alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Nasib Pasar Wadai Masih Samar di Ramadhan Tahun ini

BANJARMASIN – Event Pasar Wadai Ramadan yang biasanya digelar pemko setiap bulan puasa, belum tentu bisa digelar tahun ini.

Sekdako Banjarmasin, Ikhsan Budiman mengatakan, angka kasus COVID-19 masih mengkhawatirkan.

“Melihat tren kasusnya dulu. Jika terjadi lonjakan, maka lebih baik menghindari risiko,” ujarnya Senin (14/2) malam di Balai Kota.

Bagi masyarakat Banjar, Pasar Wadai telah menjadi tradisi. Tapi gara-gara pandemi, sudah dua tahun terakhir dibatalkan.

Masyarakat pun berharap, Banjarmasin telah melewati puncak gelombang wabah ketiga ini sebelum Ramadan tiba.

“Diperkirakan, sebentar lagi kita akan memasuki puncak Omicron. Setelah itu ada penurunan kasus. Semoga ada kemungkinan Pasar Wadai bisa digelar,” harapnya.

Jika situasinya mendukung, pemko akan memilih Jalan RE Martadinata, yang diapit Balai Kota dan Sungai Martapura untuk menjadi lokasi Pasar Wadai.

Baca Juga :  Pasar Wadai Murjani Tahun ini Dirasa Lebih Ramai

Senada dengan Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Banjarmasin, Iwan Fitriadi.

Grafik kasus covid akan menjadi acuan pihaknya. “Kita harus realistis, kalau kasusnya masih tinggi, maka tidak memungkinkan. Kita harus menahan diri dan terpaksa tidak menggelar Pasar Wadai lagi,” jelasnya.

Soal alternatif, Iwan menyebut, pemko kemungkinan kembali menggelar pasar secara daring.

Saat ini, dinasnya terus berkomunikasi dengan Paguyuban Pedagang Pasar Wadai Banjarmasin. “Berbekal pengalaman tahun lalu, semoga pasar daring ini bisa lebih maksimal,” tutup Iwan. (war/at/fud)

BANJARMASIN – Event Pasar Wadai Ramadan yang biasanya digelar pemko setiap bulan puasa, belum tentu bisa digelar tahun ini.

Sekdako Banjarmasin, Ikhsan Budiman mengatakan, angka kasus COVID-19 masih mengkhawatirkan.

“Melihat tren kasusnya dulu. Jika terjadi lonjakan, maka lebih baik menghindari risiko,” ujarnya Senin (14/2) malam di Balai Kota.

Bagi masyarakat Banjar, Pasar Wadai telah menjadi tradisi. Tapi gara-gara pandemi, sudah dua tahun terakhir dibatalkan.

Masyarakat pun berharap, Banjarmasin telah melewati puncak gelombang wabah ketiga ini sebelum Ramadan tiba.

“Diperkirakan, sebentar lagi kita akan memasuki puncak Omicron. Setelah itu ada penurunan kasus. Semoga ada kemungkinan Pasar Wadai bisa digelar,” harapnya.

Jika situasinya mendukung, pemko akan memilih Jalan RE Martadinata, yang diapit Balai Kota dan Sungai Martapura untuk menjadi lokasi Pasar Wadai.

Baca Juga :  Berburu Takjil Sambil Nikmati Musik Islami

Senada dengan Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Banjarmasin, Iwan Fitriadi.

Grafik kasus covid akan menjadi acuan pihaknya. “Kita harus realistis, kalau kasusnya masih tinggi, maka tidak memungkinkan. Kita harus menahan diri dan terpaksa tidak menggelar Pasar Wadai lagi,” jelasnya.

Soal alternatif, Iwan menyebut, pemko kemungkinan kembali menggelar pasar secara daring.

Saat ini, dinasnya terus berkomunikasi dengan Paguyuban Pedagang Pasar Wadai Banjarmasin. “Berbekal pengalaman tahun lalu, semoga pasar daring ini bisa lebih maksimal,” tutup Iwan. (war/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/