alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Transportasi Massal Semakin Diminati Urang Banua

BANJARMASIN – Moda transpormasi massal mulai diminati masyarakat Kalsel. Buktinya, warga yang naik Bus Rapid Transit (BRT) dan Buy The Service (BTS) atau teman bus mencapai ratusan orang perhari.

Dinas Perhubungan Kalsel mencatat, dari 11 unit armada bus jurusan Banjarmasin-Banjarbaru, dari koridor Siring O KM Banjarmasin-Terminal Gambut Barakat, jumlahnya penumpangnya sempat mencapai 656 dalam sehari.

“Ini menunjukkan masyarakat sudah semakin dewasa dengan pemanfaatan transportasi massal. Semakin hari semakin banyak yang memanfaatkannya,” ujar Sekretaris Dishub Kalsel, Mirhansyah kemarin.

Untuk diketahui, moda transportasi massal baru ini, khusus BRT dikelola langsung oleh pemprov. Sementara, BTS masih dikelola oleh Kementerian Perhubungan.

Kemudahan masyarakat menggunakan moda transportasi ini sudah lebih nyaman. Tak lagi perlu menunggu lama bus datang. Bahkan koridor pun sudah semakin banyak. Terbaru, adalah koridor Terminal km 6 Banjarmasin – Kampus Universitas Muhammad Banjarmasin, Handil Bakti Barito Kuala.

Saat ini ada total 14 armada inti dan 2 cadangan yang dikerahkan. Pemberhentiannya pun sudah semakin banyak, yakni 34 titik. Terdiri 5 buah halte dan 29 titik bus stop.

Dishub berencana menambah rute lain, yakni Terminal Km 17 Gambut Barakat – Bentok (Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut) dengan jumlah pemberhentian 26 titik. Rute ini bakal menyediakan halte sebanyak 5 buah dan Bus Stop sebanyak 21 buah. “Armada bus dalam proses pembuatan, rencana kebutuhan sebanyak 21 unit,” terang Mirhan.

Baca Juga :  Bus Trans Mulai Sasar Tanah Laut

Selain itu bebernya, rencana rute Terminal KM 17 Gambut Barakat – Banjarbaru. Jurusan ini menyediakan jumlah pemberhentian sebanyak 22 titik, sebanyak 17 buah dan 5 bus stop. “Sudah datang 9 unit bus dari total kebutuhan 20 unit armada,” tukasnya.

Mirhan menambahkan, selain BRT yang peminatnya terus tinggi, penumpang BTS pun semakin hari semakin bertambah. Apalagi koridornya mulai ditambah dengan masuk ke dalam kota Banjarmasin. Sebelumnya, bus ini hanya melayani rute Terminal KM 6-Handil Bakti.

Sekarang bahkan sudah menyasar Terminal KM 6-Siring Nol KM. Tak hanya itu, bus yang baru beroperasi ini juga sudah menyasar Terminal KM 6-Terminal Gambut Barakat KM-17. “Tarifnya masih gratis. Banyak warga yang memanfaatkan dan penasaran. Semoga ini sebagai kemajuan transportasi di Kalsel,” ucapnya.

Saat ini baru ada 15 unit bus berwarna hijau ini. Ke depan, rencananya pemerintah pusat akan menambah hingga totalnya sebanyak 105 unit. “Kami masih menunggu hingga semua koridor terlayani. Ini pun sudah sangat membantu BRT yang ada,” imbuhnya.

Baca Juga :  Bandara Syamsudin Noor Tambah Dua Maskapai Baru

Sedianya, operasional BTS melayani empat koridor, yaitu Terminal KM 17 – Terminal Simpang Empat, Taman Siring KM 0 Banjarmasin – Terminal KM 17, Terminal Handil Bakti – Terminal KM 6 – Simpang Empat Jalan Trans Kalimantan, dan Terminal KM 17 Gambut Barakat – Simpang 3 Bentok (bundaran lik-Liangangang).

Termasuk nantinya koridor Terminal Km 17 – Pelabuhan Trisakti, Handil Bakti – Marabahan, Batibati – Pelaihari, dan Masjid Alkaromah – arah Mataraman. “Sambil menunggu kiriman bus nya. Untuk sopirnya semua sudah disiapkan,” tandasnya.

Salah seorang penumpang angkutan massal ini, Herlinda mengaku sangat senang kehadiran BTS. Dia yang berasal dari Handil Bakti, tak perlu lagi susah payah mencari angkutan lain ketika menuju ke Jalan Pramuka. “Apalagi masih gratis. Saya tinggal keluar komplek, menunggu sebentar sudah ada bus,” tuturnya.

Soal kenyamanan, dia menuturkan sangat jauh berbeda dengan angkutan lain seperti berbau tak enak. “Apalagi AC nya dingin sekali. Semoga bus nya terus bertambah seperti di pulau Jawa yang tiap menit tiba di halte,” harapnya. (mof/by/ran)

BANJARMASIN – Moda transpormasi massal mulai diminati masyarakat Kalsel. Buktinya, warga yang naik Bus Rapid Transit (BRT) dan Buy The Service (BTS) atau teman bus mencapai ratusan orang perhari.

Dinas Perhubungan Kalsel mencatat, dari 11 unit armada bus jurusan Banjarmasin-Banjarbaru, dari koridor Siring O KM Banjarmasin-Terminal Gambut Barakat, jumlahnya penumpangnya sempat mencapai 656 dalam sehari.

“Ini menunjukkan masyarakat sudah semakin dewasa dengan pemanfaatan transportasi massal. Semakin hari semakin banyak yang memanfaatkannya,” ujar Sekretaris Dishub Kalsel, Mirhansyah kemarin.

Untuk diketahui, moda transportasi massal baru ini, khusus BRT dikelola langsung oleh pemprov. Sementara, BTS masih dikelola oleh Kementerian Perhubungan.

Kemudahan masyarakat menggunakan moda transportasi ini sudah lebih nyaman. Tak lagi perlu menunggu lama bus datang. Bahkan koridor pun sudah semakin banyak. Terbaru, adalah koridor Terminal km 6 Banjarmasin – Kampus Universitas Muhammad Banjarmasin, Handil Bakti Barito Kuala.

Saat ini ada total 14 armada inti dan 2 cadangan yang dikerahkan. Pemberhentiannya pun sudah semakin banyak, yakni 34 titik. Terdiri 5 buah halte dan 29 titik bus stop.

Dishub berencana menambah rute lain, yakni Terminal Km 17 Gambut Barakat – Bentok (Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut) dengan jumlah pemberhentian 26 titik. Rute ini bakal menyediakan halte sebanyak 5 buah dan Bus Stop sebanyak 21 buah. “Armada bus dalam proses pembuatan, rencana kebutuhan sebanyak 21 unit,” terang Mirhan.

Baca Juga :  Akan Terapkan Tiket Elektronik di Pelabuhan Ferry Batulicin-Tanjung Serdang

Selain itu bebernya, rencana rute Terminal KM 17 Gambut Barakat – Banjarbaru. Jurusan ini menyediakan jumlah pemberhentian sebanyak 22 titik, sebanyak 17 buah dan 5 bus stop. “Sudah datang 9 unit bus dari total kebutuhan 20 unit armada,” tukasnya.

Mirhan menambahkan, selain BRT yang peminatnya terus tinggi, penumpang BTS pun semakin hari semakin bertambah. Apalagi koridornya mulai ditambah dengan masuk ke dalam kota Banjarmasin. Sebelumnya, bus ini hanya melayani rute Terminal KM 6-Handil Bakti.

Sekarang bahkan sudah menyasar Terminal KM 6-Siring Nol KM. Tak hanya itu, bus yang baru beroperasi ini juga sudah menyasar Terminal KM 6-Terminal Gambut Barakat KM-17. “Tarifnya masih gratis. Banyak warga yang memanfaatkan dan penasaran. Semoga ini sebagai kemajuan transportasi di Kalsel,” ucapnya.

Saat ini baru ada 15 unit bus berwarna hijau ini. Ke depan, rencananya pemerintah pusat akan menambah hingga totalnya sebanyak 105 unit. “Kami masih menunggu hingga semua koridor terlayani. Ini pun sudah sangat membantu BRT yang ada,” imbuhnya.

Baca Juga :  Tahun Ini Boleh Mudik Lebaran

Sedianya, operasional BTS melayani empat koridor, yaitu Terminal KM 17 – Terminal Simpang Empat, Taman Siring KM 0 Banjarmasin – Terminal KM 17, Terminal Handil Bakti – Terminal KM 6 – Simpang Empat Jalan Trans Kalimantan, dan Terminal KM 17 Gambut Barakat – Simpang 3 Bentok (bundaran lik-Liangangang).

Termasuk nantinya koridor Terminal Km 17 – Pelabuhan Trisakti, Handil Bakti – Marabahan, Batibati – Pelaihari, dan Masjid Alkaromah – arah Mataraman. “Sambil menunggu kiriman bus nya. Untuk sopirnya semua sudah disiapkan,” tandasnya.

Salah seorang penumpang angkutan massal ini, Herlinda mengaku sangat senang kehadiran BTS. Dia yang berasal dari Handil Bakti, tak perlu lagi susah payah mencari angkutan lain ketika menuju ke Jalan Pramuka. “Apalagi masih gratis. Saya tinggal keluar komplek, menunggu sebentar sudah ada bus,” tuturnya.

Soal kenyamanan, dia menuturkan sangat jauh berbeda dengan angkutan lain seperti berbau tak enak. “Apalagi AC nya dingin sekali. Semoga bus nya terus bertambah seperti di pulau Jawa yang tiap menit tiba di halte,” harapnya. (mof/by/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/