alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Normalisasi Sungai Dipastikan Tertunda, Berdalih Ada Penundaan Lelang

BANJARMASIN – Program normalisasi sungai yang digembar-gemborkan Pemko Banjarmasin kemarin dipastikan tertunda.

Pengerukan sungai yang sempat digencarkan pada akhir tahun lalu sampai awal tahun tadi pun terhenti. Setidaknya untuk beberapa bulan.

Normalisasi sungai ini untuk mencegah banjir parah pada Januari 2021 berulang.

Ketika dikonfirmasi, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina membenarkan penundaan tersebut. Alasannya, adanya penundaan penayangan lelang di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

“Tapi dari laporan pak sekda dan pak asisten II, proses lelang akan dipercepat lagi. Termasuk untuk program normalisasi sungai ini,” ujarnya kemarin (1/3).

Yang terakhir ditangani adalah Sungai Ahmad Yani. Dia berharap, berikutnya pemko bisa menangani Sungai Veteran.

Baca Juga :  Kebagian Jatah Bantuan Bank Dunia, Penataan Sungai Veteran Tunggu 2023

“Prioritasnya adalah Jalan Veteran. Paling tidak bisa mengembalikan fungsi sungai di sana,” tambahnya.

“Kami juga meminta bantuan Balai Sungai. Karena ada bantuan luar negeri untuk enam kota di Indonesia, termasuk Banjarmasin,” sebutnya.

Di Veteran, pemko memiliki PR (pekerjaan rumah) besar untuk melanjutkan pembebasan lahan. Karena ada rencana untuk membelah jalan di sana dengan sungai.

Ditanya soal itu, Ibnu tak memberikan jawaban gamblang. “Intinya, saat ini kami ingin sungai itu berfungsi dulu,” pungkasnya. (war/fud)

BANJARMASIN – Program normalisasi sungai yang digembar-gemborkan Pemko Banjarmasin kemarin dipastikan tertunda.

Pengerukan sungai yang sempat digencarkan pada akhir tahun lalu sampai awal tahun tadi pun terhenti. Setidaknya untuk beberapa bulan.

Normalisasi sungai ini untuk mencegah banjir parah pada Januari 2021 berulang.

Ketika dikonfirmasi, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina membenarkan penundaan tersebut. Alasannya, adanya penundaan penayangan lelang di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

“Tapi dari laporan pak sekda dan pak asisten II, proses lelang akan dipercepat lagi. Termasuk untuk program normalisasi sungai ini,” ujarnya kemarin (1/3).

Yang terakhir ditangani adalah Sungai Ahmad Yani. Dia berharap, berikutnya pemko bisa menangani Sungai Veteran.

Baca Juga :  Dapat Bantuan Bank Dunia, Sungai di Banjarmasin Bisa Seindah di Belanda

“Prioritasnya adalah Jalan Veteran. Paling tidak bisa mengembalikan fungsi sungai di sana,” tambahnya.

“Kami juga meminta bantuan Balai Sungai. Karena ada bantuan luar negeri untuk enam kota di Indonesia, termasuk Banjarmasin,” sebutnya.

Di Veteran, pemko memiliki PR (pekerjaan rumah) besar untuk melanjutkan pembebasan lahan. Karena ada rencana untuk membelah jalan di sana dengan sungai.

Ditanya soal itu, Ibnu tak memberikan jawaban gamblang. “Intinya, saat ini kami ingin sungai itu berfungsi dulu,” pungkasnya. (war/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/