolehkan masyarakat melakukan mudik pada Lebaran tahun ini. Asalkan sudah mendapatkan dua kali vaksin dan booster. Serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Informasi tersebut dibenarkan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalsel, M Muslim. Dia menyampaikan, Pemprov Kalsel saat ini sedang menunggu edaran teknis terkait pengaplikasiannya di daerah.

“Karena teknisnya akan mengacu pada edaran Satgas Covid-19 atau lainnya,” katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin (24/3).

Dia mengungkapkan, kemungkinan teknisnya seperti regulasi perjalanan yang sudah ada sekarang. Hanya saja ditambah dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan booster. “Tapi tetap saja kita tunggu edaran teknisnya,” ungkapnya.

Kasus Covid-19 di Banua sendiri ujar Muslim, saat ini turun signifikan. “Cuma 0,51 persen kasus aktif per tanggal 23 Maret 2022,” ujarnya.

Sementara itu, Stakeholder Relation Bandara Internasional Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor memprediksi jumlah penumpang pesawat akan meningkat apabila mudik tidak dilarang. “Kalau melihat kondisi saat ini kenaikan diperkirakan lebih dari 20 persen,” paparnya.

Baca Juga :  Dermaga Pasar Marabahan 2023 Direhab Total

Dia menyebut, penumpang saat ini juga sudah mulai meningkat lantaran dihapusnya syarat tes Covid-19 bagi para pengguna jasa pesawat terbang.

Bandara Internasional Syamsudin Noor mencatat, selama 8 hari: sejak 8 sampai 16 Maret 2022, ada 44.128 penumpang yang mereka layani. Baik berangkat, maupun yang datang.

Jumlah tersebut meningkat 15,4 persen atau 5.893 penumpang, dibandingkan periode 8 hari sebelum terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 21 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Selama 8 hari sebelum terbitnya surat edaran tersebut, total penumpang yang kita layani cuma 38.235 orang,” beber Zulfian.

Dia menuturkan, penumpang paling banyak tujuannya ke Jakarta, Surabaya, Semarang dan Yogyakarta. Terkait jumlah penerbangan, rata-rata masih 23 sampai 26 saban harinya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperbolehkan masyarakat melakukan mudik Lebaran tahun ini. Keputusan itu dengan pertimbangan hingga 22 Maret 2022, kondisi pandemi Covid-19 terus membaik sehingga pemerintah berani untuk mengambil beberapa langkah pelonggaran.

“Situasi pandemi yang membaik juga membawa optimisme menjelang datangnya bulan suci Ramadhan,” ujar Jokowi dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (23/3).

Baca Juga :  Selama Musim Mudik, Bandara Syamsudin Noor Layani 7 Ribu Penumpang Sehari

Hanya saja dia menyampaikan, bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik Lebaran disyaratkan sudah mendapatkan dua kali vaksin dan satu kali booster. “Serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ucapnya.

Jokowi berharap tren perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia dapat dipertahankan seperti saat ini, agar masyarakat dapat melaksanakan mudik Lebaran 2022.

Pasalnya, sudah dua tahun pandemi Covid-19 melanda Indonesia, pemerintah selalu menerapkan kebijakan pelarangan mudik saat Hari Raya Idulfitri.

“Semoga tren yang semakin membaik ini dapat kita pertahankan. Saya minta kita semuanya tetap menjalankan protokol kesehatan. Disiplin menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak,” kata Jokowi.

Selain mudik, Presiden Jokowi juga memperbolehkan masyarakat untuk menjalankan ibadah salat tarawih berjemaah di masjid selama bulan Ramadan.

“Tahun ini umat Muslim dapat kembali menjalankan ibadah salat tarawih berjemaah di masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” tutur dia. (ris/by/ran)

BANJARBARU – Presiden Joko Widodo akhirnya memperbolehkan masyarakat melakukan mudik pada Lebaran tahun ini. Asalkan sudah mendapatkan dua kali vaksin dan booster. Serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Informasi tersebut dibenarkan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalsel, M Muslim. Dia menyampaikan, Pemprov Kalsel saat ini sedang menunggu edaran teknis terkait pengaplikasiannya di daerah.

“Karena teknisnya akan mengacu pada edaran Satgas Covid-19 atau lainnya,” katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin (24/3).

Dia mengungkapkan, kemungkinan teknisnya seperti regulasi perjalanan yang sudah ada sekarang. Hanya saja ditambah dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan booster. “Tapi tetap saja kita tunggu edaran teknisnya,” ungkapnya.

Kasus Covid-19 di Banua sendiri ujar Muslim, saat ini turun signifikan. “Cuma 0,51 persen kasus aktif per tanggal 23 Maret 2022,” ujarnya.

Sementara itu, Stakeholder Relation Bandara Internasional Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor memprediksi jumlah penumpang pesawat akan meningkat apabila mudik tidak dilarang. “Kalau melihat kondisi saat ini kenaikan diperkirakan lebih dari 20 persen,” paparnya.

Baca Juga :  Selama Musim Mudik, Bandara Syamsudin Noor Layani 7 Ribu Penumpang Sehari

Dia menyebut, penumpang saat ini juga sudah mulai meningkat lantaran dihapusnya syarat tes Covid-19 bagi para pengguna jasa pesawat terbang.

Bandara Internasional Syamsudin Noor mencatat, selama 8 hari: sejak 8 sampai 16 Maret 2022, ada 44.128 penumpang yang mereka layani. Baik berangkat, maupun yang datang.

Jumlah tersebut meningkat 15,4 persen atau 5.893 penumpang, dibandingkan periode 8 hari sebelum terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 21 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Selama 8 hari sebelum terbitnya surat edaran tersebut, total penumpang yang kita layani cuma 38.235 orang,” beber Zulfian.

Dia menuturkan, penumpang paling banyak tujuannya ke Jakarta, Surabaya, Semarang dan Yogyakarta. Terkait jumlah penerbangan, rata-rata masih 23 sampai 26 saban harinya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperbolehkan masyarakat melakukan mudik Lebaran tahun ini. Keputusan itu dengan pertimbangan hingga 22 Maret 2022, kondisi pandemi Covid-19 terus membaik sehingga pemerintah berani untuk mengambil beberapa langkah pelonggaran.

“Situasi pandemi yang membaik juga membawa optimisme menjelang datangnya bulan suci Ramadhan,” ujar Jokowi dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (23/3).

Baca Juga :  Bisnis Penitipan Hewan Kebanjiran Kucing Pemudik

Hanya saja dia menyampaikan, bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik Lebaran disyaratkan sudah mendapatkan dua kali vaksin dan satu kali booster. “Serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ucapnya.

Jokowi berharap tren perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia dapat dipertahankan seperti saat ini, agar masyarakat dapat melaksanakan mudik Lebaran 2022.

Pasalnya, sudah dua tahun pandemi Covid-19 melanda Indonesia, pemerintah selalu menerapkan kebijakan pelarangan mudik saat Hari Raya Idulfitri.

“Semoga tren yang semakin membaik ini dapat kita pertahankan. Saya minta kita semuanya tetap menjalankan protokol kesehatan. Disiplin menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak,” kata Jokowi.

Selain mudik, Presiden Jokowi juga memperbolehkan masyarakat untuk menjalankan ibadah salat tarawih berjemaah di masjid selama bulan Ramadan.

“Tahun ini umat Muslim dapat kembali menjalankan ibadah salat tarawih berjemaah di masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” tutur dia. (ris/by/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/