alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Aksi Kedua Ayah dan Anak Spesialis Pembobol Rumah

BANJARMASIN – Dua macan mengungkap kasus pembongkaran rumah yang dilakoni ayah dan anak.

Macan Alalak dari Unit Reskrim Polsek Alalak yang dibantu Macan Bahalap dari Satreskrim Polres Batola.
Selasa (8/3), Abdul Basid (45) dan anaknya Ferdyan Gunawan (24) diringkus.

Kedua tersangka tercatat sebagai warga Jalan Tembus Mantuil Gang Bersama, Banjarmasin Selatan.
Korban adalah Gisna Saufita (20) yang mengontrak rumah di Jalan Griya Permata Kompleks Cinta Mulia, Kabupaten Barito Kuala.

Rumahnya dibobol maling saat ia sedang keluar.

“Ketika korban pulang, pintu rumahnya sudah terbuka lebar,” kata Kapolsek Alalak, Ipda M Eko Suhansyah, kemarin (10/3).

“Yang dilaporkan hilang adalah sebuah laptop dan jam tangan. Kerugiannya sebesar Rp12,3 juta,” tambahnya.

Baca Juga :  Komplotan Pencuri Alat Mesin Pertanian Diamankan

Pelaku memasuki rumah dengan merusak kunci pintu depan.

“Kasus ini terungkap berkat keterangan sejumlah warga. Sampai akhirnya kami memperoleh ciri-ciri ayah dan anak ini,” jelasnya.

Yang menarik, keduanya juga pernah ditangkap dengan kasus serupa oleh Polsek Banjarmasin Selatan. Dan sudah bebas dari bui.

Ini bukan rumah pertama yang dibobol. Sebelumnya pada 22 Februari, mereka membobol di Kompleks Griya Annisa Permai Blok H. Masih di Kecamatan Alalak.

“Jadi ini aksinya yang kedua. Mereka beraksi malam hari. Tapi kemungkinan memantau targetnya dulu pada siang hari,” jelas Eko.

Sebagai barang bukti, ada obeng dan sepeda motor yang dipakai saat beraksi. “Seorang penadah juga ditangkap. Dia membeli laptop dari pelaku dengan harga Rp1,2 juta,” sebutnya.

Baca Juga :  200 Murnya Raib, Jembatan Bromo Masih Aman Dilintasi

Keduanya dijerat dengan pasal 363 KUHPidana. “Ancamannya paling lama tujuh tahun penjara,” pungkasnya. (lan/at/fud)

BANJARMASIN – Dua macan mengungkap kasus pembongkaran rumah yang dilakoni ayah dan anak.

Macan Alalak dari Unit Reskrim Polsek Alalak yang dibantu Macan Bahalap dari Satreskrim Polres Batola.
Selasa (8/3), Abdul Basid (45) dan anaknya Ferdyan Gunawan (24) diringkus.

Kedua tersangka tercatat sebagai warga Jalan Tembus Mantuil Gang Bersama, Banjarmasin Selatan.
Korban adalah Gisna Saufita (20) yang mengontrak rumah di Jalan Griya Permata Kompleks Cinta Mulia, Kabupaten Barito Kuala.

Rumahnya dibobol maling saat ia sedang keluar.

“Ketika korban pulang, pintu rumahnya sudah terbuka lebar,” kata Kapolsek Alalak, Ipda M Eko Suhansyah, kemarin (10/3).

“Yang dilaporkan hilang adalah sebuah laptop dan jam tangan. Kerugiannya sebesar Rp12,3 juta,” tambahnya.

Baca Juga :  Komplotan Pencuri Alat Mesin Pertanian Diamankan

Pelaku memasuki rumah dengan merusak kunci pintu depan.

“Kasus ini terungkap berkat keterangan sejumlah warga. Sampai akhirnya kami memperoleh ciri-ciri ayah dan anak ini,” jelasnya.

Yang menarik, keduanya juga pernah ditangkap dengan kasus serupa oleh Polsek Banjarmasin Selatan. Dan sudah bebas dari bui.

Ini bukan rumah pertama yang dibobol. Sebelumnya pada 22 Februari, mereka membobol di Kompleks Griya Annisa Permai Blok H. Masih di Kecamatan Alalak.

“Jadi ini aksinya yang kedua. Mereka beraksi malam hari. Tapi kemungkinan memantau targetnya dulu pada siang hari,” jelas Eko.

Sebagai barang bukti, ada obeng dan sepeda motor yang dipakai saat beraksi. “Seorang penadah juga ditangkap. Dia membeli laptop dari pelaku dengan harga Rp1,2 juta,” sebutnya.

Baca Juga :  Sopir Bus Banjarbakula Jadi Korban, Pelakunya Penumpang Sendiri

Keduanya dijerat dengan pasal 363 KUHPidana. “Ancamannya paling lama tujuh tahun penjara,” pungkasnya. (lan/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/