alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Dibuang, Kucing Rumahan Terjebak di Flyover Selama 5 Hari

BANJARMASIN – Lima hari terjebak di antara tiang flyover, seekor kucing rumahan akhirnya dievakuasi Tim Animal Rescue BPBD Banjarmasin.

Pada 21 Februari lalu, kabar kucing yang terjebak di struktur setinggi 10 meter itu ramai di media sosial.

Beberapa pecinta kucing mencoba menolong, tapi sayang tak berhasil.

Hingga Sabtu (26/2) dini hari, tim Animal Rescue datang ke perempatan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Ahmad Yani itu bersama Komunitas Satwa Cinta Borneo.

Hasilnya, kucing berbulu putih abu-abu itu berhasil diselamatkan.

Lokasinya cukup berbahaya. Selain tinggi, arus lalu lintas di bawahnya juga ramai.

Koordinator lapangan evakuasi, Andy Putera menjelaskan, sebelum mengevakuasi terlebih dahulu mengidentifikasi medan. Lalu diputuskan bahwa evakuasi ditempuh dengan cara menjerat badan si kucing dengan jerat khusus.

Baca Juga :  Razia di Pelabuhan Trisakti: Anggora, Tanaman Hias dan Kerang Diamankan

Pertama-tama, dipancing dengan pakan agar si kucing keluar dari tempat persembunyiannya.

“Metode jerat itu kami terapkan lantaran melihat kondisi kucing yang sangat kelaparan dan stres akibat sudah lama terjebak di flyover,” tuturnya kemarin (27/2).

“Kami tak bisa langsung mendekat, karena kucing itu pasti kabur lagi ke sela-sela tiang jembatan. Akan menambah kesulitan proses evakuasi,” tambahnya.

Benar saja, kondisi si kucing sudah kurus, lemas dan pucat. Andy menyebut akibat kelaparan dan kehausan.

KELAPARAN: Seusai dievakuasi, kucing itu langsung makan dengan lahap. | FOTO: ANIMAL RESCUE FOR RADAR BANJARMASIN

Saking laparnya, saat diberi makanan dalam genggaman tangan, kucing itu malah memilih makanan di dalam bungkusan yang jumlahnya lebih banyak.

Melihat itu, Andy beserta rekan-rekannya memutuskan membawa kucing tersebut ke klinik hewan di Kebun Binatang Mini (KBM) di Jalan Jahri Saleh, Kelurahan Sungai Jingah.

Baca Juga :  Hadangan, Kerbau Rawa Kebanggan Warga HSU

“Sementara ini kami karantina dulu di klinik untuk mendapat perawatan dari dokter hewan. Jika kondisinya sudah membaik, maka akan dilepasliarkan lagi,” ujarnya.

Disinggung mengapa kucing itu bisa sampai terjebak di flyover, Andy menduga, ada oknum yang sengaja membuang kucing tersebut di kawasan flyover.

“Secara logika, naluri liar kucing itu tidak akan berani naik sampai ke tengah jembatan flyover. Kami menduga ada yang sengaja membuangnya ke sana,” pungkasnya. (war/fud)

BANJARMASIN – Lima hari terjebak di antara tiang flyover, seekor kucing rumahan akhirnya dievakuasi Tim Animal Rescue BPBD Banjarmasin.

Pada 21 Februari lalu, kabar kucing yang terjebak di struktur setinggi 10 meter itu ramai di media sosial.

Beberapa pecinta kucing mencoba menolong, tapi sayang tak berhasil.

Hingga Sabtu (26/2) dini hari, tim Animal Rescue datang ke perempatan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Ahmad Yani itu bersama Komunitas Satwa Cinta Borneo.

Hasilnya, kucing berbulu putih abu-abu itu berhasil diselamatkan.

Lokasinya cukup berbahaya. Selain tinggi, arus lalu lintas di bawahnya juga ramai.

Koordinator lapangan evakuasi, Andy Putera menjelaskan, sebelum mengevakuasi terlebih dahulu mengidentifikasi medan. Lalu diputuskan bahwa evakuasi ditempuh dengan cara menjerat badan si kucing dengan jerat khusus.

Baca Juga :  Menjaring 4500 Anggota, Pernah Masuk Peringkat 134 Dunia

Pertama-tama, dipancing dengan pakan agar si kucing keluar dari tempat persembunyiannya.

“Metode jerat itu kami terapkan lantaran melihat kondisi kucing yang sangat kelaparan dan stres akibat sudah lama terjebak di flyover,” tuturnya kemarin (27/2).

“Kami tak bisa langsung mendekat, karena kucing itu pasti kabur lagi ke sela-sela tiang jembatan. Akan menambah kesulitan proses evakuasi,” tambahnya.

Benar saja, kondisi si kucing sudah kurus, lemas dan pucat. Andy menyebut akibat kelaparan dan kehausan.

KELAPARAN: Seusai dievakuasi, kucing itu langsung makan dengan lahap. | FOTO: ANIMAL RESCUE FOR RADAR BANJARMASIN

Saking laparnya, saat diberi makanan dalam genggaman tangan, kucing itu malah memilih makanan di dalam bungkusan yang jumlahnya lebih banyak.

Melihat itu, Andy beserta rekan-rekannya memutuskan membawa kucing tersebut ke klinik hewan di Kebun Binatang Mini (KBM) di Jalan Jahri Saleh, Kelurahan Sungai Jingah.

Baca Juga :  Ular di Kamar Ibu Hamil

“Sementara ini kami karantina dulu di klinik untuk mendapat perawatan dari dokter hewan. Jika kondisinya sudah membaik, maka akan dilepasliarkan lagi,” ujarnya.

Disinggung mengapa kucing itu bisa sampai terjebak di flyover, Andy menduga, ada oknum yang sengaja membuang kucing tersebut di kawasan flyover.

“Secara logika, naluri liar kucing itu tidak akan berani naik sampai ke tengah jembatan flyover. Kami menduga ada yang sengaja membuangnya ke sana,” pungkasnya. (war/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/