alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Pemilik Tempat Usaha Arisan Ikut Diperiksa, Polisi Lacak Aliran Dana Arisan

BANJARMASIN – Pasangan suami istri Briptu MS dan Rizky Amalia sudah ditahan. Tapi kasus arisan bodong yang merugikan ratusan korban hingga Rp9 miliar itu tampaknya masih panjang.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Alfian Tri Permadi mengatakan, sejumlah aset-aset berharga tersangka telah disita.

Termasuk rumah yang baru mereka beli di Kompleks Grand Nuriz Jalan Pramuka, Banjarmasin Timur.

“Kami masih menelusuri asetnya, itu butuh waktu. Kami harus mengkroscek keterangan yang telah disampaikan tersangka,” kata Alfian, kemarin (2/3).

Mengingat banyaknya jumlah korban, investigasi menggabungkan sumber daya penyidik dari Polresta Banjarmasin dan Polda Kalsel.

Perihal beberapa tempat usaha yang terkait dengan nama Rizky, polisi juga masih mendalaminya. Salah satunya adalah sebuah kafe kopi di kawasan Kota Lama, Banjarmasin Tengah.

Baca Juga :  Terlibat Arisan Bodong, Suami Rizky Amelia Jadi Tersangka

“Beberapa owner (pemilik usaha) yang berkaitan kami panggil. Mereka ditanya dari mana sumber modalnya, sahamnya milik siapa… itu yang sedang kami gali,” bebernya.

“Bila ada kaitan aliran dana, maka (tempat usahanya) akan kami sita,” tegas Alfian.

Diwartakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Moch Rifai mengatakan suami Rizky yang bertugas di Mapolresta Banjarmasin ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti menikmati hasil arisan tersebut. MS sempat berhari-hari diperiksa oleh Bidang Propam.

Pasangan ini dijerat dengan pasal berlapis 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. Ditambah pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). (lan/fud)

BANJARMASIN – Pasangan suami istri Briptu MS dan Rizky Amalia sudah ditahan. Tapi kasus arisan bodong yang merugikan ratusan korban hingga Rp9 miliar itu tampaknya masih panjang.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Alfian Tri Permadi mengatakan, sejumlah aset-aset berharga tersangka telah disita.

Termasuk rumah yang baru mereka beli di Kompleks Grand Nuriz Jalan Pramuka, Banjarmasin Timur.

“Kami masih menelusuri asetnya, itu butuh waktu. Kami harus mengkroscek keterangan yang telah disampaikan tersangka,” kata Alfian, kemarin (2/3).

Mengingat banyaknya jumlah korban, investigasi menggabungkan sumber daya penyidik dari Polresta Banjarmasin dan Polda Kalsel.

Perihal beberapa tempat usaha yang terkait dengan nama Rizky, polisi juga masih mendalaminya. Salah satunya adalah sebuah kafe kopi di kawasan Kota Lama, Banjarmasin Tengah.

Baca Juga :  Kasus Arisan Online Disidangkan Usai Lebaran

“Beberapa owner (pemilik usaha) yang berkaitan kami panggil. Mereka ditanya dari mana sumber modalnya, sahamnya milik siapa… itu yang sedang kami gali,” bebernya.

“Bila ada kaitan aliran dana, maka (tempat usahanya) akan kami sita,” tegas Alfian.

Diwartakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Moch Rifai mengatakan suami Rizky yang bertugas di Mapolresta Banjarmasin ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti menikmati hasil arisan tersebut. MS sempat berhari-hari diperiksa oleh Bidang Propam.

Pasangan ini dijerat dengan pasal berlapis 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. Ditambah pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). (lan/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/