alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Kamis, 19 Mei 2022

Rela Antre Demi Dua Liter Migor

TANUNG – Untuk mengatasi harga minyak goreng yang mahal di pasaran, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian Perdagangan (Diskop UKM Disperindag) Kabupaten Tabalong menggelar operasi pasar, Senin (14/3).

Pantauan Radar Banjarmsin, operasi itu menjual minyak goreng dengan harga Rp14 ribu perliter. Agar mencukupi, pembelian warga dibatasi hanya untuk dua liter perorang.

Kegiatan yang ditempatkan di depan Kantor Desa Harus, Kecamatan Muara Harus, Kabupaten Tabalong itu pun mendapat serbuan warga. Mereka berbodong dan rela antre untuk membeli minyak goreng harga normal itu.

Meski harus berdesakan dan berpanas-panasan, warga tetap rela membeli minyak goreng untuk kebutuhan dapurnya. Namun, pelaksanaan terlihat tetap bisa terkendali.

Baca Juga :  Stabilkan Harga Migor di Banda Aceh, Mendag Bakal Tambah Pasokan

Seorang ibu rumah tangga yang membeli minyak goreng di operasi pasar, Noor Asiyah mengatakan, harganya lebih murah, karena di pasaran harganya Rp21 ribu perliter. “Di sini harganya Rp21ribu untuk dua liter,” katanya.

Ia pun mengharapkan kepada pemerintah agar bisa mengendalikan harga minyak goreng di pasaran. “Supaya bisa sama dengan harga di operasi pasar,” cetusnya.

Kepala Diskop UKM Perindag Tabalong, Husin Ansari mengatakan, pihaknya menyiapkan minyak goring untuk dijual di operasi pasar sebanyak 2.400 liter untuk dua lokasi. “Di Kecamatan Muara Harus dan Jaro,” katanya.

Pembelian minyak goreng yang dibatasi pun diakui untuk pemerataan kepada masyarakat. Jadi tidak ada yang bisa membeli dengan memborong. (ibn)

Baca Juga :  Harga Minyak Goreng Masih Mahal

TANUNG – Untuk mengatasi harga minyak goreng yang mahal di pasaran, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian Perdagangan (Diskop UKM Disperindag) Kabupaten Tabalong menggelar operasi pasar, Senin (14/3).

Pantauan Radar Banjarmsin, operasi itu menjual minyak goreng dengan harga Rp14 ribu perliter. Agar mencukupi, pembelian warga dibatasi hanya untuk dua liter perorang.

Kegiatan yang ditempatkan di depan Kantor Desa Harus, Kecamatan Muara Harus, Kabupaten Tabalong itu pun mendapat serbuan warga. Mereka berbodong dan rela antre untuk membeli minyak goreng harga normal itu.

Meski harus berdesakan dan berpanas-panasan, warga tetap rela membeli minyak goreng untuk kebutuhan dapurnya. Namun, pelaksanaan terlihat tetap bisa terkendali.

Baca Juga :  Harga Minyak Goreng Masih Mahal

Seorang ibu rumah tangga yang membeli minyak goreng di operasi pasar, Noor Asiyah mengatakan, harganya lebih murah, karena di pasaran harganya Rp21 ribu perliter. “Di sini harganya Rp21ribu untuk dua liter,” katanya.

Ia pun mengharapkan kepada pemerintah agar bisa mengendalikan harga minyak goreng di pasaran. “Supaya bisa sama dengan harga di operasi pasar,” cetusnya.

Kepala Diskop UKM Perindag Tabalong, Husin Ansari mengatakan, pihaknya menyiapkan minyak goring untuk dijual di operasi pasar sebanyak 2.400 liter untuk dua lokasi. “Di Kecamatan Muara Harus dan Jaro,” katanya.

Pembelian minyak goreng yang dibatasi pun diakui untuk pemerataan kepada masyarakat. Jadi tidak ada yang bisa membeli dengan memborong. (ibn)

Baca Juga :  Disidak, Rak Minyak Goreng Dibiarkan Kosong

Most Read

Artikel Terbaru

/