alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Pensi UMB Bikin Penonton Terenyuh

BANJARMASIN – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB) menggelar Pentas Seni Cita Karsa bertajuk ‘Sense of Belonging’.

Digelar di aula kampus, Selasa (15/2), event ini hasil kerja sama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Rufaidah.

Ada 180 penonton yang menyaksikan pembacaan puisi, pementasan teater, akustikan, flashmob dan tarian kontemporer itu.

“Teater berdurasi 45 menit menjadi sajian pamungkas kami,” kata ketua panitia pelaksana, Ulul Albab.

Sinopsisnya, menceritakan tentang perjuangan seorang mahasiswa perantau. Demi pendidikan, ia berpisah jauh dari orang tua. Membuatnya merasa harus berusaha ekstra dan tak boleh gengsi mengutarakan rasa sayang terhadap orang tuanya.

Cerita ini sangat dekat dengan kehidupan penonton, menghibur, tapi juga membawa pesan moral.

Baca Juga :  Pameran Lukisan Sepi Pembeli, Ibnu Memaklumi

“Alhamdulillah, penonton antusias. Misi kami memang membuat penonton terenyuh dengan kisah yang diangkat,” tambahnya.

Ke depan, Ulul berharap mereka kembali merealisasikan program-programnya. “Semoga bisa terus berkembang,” tutupnya. (tia/at/fud)

BANJARMASIN – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB) menggelar Pentas Seni Cita Karsa bertajuk ‘Sense of Belonging’.

Digelar di aula kampus, Selasa (15/2), event ini hasil kerja sama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Rufaidah.

Ada 180 penonton yang menyaksikan pembacaan puisi, pementasan teater, akustikan, flashmob dan tarian kontemporer itu.

“Teater berdurasi 45 menit menjadi sajian pamungkas kami,” kata ketua panitia pelaksana, Ulul Albab.

Sinopsisnya, menceritakan tentang perjuangan seorang mahasiswa perantau. Demi pendidikan, ia berpisah jauh dari orang tua. Membuatnya merasa harus berusaha ekstra dan tak boleh gengsi mengutarakan rasa sayang terhadap orang tuanya.

Cerita ini sangat dekat dengan kehidupan penonton, menghibur, tapi juga membawa pesan moral.

Baca Juga :  Dari Pameran Lukisan di Taman Budaya: Berjuang Demi Perupa Muda

“Alhamdulillah, penonton antusias. Misi kami memang membuat penonton terenyuh dengan kisah yang diangkat,” tambahnya.

Ke depan, Ulul berharap mereka kembali merealisasikan program-programnya. “Semoga bisa terus berkembang,” tutupnya. (tia/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/