alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Thursday, 26 May 2022

Angin Hancurkan Rumah di 9 Desa

MARTAPURA – Hujan deras disertai angin kencang pada Senin (28/2) sore membuat seratus lebih rumah yang tersebar di sembilan desa di Kabupaten Banjar porakporanda dihajar angin puting beliung.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar, dari sembilan desa yang terdampak delapan di antaranya berada di Kecamatan Sungai Tabuk.

Yakni, Desa Sungai Bangkal, Desa Sungai Tabuk Keramat, Desa Lok Buntar, Desa Pembantanan, Desa Gudang Tengah, Desa Sungai Pinang Lama, Desa Pemakuan dan Sungai Tabuk Kota.

Sedangkan satu desa lagi berada di Kecamatan Martapura Barat, yakni Desa Sungai Rangas Hambuku.

Camat Sungai Tabuk, Taufiqurrahman mengatakan, total ada 137 rumah dan tujuh bangunan gudang bata yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung di delapan desa di Kecamatan Sungai Tabuk.

Baca Juga :  Angin Puting Beliung Rusak Tiga Rumah Warga di Kurau

Ditambahkannya, dari delapan desa itu, kondisi Desa Pemakuan yang paling parah, karena jumlah rumah yang rusak mencapai 64 unit. “Sedangkan di Desa Sungai Tabuk Keramat rumah yang 33 unit. Lalu di Desa Lok Buntar ada 23 rumah dan 7 gudang bata yang rusak,” tambahnya.

Di luar dari tiga desa itu, menurut Taufiq, jumlah rumah yang rusak hanya satu sampai 4 unit. “Rumah yang rusak tidak di satu tempat, tapi spot-spot sesuai arah angin,” ujarnya.

Sementara itu di Desa Sungai Rangas Hambuku, Kecamatan Martapura Barat, Kepala Pelaksana BPBD Banjar, Ahmad Solhan menyebut, hanya ada satu rumah yang rusak. “Tapi data keseluruhan masih sementara, karena bisa bertambah,” sebutnya.

Dia menyampaikan, pihaknya sudah mengirim bantuan logistik ke lokasi bencana untuk para korban. “Di sana juga sudah didirikan dapur umum,” ucapnya.

Baca Juga :  9 Rumah Dihempas Puting Beliung, Dapat Bantuan Forkopimcam Babirik

Para korban kata dia, sebagian mengungsi ke kerabatnya. Beberapa juga memilih bertahan di rumahnya yang mengalami rusak ringan. “Perbaikan rumah yang rusak segera dilakukan dengan dibantu TNI. Nanti dananya menggunakan BTT Pemkab Banjar,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Desa Pemakuan Laut, Hamdani menceritakan, terjangan angin puting beliung di daerahnya berlangsung sekitar pukul 16.40 Wita. “Angin langsung datang dan menerjang rumah-rumah,” paparnya.

Warga yang rumahnya hancur akibat angin puting beliung, kemudian diungsikan ke rumah sanak keluarga dan tetangga, sambil menunggu datangnya bantuan. “Kami kemudian menghubungi BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Banjar untuk meminta bantuan,” pungkas Hamdani. (ris/by/ran)

MARTAPURA – Hujan deras disertai angin kencang pada Senin (28/2) sore membuat seratus lebih rumah yang tersebar di sembilan desa di Kabupaten Banjar porakporanda dihajar angin puting beliung.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar, dari sembilan desa yang terdampak delapan di antaranya berada di Kecamatan Sungai Tabuk.

Yakni, Desa Sungai Bangkal, Desa Sungai Tabuk Keramat, Desa Lok Buntar, Desa Pembantanan, Desa Gudang Tengah, Desa Sungai Pinang Lama, Desa Pemakuan dan Sungai Tabuk Kota.

Sedangkan satu desa lagi berada di Kecamatan Martapura Barat, yakni Desa Sungai Rangas Hambuku.

Camat Sungai Tabuk, Taufiqurrahman mengatakan, total ada 137 rumah dan tujuh bangunan gudang bata yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung di delapan desa di Kecamatan Sungai Tabuk.

Baca Juga :  9 Rumah Dihempas Puting Beliung, Dapat Bantuan Forkopimcam Babirik

Ditambahkannya, dari delapan desa itu, kondisi Desa Pemakuan yang paling parah, karena jumlah rumah yang rusak mencapai 64 unit. “Sedangkan di Desa Sungai Tabuk Keramat rumah yang 33 unit. Lalu di Desa Lok Buntar ada 23 rumah dan 7 gudang bata yang rusak,” tambahnya.

Di luar dari tiga desa itu, menurut Taufiq, jumlah rumah yang rusak hanya satu sampai 4 unit. “Rumah yang rusak tidak di satu tempat, tapi spot-spot sesuai arah angin,” ujarnya.

Sementara itu di Desa Sungai Rangas Hambuku, Kecamatan Martapura Barat, Kepala Pelaksana BPBD Banjar, Ahmad Solhan menyebut, hanya ada satu rumah yang rusak. “Tapi data keseluruhan masih sementara, karena bisa bertambah,” sebutnya.

Dia menyampaikan, pihaknya sudah mengirim bantuan logistik ke lokasi bencana untuk para korban. “Di sana juga sudah didirikan dapur umum,” ucapnya.

Baca Juga :  Satu Menara Masjid Islamic Center Roboh

Para korban kata dia, sebagian mengungsi ke kerabatnya. Beberapa juga memilih bertahan di rumahnya yang mengalami rusak ringan. “Perbaikan rumah yang rusak segera dilakukan dengan dibantu TNI. Nanti dananya menggunakan BTT Pemkab Banjar,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Desa Pemakuan Laut, Hamdani menceritakan, terjangan angin puting beliung di daerahnya berlangsung sekitar pukul 16.40 Wita. “Angin langsung datang dan menerjang rumah-rumah,” paparnya.

Warga yang rumahnya hancur akibat angin puting beliung, kemudian diungsikan ke rumah sanak keluarga dan tetangga, sambil menunggu datangnya bantuan. “Kami kemudian menghubungi BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Banjar untuk meminta bantuan,” pungkas Hamdani. (ris/by/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/