alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Dituding Bayar Wasit, Barito Putera Sesalkan Pernyataan Sergio

GIANYAR – Barito Putera harus puas berbagi angka 1-1 kala bersua Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (27/2) malam. Gol semata wayang The Yellow Rivers diciptakan Rafael Silva pada menit 63, setelah sebelumnya mereka tertinggal lebih dulu lewat gol Jabar Sharza di menit 55.

Satu poin membuat Barito masih bertahan di peringkat 15 dengan 27 poin. Sedangkan Persiraja juga tak beranjak dari posisi paling buncit 18 dengan 13 poin.

Pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya meski hanya bisa memetik satu poin. “Para pemain sudah berusaha sekuat tenaga menjalankan strategi sesuai yang saya inginkan. Hanya saja, ada beberapa hal di babak pertama yang belum sesuai rencana,” ungkapnya.

Di babak kedua, Barito mencoba melakukan perubahan. “Kami berhasil meningkatkan intensitas serangan yang berujung dengan gol untuk menyamakan kedudukan. Hasil ini harus kami syukuri sebagai sebuah kerja keras. Kami mampu dapat poin hari ini,” ungkapnya.

Coach RD juga menyoroti banyaknya peluang yang didapat anak asuhnya. Menurutnya, serangan sporadis yang dilancarkan Rizky Pora cs urung membuahkan gol lantaran rapatnya pertahanan Persiraja. “Ada 10 pemain Persiraja di sepertiga daerah pertahanannya saat Barito melancarkan serangan. Beberapa peluang yang mengarah ke gawang berhasil diblok. Kami sudah maksimalkan semua kombinasi serangan, termasuk tendangan jarak jauh yang akhirnya menghasilkan gol,” tambahnya.

Baca Juga :  Drama Satu Poin Barito Putera

Perjuangan Barito akan semakin berat melihat jadwal kompetisi. The Yellow Rivers harus meladeni tim papan atas Arema FC pada Sabtu (5/3) mendatang. Coach RD berharap anak asuhnya bisa mencuri setidaknya satu poin agar bisa menjauh dari zona degradasi. “Saya berharap bisa mencuri poin di setiap sisa laga. Termasuk mencuri minimal satu poin dengan tim-tim yang notabene dianggap memiliki kualitas di atas Barito,” pungkasnya.

Dituding Bayar Wasit, Sesalkan Sergio

Pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan mengungkapkan alasannya cekcok dengan pelatih Persiraja Banda Aceh, Sergio Alexandre saat kedua tim bermain imbang 1-1 dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Minggu (27/2) malam.

Kedua pelatih disebut terlibat konfrontasi yang cukup panas pada pertengahan laga. Rahmad Darmawan mengaku kecewa dengan sikap Sergio Alexandre yang tidak menaruh rasa hormat dengan menyebut Barito membayar wasit.

Pelatih asal Brasil itu bertanya “Berapa Barito membayar wasit?,”. Parahnya lagi, saat mengucap kata-kata itu Sergio Alexandre menatap tajam ke arah Rahmad Darmawan, sehingga Coach RD bereaksi.

Baca Juga :  Fans Percaya, Barito Akan Bertahan di Liga 1

“Saya perlu jelaskan insiden ini. Sebetulnya dalam sebuah pertandingan itu adalah hal biasa, kami diuntungkan dan kadang dirugikan. Kemarin (lawan Persija, Red) tim saya dirugikan (gol Renan dianulir). Tapi, saya tidak berkata ‘Berapa Dibayar’. Ini menurut saya perlu diluruskan karena ketika dia bicara begitu, wajah dia ke arah saya. Makanya saya respons,” tuturnya.

RD menambahkan sebagai pelatih profesional seharusnya Sergio Alexandre bisa bersikap baik. Terlebih dengan statusnya sebagai pelatih asing seharusnya bisa menjadi contoh dalam memberikan attitude atau etika.
“Seharusnya sebagai pelatih profesional dia tidak boleh bicara begitu. Sebagai seorang pelatih asing, dia datang ke Indonesia dan cari makan ke sini. Dia seharusnya menghormati sepak bola Indonesia dengan proporsional. Justru dia harusnya jadi contoh,” pesannya.

Coach RD menambahkan sejatinya bukan hanya Persiraja Banda Aceh yang merasa dirugikan wasit. Pihak Barito juga merasakan hal yang sama saat gol Buyung Ismu Lessy dianulir lantaran menyambut umpan Beni Oktavianto yang sudah berada di posisi offside. “Tapi saya memaklumi hal itu, dan tidak berkata ‘Berapa Dibayar?’,” pungkasnya.(bir/gr/dye)

GIANYAR – Barito Putera harus puas berbagi angka 1-1 kala bersua Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (27/2) malam. Gol semata wayang The Yellow Rivers diciptakan Rafael Silva pada menit 63, setelah sebelumnya mereka tertinggal lebih dulu lewat gol Jabar Sharza di menit 55.

Satu poin membuat Barito masih bertahan di peringkat 15 dengan 27 poin. Sedangkan Persiraja juga tak beranjak dari posisi paling buncit 18 dengan 13 poin.

Pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya meski hanya bisa memetik satu poin. “Para pemain sudah berusaha sekuat tenaga menjalankan strategi sesuai yang saya inginkan. Hanya saja, ada beberapa hal di babak pertama yang belum sesuai rencana,” ungkapnya.

Di babak kedua, Barito mencoba melakukan perubahan. “Kami berhasil meningkatkan intensitas serangan yang berujung dengan gol untuk menyamakan kedudukan. Hasil ini harus kami syukuri sebagai sebuah kerja keras. Kami mampu dapat poin hari ini,” ungkapnya.

Coach RD juga menyoroti banyaknya peluang yang didapat anak asuhnya. Menurutnya, serangan sporadis yang dilancarkan Rizky Pora cs urung membuahkan gol lantaran rapatnya pertahanan Persiraja. “Ada 10 pemain Persiraja di sepertiga daerah pertahanannya saat Barito melancarkan serangan. Beberapa peluang yang mengarah ke gawang berhasil diblok. Kami sudah maksimalkan semua kombinasi serangan, termasuk tendangan jarak jauh yang akhirnya menghasilkan gol,” tambahnya.

Baca Juga :  Fans Percaya, Barito Akan Bertahan di Liga 1

Perjuangan Barito akan semakin berat melihat jadwal kompetisi. The Yellow Rivers harus meladeni tim papan atas Arema FC pada Sabtu (5/3) mendatang. Coach RD berharap anak asuhnya bisa mencuri setidaknya satu poin agar bisa menjauh dari zona degradasi. “Saya berharap bisa mencuri poin di setiap sisa laga. Termasuk mencuri minimal satu poin dengan tim-tim yang notabene dianggap memiliki kualitas di atas Barito,” pungkasnya.

Dituding Bayar Wasit, Sesalkan Sergio

Pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan mengungkapkan alasannya cekcok dengan pelatih Persiraja Banda Aceh, Sergio Alexandre saat kedua tim bermain imbang 1-1 dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Minggu (27/2) malam.

Kedua pelatih disebut terlibat konfrontasi yang cukup panas pada pertengahan laga. Rahmad Darmawan mengaku kecewa dengan sikap Sergio Alexandre yang tidak menaruh rasa hormat dengan menyebut Barito membayar wasit.

Pelatih asal Brasil itu bertanya “Berapa Barito membayar wasit?,”. Parahnya lagi, saat mengucap kata-kata itu Sergio Alexandre menatap tajam ke arah Rahmad Darmawan, sehingga Coach RD bereaksi.

Baca Juga :  Sempat Unggul, Barito Imbang Lagi

“Saya perlu jelaskan insiden ini. Sebetulnya dalam sebuah pertandingan itu adalah hal biasa, kami diuntungkan dan kadang dirugikan. Kemarin (lawan Persija, Red) tim saya dirugikan (gol Renan dianulir). Tapi, saya tidak berkata ‘Berapa Dibayar’. Ini menurut saya perlu diluruskan karena ketika dia bicara begitu, wajah dia ke arah saya. Makanya saya respons,” tuturnya.

RD menambahkan sebagai pelatih profesional seharusnya Sergio Alexandre bisa bersikap baik. Terlebih dengan statusnya sebagai pelatih asing seharusnya bisa menjadi contoh dalam memberikan attitude atau etika.
“Seharusnya sebagai pelatih profesional dia tidak boleh bicara begitu. Sebagai seorang pelatih asing, dia datang ke Indonesia dan cari makan ke sini. Dia seharusnya menghormati sepak bola Indonesia dengan proporsional. Justru dia harusnya jadi contoh,” pesannya.

Coach RD menambahkan sejatinya bukan hanya Persiraja Banda Aceh yang merasa dirugikan wasit. Pihak Barito juga merasakan hal yang sama saat gol Buyung Ismu Lessy dianulir lantaran menyambut umpan Beni Oktavianto yang sudah berada di posisi offside. “Tapi saya memaklumi hal itu, dan tidak berkata ‘Berapa Dibayar?’,” pungkasnya.(bir/gr/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

Sentuhan Pemain Barito Masih Bagus

Latihan Perdana Barito Tanpa Dejan

Salam Perpisahan dari Riyandi

Skuat Barito Ibadah Bersama

/