alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Jadi Jalan Alternatif, Jembatan Desa di Balangan Rusak

PARINGIN – Satu lagi infrastruktur publik yang mengalami kerusakan, dampak dari dijadikannya jalur alternatif semasa Jembatan Paringin belum dibuka untuk angkutan berat.

Infrastruktur yang mengalami kerusakan kali ini yaitu jembatan yang ada di Desa Lingsir, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan.

Diketahui dari warga sekitar, kondisi jembatan di desa mereka itu semakin parah ketika angkutan besar bermuatan berat terperosok saat melintasi jembatan tersebut.

Padahal, kata Imas salah seorang warga, jembatan yang menjadi akses utama warga sekitar untuk beraktivitas itu, usianya baru satu tahun setelah lantainya selesai diperbaiki tahun lalu.

“Sebelum rusak, angkutan berat silih berganti melewati jalan di sini, karena jalan alternatif yang lain sudah tidak layak untuk dilintasi lagi, banyak yang terbalik. Jadinya para sopir mencari jalan lain, dan salah satunya yang terdekat melalui desa kami ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Mudahkan Akses Sekolah, Jalan Penghubung Tiga Desa Diperbaiki

Bukan cuma jembatan, jalan desa sekitar pun sudah mulai terdapat lubang-lubang menganga akibat dilindas angkutan bermuatan berat. Sehingga mobil-mobil kecil harus ekstra hati-hati saat melintasi wilayah ini.

Saat dikonfirmasi, Kabid Bina Marga di Dinas PUPRP Kabupaten Balangan, Rina Ariyani mengungkapkan, menindaklanjuti laporan masyarakat maka perbaikan akan segera dilakukan.

Langkah awal, kata Rina sudah pihaknya lakukan dengan melakukan survei langsung ke lapangan untuk mengkaji perbaikan seperti apa yang perlu dilakukan.

“Pengecekan lokasi kemarin langsung membawa pekerjanya. Perbaikan akan dijalankan dengan sistem swakelola yang masuk pada anggaran pemeliharaan dari Dinas PUPR Kabupaten Balangan,” jelasnya. (why)

PARINGIN – Satu lagi infrastruktur publik yang mengalami kerusakan, dampak dari dijadikannya jalur alternatif semasa Jembatan Paringin belum dibuka untuk angkutan berat.

Infrastruktur yang mengalami kerusakan kali ini yaitu jembatan yang ada di Desa Lingsir, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan.

Diketahui dari warga sekitar, kondisi jembatan di desa mereka itu semakin parah ketika angkutan besar bermuatan berat terperosok saat melintasi jembatan tersebut.

Padahal, kata Imas salah seorang warga, jembatan yang menjadi akses utama warga sekitar untuk beraktivitas itu, usianya baru satu tahun setelah lantainya selesai diperbaiki tahun lalu.

“Sebelum rusak, angkutan berat silih berganti melewati jalan di sini, karena jalan alternatif yang lain sudah tidak layak untuk dilintasi lagi, banyak yang terbalik. Jadinya para sopir mencari jalan lain, dan salah satunya yang terdekat melalui desa kami ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Mudahkan Akses Sekolah, Jalan Penghubung Tiga Desa Diperbaiki

Bukan cuma jembatan, jalan desa sekitar pun sudah mulai terdapat lubang-lubang menganga akibat dilindas angkutan bermuatan berat. Sehingga mobil-mobil kecil harus ekstra hati-hati saat melintasi wilayah ini.

Saat dikonfirmasi, Kabid Bina Marga di Dinas PUPRP Kabupaten Balangan, Rina Ariyani mengungkapkan, menindaklanjuti laporan masyarakat maka perbaikan akan segera dilakukan.

Langkah awal, kata Rina sudah pihaknya lakukan dengan melakukan survei langsung ke lapangan untuk mengkaji perbaikan seperti apa yang perlu dilakukan.

“Pengecekan lokasi kemarin langsung membawa pekerjanya. Perbaikan akan dijalankan dengan sistem swakelola yang masuk pada anggaran pemeliharaan dari Dinas PUPR Kabupaten Balangan,” jelasnya. (why)

Most Read

Artikel Terbaru

/