alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Wednesday, 25 May 2022

Dua Rumah Rusak Tertimpa Pohon

KANDANGAN – Hujan deras disertai angin kencang di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), sejak Selasa (15/3) malam hingga Rabu (16/3) pagi menyebabkan pohon tumbang yang menimpa dua rumah warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten HSS, Syamsudin mengatakan, pertama pohon karet tumbang mengenai rumah warga pertama di Desa Jelatang RT 01 RW 01, Kecamatan Padang Batung yang terjadi setelah Isya.

“Pohon mengenai bagian tengah rumah. Kerusakannya sekira 75 persen,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (16/3).

Kemudian, pohon kelapa tumbang mengenai rumah warga ditempati Halimah (67) warga Desa Sungai Paring RT 004 RW 002, Kecamatan Kandangan sekira pukul 01.00 dini hari.

“Pohon kelapa tumbang hanya mengenai bagian dapur,” katanya.

Pohon tumbang yang mengenai dua rumah warga sudah dilakukan penanganan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten HSS.

“Alhamdulillah, dari kejadian pohon tumbang tidak ada korban jiwa,” tutur mantan Camat Kalumpang ini.

Baca Juga :  Tanah Longsor dan Pohon Tumbang di HSS

Untungnya, dari hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten HSS tidak menyebabkan debit air Sungai Amandit meningkat.

“Alhamdulillah, potensi banjir tidak terjadi. Sampai sore hari (kemarin,red) debit air Sungai Amandit masih aman,” sebutnya.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, hujan deras disertai dengan angin masih berpotensi terjadi sampai menjelang akhir bulan ini. Untuk itu warga diminta waspada jika terjadi hujan disertai angin kencang.

“Kalau ada di rumah pas masih tidur, segera dibangunkan dan jika diperkirakan angin membahayakan dan terjadi kerusakan rumah segera mencari tempat aman,” imbaunya.

Sedangkan bagi warga yang bermukim di kawasan pesisir atau pegunungan diminta lebih berhati-hati apabila mendengar atau melihat pergerakan tanah agar segera melakukan evakuasi.

“Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, supaya mencegah terjadinya korban jiwa,” harapannya.

Baca Juga :  Tanah Longsor dan Pohon Tumbang di HSS

BPBD Kabupaten HSS setiap harinya juga selalu memberikan update informasi prakiraan cuaca yang terjadi.
“Sehari dua kali diinformasikan di media sosial (Medsos) facebook dan info bencana kabupaten,” jelasnya.

Sementara itu, Halimah menceritakan, pohon kelapa tumbang mengenai dapur rumahnya diketahuinya ketika akan berwudhu salat tahajud, sekira pukul 01.00 Wita.

“Ketika akan berwudhu kaget melihat dapur sudah berantakan. Kemudian, saya rebahan lagi hingga subuh,” ceritanya.

Setelah kejadian, dirinya memberitahukan kepada anaknya yang berada di seberang rumahnya. Bahwa dapur rumahnya tertimpa pohon kelapa tumbang.

Kemudian pagi harinya, warga melaporkan kejadian pohon tumbang kepada pemerintah desa, kecamatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSS untuk melakukan penanganan selanjutnya.

“Semoga tidak terjadi pohon tumbang lagi. Pasti takut, tapi kalau sudah terjadi kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi,” katanya. (shn)

KANDANGAN – Hujan deras disertai angin kencang di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), sejak Selasa (15/3) malam hingga Rabu (16/3) pagi menyebabkan pohon tumbang yang menimpa dua rumah warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten HSS, Syamsudin mengatakan, pertama pohon karet tumbang mengenai rumah warga pertama di Desa Jelatang RT 01 RW 01, Kecamatan Padang Batung yang terjadi setelah Isya.

“Pohon mengenai bagian tengah rumah. Kerusakannya sekira 75 persen,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (16/3).

Kemudian, pohon kelapa tumbang mengenai rumah warga ditempati Halimah (67) warga Desa Sungai Paring RT 004 RW 002, Kecamatan Kandangan sekira pukul 01.00 dini hari.

“Pohon kelapa tumbang hanya mengenai bagian dapur,” katanya.

Pohon tumbang yang mengenai dua rumah warga sudah dilakukan penanganan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten HSS.

“Alhamdulillah, dari kejadian pohon tumbang tidak ada korban jiwa,” tutur mantan Camat Kalumpang ini.

Baca Juga :  Tanah Longsor dan Pohon Tumbang di HSS

Untungnya, dari hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten HSS tidak menyebabkan debit air Sungai Amandit meningkat.

“Alhamdulillah, potensi banjir tidak terjadi. Sampai sore hari (kemarin,red) debit air Sungai Amandit masih aman,” sebutnya.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, hujan deras disertai dengan angin masih berpotensi terjadi sampai menjelang akhir bulan ini. Untuk itu warga diminta waspada jika terjadi hujan disertai angin kencang.

“Kalau ada di rumah pas masih tidur, segera dibangunkan dan jika diperkirakan angin membahayakan dan terjadi kerusakan rumah segera mencari tempat aman,” imbaunya.

Sedangkan bagi warga yang bermukim di kawasan pesisir atau pegunungan diminta lebih berhati-hati apabila mendengar atau melihat pergerakan tanah agar segera melakukan evakuasi.

“Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, supaya mencegah terjadinya korban jiwa,” harapannya.

Baca Juga :  Tanah Longsor dan Pohon Tumbang di HSS

BPBD Kabupaten HSS setiap harinya juga selalu memberikan update informasi prakiraan cuaca yang terjadi.
“Sehari dua kali diinformasikan di media sosial (Medsos) facebook dan info bencana kabupaten,” jelasnya.

Sementara itu, Halimah menceritakan, pohon kelapa tumbang mengenai dapur rumahnya diketahuinya ketika akan berwudhu salat tahajud, sekira pukul 01.00 Wita.

“Ketika akan berwudhu kaget melihat dapur sudah berantakan. Kemudian, saya rebahan lagi hingga subuh,” ceritanya.

Setelah kejadian, dirinya memberitahukan kepada anaknya yang berada di seberang rumahnya. Bahwa dapur rumahnya tertimpa pohon kelapa tumbang.

Kemudian pagi harinya, warga melaporkan kejadian pohon tumbang kepada pemerintah desa, kecamatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSS untuk melakukan penanganan selanjutnya.

“Semoga tidak terjadi pohon tumbang lagi. Pasti takut, tapi kalau sudah terjadi kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi,” katanya. (shn)

Most Read

Artikel Terbaru

/