alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Diduga Korupsi, Dinas lingkungan Hidup Kotabaru Digeledah

KOTABARU- Tim penyidik Kejaksaan Negeri Kotabaru, dikawal lima anggota Polres Kotabaru menggeledah kantor Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru di Jalan Pangeran Kusumanegara Nomor 71 Kotabaru Tengah Kecamatan Pulau Laut Utara. Rabu (23/2) kemarin.

Penggeledahan itu dilakukan, terkait adanya dugaan korupsi tentang penyalahgunaan anggaran penyedia jasa pemeliharaan, biaya pemeliharaan pajak, perizinan kendaraan dinas, dan operasional lapangan Dinas Lingkungan Hidup tahun anggaran 2020 dan 2021. Yang diduga kuat tidak sesuai penggunaannya atau fiktif.

Terlihat saat melakukan penggeledahan TIM Kejaksaan berpakaian khusus. Yaitu, memakai rompi dibelakangnya bertuliskan Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi. Dan Polisi bersenjata lengkap.

Penggeledahan tersebut dipimpin oleh Kasi Pidsus Roh Wiharjo bersama tim nya yang berjumlah 10 orang. Yang dikawal lima anggota kepolisian.

Saat penggeledahan berlangsung. Terlihat pegawai ASN dan Honorer Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru panik dan kebingungan. Karena, Tim dari Kejaksaan datang saat mereka baru selesai istirahat makan siang.

Baca Juga :  Mantan Kades Tamiyang Terjerat Korupsi

Yang di geledah, ruangan Kepala Dinas ruangan Sekretaris, ruangan Bendahara, ruangan Kasubag Keuangan dan ruangan Kepegawaian.

Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru Andi irfan Syafruddin melalui Kasi Intel Achmad Riduan, Kamis (24/2) mengatakan. Penggeledahan tersebut berawal dari laporan yang masuk ke Kejari Kotabaru. Ada yang berupa surat, ada informasi masyarakat, dan orang orang yang terpercaya yang melaporkan penyalahgunaan anggaran di Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru.

“Informasi ini dari masyarakat, yang selanjutnya kami tindak lanjuti. Dan disitu ternyata, ada perbuatan melawan hukum,” jelasnya.

Kasi Pidsus Kejari Kotabaru, Roh Wiharjo menambahkan. Dalam penggeledahan ini, belum ada yang ditetapkan jadi tersangka hanya mengumpulkan berkas saja. Namun, dalam prosesnya tidak menutup kemungkinan secepatnya ada yang ditetapkan jadi tersangka.

Baca Juga :  Tak Terbukti Korupsi, Rasyid Divonis Bebas

“Nanti kita akan panggil dulu siapa yang terkait. Untuk orang orangnya, masih kami rahasiakan. Tunggu saja, karena nama namanya sudah kami pegang untuk selanjutnya diperiksa,” ungkap Kasi Pidsus.

Saat penggeledahan dilakukan, kantor Dinas Lingkungan Hidup sunyi, karena masih di jam istirahat, Pukul 13.30 Wita.

Dalam penggeledahan itu, Tim Kejaksaan berhasil melakukan penyitaan dua dus besar yang berisikan dokumen-dokumen yang terkait dengan adanya dugaan tindak pidana korupsi.

“Dari dugaan Korupsi ini, terkait dana biaya
operasional di Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru Tahun 2020-2021. Yang pertahunnya kurang lebih Rp 1.994.697.400,-. Itu dikalikan dua tahun jadi hampir empat miliar. Nah dana itu yang diduga fiktifkan,” tambah Kasi Pidsus. (Jum)

KOTABARU- Tim penyidik Kejaksaan Negeri Kotabaru, dikawal lima anggota Polres Kotabaru menggeledah kantor Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru di Jalan Pangeran Kusumanegara Nomor 71 Kotabaru Tengah Kecamatan Pulau Laut Utara. Rabu (23/2) kemarin.

Penggeledahan itu dilakukan, terkait adanya dugaan korupsi tentang penyalahgunaan anggaran penyedia jasa pemeliharaan, biaya pemeliharaan pajak, perizinan kendaraan dinas, dan operasional lapangan Dinas Lingkungan Hidup tahun anggaran 2020 dan 2021. Yang diduga kuat tidak sesuai penggunaannya atau fiktif.

Terlihat saat melakukan penggeledahan TIM Kejaksaan berpakaian khusus. Yaitu, memakai rompi dibelakangnya bertuliskan Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi. Dan Polisi bersenjata lengkap.

Penggeledahan tersebut dipimpin oleh Kasi Pidsus Roh Wiharjo bersama tim nya yang berjumlah 10 orang. Yang dikawal lima anggota kepolisian.

Saat penggeledahan berlangsung. Terlihat pegawai ASN dan Honorer Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru panik dan kebingungan. Karena, Tim dari Kejaksaan datang saat mereka baru selesai istirahat makan siang.

Baca Juga :  Mantan Kades Tamiyang Terjerat Korupsi

Yang di geledah, ruangan Kepala Dinas ruangan Sekretaris, ruangan Bendahara, ruangan Kasubag Keuangan dan ruangan Kepegawaian.

Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru Andi irfan Syafruddin melalui Kasi Intel Achmad Riduan, Kamis (24/2) mengatakan. Penggeledahan tersebut berawal dari laporan yang masuk ke Kejari Kotabaru. Ada yang berupa surat, ada informasi masyarakat, dan orang orang yang terpercaya yang melaporkan penyalahgunaan anggaran di Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru.

“Informasi ini dari masyarakat, yang selanjutnya kami tindak lanjuti. Dan disitu ternyata, ada perbuatan melawan hukum,” jelasnya.

Kasi Pidsus Kejari Kotabaru, Roh Wiharjo menambahkan. Dalam penggeledahan ini, belum ada yang ditetapkan jadi tersangka hanya mengumpulkan berkas saja. Namun, dalam prosesnya tidak menutup kemungkinan secepatnya ada yang ditetapkan jadi tersangka.

Baca Juga :  Tak Terbukti Korupsi, Rasyid Divonis Bebas

“Nanti kita akan panggil dulu siapa yang terkait. Untuk orang orangnya, masih kami rahasiakan. Tunggu saja, karena nama namanya sudah kami pegang untuk selanjutnya diperiksa,” ungkap Kasi Pidsus.

Saat penggeledahan dilakukan, kantor Dinas Lingkungan Hidup sunyi, karena masih di jam istirahat, Pukul 13.30 Wita.

Dalam penggeledahan itu, Tim Kejaksaan berhasil melakukan penyitaan dua dus besar yang berisikan dokumen-dokumen yang terkait dengan adanya dugaan tindak pidana korupsi.

“Dari dugaan Korupsi ini, terkait dana biaya
operasional di Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru Tahun 2020-2021. Yang pertahunnya kurang lebih Rp 1.994.697.400,-. Itu dikalikan dua tahun jadi hampir empat miliar. Nah dana itu yang diduga fiktifkan,” tambah Kasi Pidsus. (Jum)

Most Read

Artikel Terbaru

/