alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Jalan Tergenang, Lubang Tak Terlihat

BANJARMASIN – Intensitas hujan yang turun cukup tinggi membuat ruas jalan di Banjarmasin tergenang kemarin. Salah satunya di Jalan Pangeran Hidayatullah. Kondisinya bahkan sangat memprihatinkan.

Pasalnya di bawah genangan banyak terdapat lubang yang bisa membuat pengendara motor celaka. Mirisnya lagi, di kawasan ini tak ada drainase untuk mengalirkan genangan air. “Tak hati-hati bisa terperosok. Lubangnya tak terlihat,” keluh Abadi, salah satu pengendara kemarin.

Ruas jalan ini sendiri adalah jalan alternatif bagi warga menuju Jalan Ahmad Yani, selain dari arah dalam kota. Meski jalan alternatif, namun kondisinya tak senyaman di dalam kota. Apalagi truk angkutan yang tak bisa leluasa masuk kota juga memilih jalan ini. Akhirnya, kepadatan pun kerap terjadi.

Baca Juga :  DPRD Minta Proyek Jembatan HKSN Diaudit

Menurut Abadi, tak sekali dua banyak pengendara yang jatuh gara-gara menghindari lubang. Untungnya tak sampai menimbulkan korban jiwa. “Apakah harus menunggu korban jiwa dulu baru diperbaiki. Jalan ini sebentar saja hujan, maka akan tergenang,” ujarnya.

Karena kerap digenangi air, aspalnya pun tak bertahan lama. Terkelupas dan membuat lubang semakin besar. “Ini jalan kota, yang seharusnya tak ada pemandangan seperti ini,” imbuhnya.

Dikonfirmasi soal ini, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib mengungkapkan, tahun ini ruas jalan tersebut bakal ditangani. Sebesar Rp3,8 miliar sudah disiapkan untuk perbaikan.

Tak hanya perbaikan aspal yang berlubang, pihaknya juga akan membuat saluran air atau drainase agar tak terjadi lagi genangan yang membuat aspal rusak.

Baca Juga :  Jadi Jalan Alternatif, Jembatan Desa di Balangan Rusak

Khusus perbaikan jalan, penangananya aspalnya akan ditinggikan sepanjang 450 meter. Lokasinya dari turun Jembatan Benua Anyar sampai perempatan Sultan Adam-Sungai Andai. “Peninggian memakai agregat kelas A dengan lapisan aspal beton, sehingga tak mudah rusak,” bebernya.

Sementara, untuk saluran air yang memang di area ini belum ada, akan dikerjakan sepanjang 200 meter. “Tahun ini satu sisi jalan dulu yang dibuat saluranya,” tandasnya. (mof/by/ran)

BANJARMASIN – Intensitas hujan yang turun cukup tinggi membuat ruas jalan di Banjarmasin tergenang kemarin. Salah satunya di Jalan Pangeran Hidayatullah. Kondisinya bahkan sangat memprihatinkan.

Pasalnya di bawah genangan banyak terdapat lubang yang bisa membuat pengendara motor celaka. Mirisnya lagi, di kawasan ini tak ada drainase untuk mengalirkan genangan air. “Tak hati-hati bisa terperosok. Lubangnya tak terlihat,” keluh Abadi, salah satu pengendara kemarin.

Ruas jalan ini sendiri adalah jalan alternatif bagi warga menuju Jalan Ahmad Yani, selain dari arah dalam kota. Meski jalan alternatif, namun kondisinya tak senyaman di dalam kota. Apalagi truk angkutan yang tak bisa leluasa masuk kota juga memilih jalan ini. Akhirnya, kepadatan pun kerap terjadi.

Baca Juga :  374 Miliar untuk Jalan dan Jembatan di Kalsel

Menurut Abadi, tak sekali dua banyak pengendara yang jatuh gara-gara menghindari lubang. Untungnya tak sampai menimbulkan korban jiwa. “Apakah harus menunggu korban jiwa dulu baru diperbaiki. Jalan ini sebentar saja hujan, maka akan tergenang,” ujarnya.

Karena kerap digenangi air, aspalnya pun tak bertahan lama. Terkelupas dan membuat lubang semakin besar. “Ini jalan kota, yang seharusnya tak ada pemandangan seperti ini,” imbuhnya.

Dikonfirmasi soal ini, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib mengungkapkan, tahun ini ruas jalan tersebut bakal ditangani. Sebesar Rp3,8 miliar sudah disiapkan untuk perbaikan.

Tak hanya perbaikan aspal yang berlubang, pihaknya juga akan membuat saluran air atau drainase agar tak terjadi lagi genangan yang membuat aspal rusak.

Baca Juga :  Jadi Jalan Alternatif, Jembatan Desa di Balangan Rusak

Khusus perbaikan jalan, penangananya aspalnya akan ditinggikan sepanjang 450 meter. Lokasinya dari turun Jembatan Benua Anyar sampai perempatan Sultan Adam-Sungai Andai. “Peninggian memakai agregat kelas A dengan lapisan aspal beton, sehingga tak mudah rusak,” bebernya.

Sementara, untuk saluran air yang memang di area ini belum ada, akan dikerjakan sepanjang 200 meter. “Tahun ini satu sisi jalan dulu yang dibuat saluranya,” tandasnya. (mof/by/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/