alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Khawatir Terjadi Monopoli, Tak Hanya Organda yang Urusi Solar untuk Truk

BANJARMASIN – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kalsel membagi-bagikan kupon kepada para sopir truk.
Pemegang kupon ini berhak dilayani di jalur khusus BBM solar bersubsidi di SPBU yang telah ditunjuk pemko.

Kemarin (24/3) ada pendataan ulang anggota Organda di Jalan Gubernur Subarjo, Banjarmasin Selatan.
Ketua Organda Kalsel, Edi Sucipto menjelaskan, pendataan ini penting agar pembagian kupon benar-benar tepat sasaran.

“Perjuangan kami untuk mendapatkannya kan panjang dan melelahkan. Berkat edaran wali kota, penyaluran BBM beberapa hari ini lancar,” klaimnya.

Menurutnya, antrean truk di SPBU kini sudah kondusif.

“Boleh ditanyakan langsung sama para sopir. Beberapa hari ini tidak ada masalah,” tambahnya.

Organda juga terpantau membagi-bagikan paket sembako. “Sebagai ungkapan syukur atas kehadiran jalur khusus ini,” tambahnya.

Salah seorang sopir, Eweh Norahman mengaku lega.

Dia tak perlu ngantre berhari-hari di luar SPBU hanya untuk beberapa liter solar.

Baca Juga :  Melangsir Solar dengan Tangki Modifikasi di Banua Anyar

“Tadi tak sampai satu jam mengantre, sudah bisa keluar. Dahulu bisa sampai lima hari. Beruntung sekali ada jalur khusus ini,” pujinya.

Eweh juga tampak semringah menerima paket sembako dari Organda.

“Lumayan buat oleh-oleh keluarga. Apalagi minyak goreng sedang sudah didapat,” tambah ketua komunitas truk fuso engkel besar tersebut.

Pemandangan antrean truk di luar SPBU itu kian jamak dalam beberapa bulan terakhir. Penyebabnya, kalah bersaing dengan para pelangsir solar.

Sudah Dicabut

Surat edaran dengan nomor 096/Dishub/2022 itu diterbitkan pada 11 Maret lalu. Berkat edaran ini, Pertamina bisa menyediakan layanan khusus di beberapa SPBU yang ditunjuk.

Namun, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, edaran itu sudah dicabut karena isinya dinilai kurang pas. Karena hanya menunjuk satu organisasi sebagai pengatur jalur khusus solar tersebut.

Baca Juga :  Bukan Organda, Dishub yang Bakal Awasi Jalur Khusus Solar di SPBU

“Ketimbang menimbulkan kegaduhan, jadi dilengkapi dulu. Artinya tak hanya ada Organda, organisasi lain juga dicantumkan,” jelasnya di Balai Kota, kemarin.

“Sehingga semua punya kesempatan yang sama. Jangan sampai hanya dimonopoli satu organisasi saja,” tambahnya.

Ditekankannya, pembagian mandat ini merupakan aspirasi dari organisasi lain. Seperti Alfi (Asosiasi Logistik dan Forwader Indonesia) dan Aptrindo (Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia).

“Secepatnya kami perbaiki edaran tersebut. Mudah-mudahan yang lain bisa diakomodir. Penyusunan drafnya akan dirapatkan bersama,” jaminnya.

Walaupun, Ibnu mengatakan adalah wajar bila sebelumnya hanya Organda yang disebut. Karena aksi unjuk rasa sopir truk dan pemogokan di pelabuhan kemarin digagas oleh Organda.

“Pada perjalanannya, kami berharap, organisasi lain bisa bekerja sama dengan Organda,” tutup Ibnu. (war/at/fud)

BANJARMASIN – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kalsel membagi-bagikan kupon kepada para sopir truk.
Pemegang kupon ini berhak dilayani di jalur khusus BBM solar bersubsidi di SPBU yang telah ditunjuk pemko.

Kemarin (24/3) ada pendataan ulang anggota Organda di Jalan Gubernur Subarjo, Banjarmasin Selatan.
Ketua Organda Kalsel, Edi Sucipto menjelaskan, pendataan ini penting agar pembagian kupon benar-benar tepat sasaran.

“Perjuangan kami untuk mendapatkannya kan panjang dan melelahkan. Berkat edaran wali kota, penyaluran BBM beberapa hari ini lancar,” klaimnya.

Menurutnya, antrean truk di SPBU kini sudah kondusif.

“Boleh ditanyakan langsung sama para sopir. Beberapa hari ini tidak ada masalah,” tambahnya.

Organda juga terpantau membagi-bagikan paket sembako. “Sebagai ungkapan syukur atas kehadiran jalur khusus ini,” tambahnya.

Salah seorang sopir, Eweh Norahman mengaku lega.

Dia tak perlu ngantre berhari-hari di luar SPBU hanya untuk beberapa liter solar.

Baca Juga :  Telat Perbaiki Jalan, Truk Ambles

“Tadi tak sampai satu jam mengantre, sudah bisa keluar. Dahulu bisa sampai lima hari. Beruntung sekali ada jalur khusus ini,” pujinya.

Eweh juga tampak semringah menerima paket sembako dari Organda.

“Lumayan buat oleh-oleh keluarga. Apalagi minyak goreng sedang sudah didapat,” tambah ketua komunitas truk fuso engkel besar tersebut.

Pemandangan antrean truk di luar SPBU itu kian jamak dalam beberapa bulan terakhir. Penyebabnya, kalah bersaing dengan para pelangsir solar.

Sudah Dicabut

Surat edaran dengan nomor 096/Dishub/2022 itu diterbitkan pada 11 Maret lalu. Berkat edaran ini, Pertamina bisa menyediakan layanan khusus di beberapa SPBU yang ditunjuk.

Namun, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, edaran itu sudah dicabut karena isinya dinilai kurang pas. Karena hanya menunjuk satu organisasi sebagai pengatur jalur khusus solar tersebut.

Baca Juga :  Pengusaha Minta Harga Solar Dinaikkan, Dexlite Turun

“Ketimbang menimbulkan kegaduhan, jadi dilengkapi dulu. Artinya tak hanya ada Organda, organisasi lain juga dicantumkan,” jelasnya di Balai Kota, kemarin.

“Sehingga semua punya kesempatan yang sama. Jangan sampai hanya dimonopoli satu organisasi saja,” tambahnya.

Ditekankannya, pembagian mandat ini merupakan aspirasi dari organisasi lain. Seperti Alfi (Asosiasi Logistik dan Forwader Indonesia) dan Aptrindo (Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia).

“Secepatnya kami perbaiki edaran tersebut. Mudah-mudahan yang lain bisa diakomodir. Penyusunan drafnya akan dirapatkan bersama,” jaminnya.

Walaupun, Ibnu mengatakan adalah wajar bila sebelumnya hanya Organda yang disebut. Karena aksi unjuk rasa sopir truk dan pemogokan di pelabuhan kemarin digagas oleh Organda.

“Pada perjalanannya, kami berharap, organisasi lain bisa bekerja sama dengan Organda,” tutup Ibnu. (war/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/