alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Istri Tak Sanggup Melayani, Pria ini Cabuli Anak Tiri Sampai Melahirkan

KOTABARU – Merasa istri tidak mampu memuaskan nafsunya lagi, pria berinisial N (51) asal Hampang ini tega mencabuli anak tirinya sendiri sampai berulang ulang kali hingga hamil dan melahirkan.

Saat proses pencabulan itu juga disertai ancaman kepada anaknya. Menolak, bakal dipukul. Peristiwa memilukan ini berlangsung sejak bulan Oktober 2020 hingga Februari 2022.

Pertama kali, N melakukannya di jalan hauling PT STP Merah Delima Estate, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru. Sehabis menonton televisi, di tengah jalan pulang, N memaksa anak tirinya melakukan hubungan badan.

Karena takut dipukul, apalagi di tempat yang sepi, korban terpaksa melayani keinginan ayah tirinya.
Usai melampiaskan nafsu, N mengancam anak tirinya. Jika mengadu kepada ibunya, ia akan disiksa. Setelah peristiwa ini, korban menjadi pendiam.

Baca Juga :  Bayu Tamtomo Dipecat, Resmi Jadi Warga Sipil

Tak sekadar itu, N beberapa kali kembali memaksa korban berhubungan, sampai akhirnya gadis 19 tahun itu hamil dan melahirkan seorang anak laki-laki.

Kapolres Kotabaru AKBP M Gafur Aditya Harisada  Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Jalil didampingi Kapolsek Hampang Iptu Marjoko mengungkapkan, pencabulan yang dilakukan N sudah hampir 50 kali selama dua tahun.

“Saat diinterogasi, pelaku mengaku tergiur dengan anak tirinya. Ia juga beralasan karena istrinya tak sanggup melayaninya,” kata Abdul Jalil, Rabu (16/3).

Saat korban hamil, N rupanya mencari cara agar dirinya terhindar dari kecurigaan. Ia menuduh orang dekat anak tirinya yang menghamili. “Pelaku sudah diamankan di Polres Kotabaru,” ucapnya. (jum)

KOTABARU – Merasa istri tidak mampu memuaskan nafsunya lagi, pria berinisial N (51) asal Hampang ini tega mencabuli anak tirinya sendiri sampai berulang ulang kali hingga hamil dan melahirkan.

Saat proses pencabulan itu juga disertai ancaman kepada anaknya. Menolak, bakal dipukul. Peristiwa memilukan ini berlangsung sejak bulan Oktober 2020 hingga Februari 2022.

Pertama kali, N melakukannya di jalan hauling PT STP Merah Delima Estate, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru. Sehabis menonton televisi, di tengah jalan pulang, N memaksa anak tirinya melakukan hubungan badan.

Karena takut dipukul, apalagi di tempat yang sepi, korban terpaksa melayani keinginan ayah tirinya.
Usai melampiaskan nafsu, N mengancam anak tirinya. Jika mengadu kepada ibunya, ia akan disiksa. Setelah peristiwa ini, korban menjadi pendiam.

Baca Juga :  Pagi ini Upacara Pemecatan, Kapolresta Pastikan Bripka Bayu Tamtomo Berhadir

Tak sekadar itu, N beberapa kali kembali memaksa korban berhubungan, sampai akhirnya gadis 19 tahun itu hamil dan melahirkan seorang anak laki-laki.

Kapolres Kotabaru AKBP M Gafur Aditya Harisada  Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Jalil didampingi Kapolsek Hampang Iptu Marjoko mengungkapkan, pencabulan yang dilakukan N sudah hampir 50 kali selama dua tahun.

“Saat diinterogasi, pelaku mengaku tergiur dengan anak tirinya. Ia juga beralasan karena istrinya tak sanggup melayaninya,” kata Abdul Jalil, Rabu (16/3).

Saat korban hamil, N rupanya mencari cara agar dirinya terhindar dari kecurigaan. Ia menuduh orang dekat anak tirinya yang menghamili. “Pelaku sudah diamankan di Polres Kotabaru,” ucapnya. (jum)

Most Read

Artikel Terbaru

/