alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Pencuri ini Tak Kapok Dibui

BANJARBARU – Dinginnya lantai penjara sepertinya tak membuat Alfin alias AZ (33) kapok. Bukannya tobat, pria asal Landasan Ulin Banjarbaru ini kembali nekat melakukan tindak pidana pencurian.

Alfin kembali diamankan polisi pada Senin (21/3) malam. Ia diringkus gegara membawa kabur satu unit skuter matik di wilayah Landasan Ulin. Pencurian ini diketahui terjadi pada Jumat (18/3).

Dari keterangan resmi kepolisian kemarin, AZ diringkus di kediaman istrinya. Saat ditangkap, ia mengakui perbuatannya tersebut.

Kapolsek Liang Anggang, AKP Yuda Kumoro Pardede melalui Kasi Humas, Aiptu Kardi mengatakan korban pencurian AZ merupakan seorang pria berusia 56 tahun.

Saat terjadi pencurian, diketahui bahwa korban yang berinisial S bermaksud memarkir motornya di samping rumahnya. Namun saat lengah, rupanya motor korban dibawa kabur oleh Alfin.

Baca Juga :  Tertangkap Basah Mencongkel Pintu Musala

“Korban segera bertanya ke tetangga soal keberadaan motornya. Tetangga yang melihat menyebut jika sebelumnya Alfin membawa motor tersebut yang dikira sudah berizin kepada korban,” kata Kardi.

Memang, Alfin sendiri merupakan sosok yang tak asing di wilayah sana. Sehingga warga khususnya tetangga korban awalnya mengira jika S meminjamkan motornya kepada Alfin.

“Akibat hal ini, korban melapor ke Polsek Liang Anggang Banjarbaru dengan laporan kehilangan motor senilai Rp15 juta dan melaporkan Alfin. Tim pun langsung melalukan penyelidikan,” tambahnya.

Seusai diamankan, Alfin rupanya bukan kali pertama terjerat kasus pencurian. Di tahun 2006 lalu, ia juga pernah masuk bui gegara mencuri komputer di wilayah Banjarbaru.

Baca Juga :  Tutup Drainase Sampai Besi Jembatan Dipreteli, Banjarbaru Rugi Rp100 juta

Rupanya, selain membawa kabur motor, Alfin diketahui juga membawa dompet berisi kartu-kartu berharga dan uang tunai. Tak terkecuali juga handphone yang berada di bawah jok.

“Menurut pengakuannya untuk HP nya hilang jatuh di jalan. Kalau untuk uang tunai di dompet sebesar Rp250 ribu telah digunakan untuk keperluan hari-hari. Kalau motornya tidak dijual, tapi digunakan sehari-hari,” katanya.

Atas aksinya ini, Alfin pun disangkakan Pasal 362 KUHP perkara dugaan Tindak Pidana Pencurian (Curanmor) dan digiring ke Mapolsek Liang Anggang untuk dilakukan pemeriksaan guna proses hukum lebih lanjut. (rvn/ij/bin)

BANJARBARU – Dinginnya lantai penjara sepertinya tak membuat Alfin alias AZ (33) kapok. Bukannya tobat, pria asal Landasan Ulin Banjarbaru ini kembali nekat melakukan tindak pidana pencurian.

Alfin kembali diamankan polisi pada Senin (21/3) malam. Ia diringkus gegara membawa kabur satu unit skuter matik di wilayah Landasan Ulin. Pencurian ini diketahui terjadi pada Jumat (18/3).

Dari keterangan resmi kepolisian kemarin, AZ diringkus di kediaman istrinya. Saat ditangkap, ia mengakui perbuatannya tersebut.

Kapolsek Liang Anggang, AKP Yuda Kumoro Pardede melalui Kasi Humas, Aiptu Kardi mengatakan korban pencurian AZ merupakan seorang pria berusia 56 tahun.

Saat terjadi pencurian, diketahui bahwa korban yang berinisial S bermaksud memarkir motornya di samping rumahnya. Namun saat lengah, rupanya motor korban dibawa kabur oleh Alfin.

Baca Juga :  Dompet dan Handphone Sasaran Copet

“Korban segera bertanya ke tetangga soal keberadaan motornya. Tetangga yang melihat menyebut jika sebelumnya Alfin membawa motor tersebut yang dikira sudah berizin kepada korban,” kata Kardi.

Memang, Alfin sendiri merupakan sosok yang tak asing di wilayah sana. Sehingga warga khususnya tetangga korban awalnya mengira jika S meminjamkan motornya kepada Alfin.

“Akibat hal ini, korban melapor ke Polsek Liang Anggang Banjarbaru dengan laporan kehilangan motor senilai Rp15 juta dan melaporkan Alfin. Tim pun langsung melalukan penyelidikan,” tambahnya.

Seusai diamankan, Alfin rupanya bukan kali pertama terjerat kasus pencurian. Di tahun 2006 lalu, ia juga pernah masuk bui gegara mencuri komputer di wilayah Banjarbaru.

Baca Juga :  Tutup Drainase Sampai Besi Jembatan Dipreteli, Banjarbaru Rugi Rp100 juta

Rupanya, selain membawa kabur motor, Alfin diketahui juga membawa dompet berisi kartu-kartu berharga dan uang tunai. Tak terkecuali juga handphone yang berada di bawah jok.

“Menurut pengakuannya untuk HP nya hilang jatuh di jalan. Kalau untuk uang tunai di dompet sebesar Rp250 ribu telah digunakan untuk keperluan hari-hari. Kalau motornya tidak dijual, tapi digunakan sehari-hari,” katanya.

Atas aksinya ini, Alfin pun disangkakan Pasal 362 KUHP perkara dugaan Tindak Pidana Pencurian (Curanmor) dan digiring ke Mapolsek Liang Anggang untuk dilakukan pemeriksaan guna proses hukum lebih lanjut. (rvn/ij/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/