alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Youtuber Konten Mistis Tersesat di Pamaton

MARTAPURA – Seorang pemuda tersesat di Gunung Pamaton, Karang Intan, Kabupaten Banjar. Kabar itu tersebar di sejumlah grup WhatsApp pecinta alam dan rescue, Senin (14/2) siang.

Belakangan diketahui. Pemuda itu seorang konten kreator YouTube Sceror bernama Isnaini Kamrurahman, 27. Dia memang kerap mendatangi tempat-tempat yang dianggap mistis.

Saat tersesat di Pamaton, warga Amuntai, Hulu Sungai Utara (HSU) itu sendiri yang mengabarkan bagaimana kondisinya ke sejumlah grup Whatsapp.

Dia memberitahu bahwa dirinya sudah tak berdaya. Dan butuh pertolongan karena tak menemukan arah pulang selama dua hari berada di Pamaton.

“Tolong, kalau ada tim SAR hubungkan. Airku habis sudah. Badan lemas sudah. Hancur kaki, makin aneh tempatnya,” tulisnya di pesan grup WhatsApp dalam Bahasa Banjar.

Isnaini sempat berkomunikasi dengan tim SAR. Namun dia mengaku tak tahu pasti posisinya berada. Karena yang dilihatnya hanya ada banyak pohon pinus.

Beruntung setelah beberapa jam dilakukan pencarian, Isnaini akhirnya ditemukan Tim Potensi SAR sekitar pukul 13.30 Wita di Gunung Pamaton.

Baca Juga :  Anak Hilang di Bakarangan, Sampai Sekarang Masih Dicari

Dia ditemukan dalam kondisi sadar. Mengenakan kemeja kotak-kotak, bercelana pendek. Juga menggunakan topi, lengkap kamera di kepalanya serta tas kerir hitam.

Kepala Seksi Sumberdaya Basarnas Banjarmasin, Endrow mengatakan. Isnaini sudah aman bersama tim SAR gabungan. “Sekarang lagi proses evakuasi ke bawah,” tuturnya.

Hingga saat ini, pihak SAR masih mendalami kasus yang menimpa Isnaini. Mengapa sampai bisa tersasar di Hutan Gunung Pamaton yang terbilang tak terlalu rapat vegetasinya.

Yang sangat disayangkan, sebelum tersesat, Isnaini ternyata sempat mengunggah video di Instagram miliknya dengan kalimat nyeleneh.

“Wahai penunggu Pamaton, berikan aku janda. Aku tidak mau kaya, aku mau janda yang kaya,” ucapnya dalam video tersebut. Isnaini juga terlihat membakar dupa serta kemenyan sebelum tersesat.

Salah satu relawan, Rahman menjelaskan, Isnaini memang sempat terlihat oleh penjaga kawasan Tahura Sultan Adam.

Baca Juga :  Kampung Orang Halus di Balangan

“Kata penjaga, beliau ada melihat orang sambil menggunakan kameranya naik. Ditegur tidak tau-tau, kendaraannya ditinggal di pintu gerbang,” ucapnya.

Karena merasa motor milik Insnaini sudah dikunci dan aman, penjaga tersebut pulang pulang meninggalkan warung yang dijaganya.

TERSESAT DEMI KONTEN ATAU KONTEN TERSESAT?

1) Jumat siang, Isnaini Isnaini Kamrurahman, 27, mendaki gunung Pamaton sendirian. Dia bermaksud mendapatkan konten horor untuk kanal youtube-nya.

2) Sebelum naik, dia mengunggah video di Instagram miliknya. Dalam tayangan itu, dia terlihat membakar dupa serta kemenyan dan berucap “Wahai penunggu Pamaton, berikan aku janda. Aku tidak mau kaya, aku mau janda yang kaya.”

3) Dua hari di dalam hutan, Isnaini mengaku tersesat dan mengirim Whatsapp meminta bantuan. Tim SAR kemudian menjemputnya. Kepada tim SAR, Isnaini mengaku tak melihat jalan karena tertutup pohon. Pamaton sendiri bukan hutan yang lebat vegetasinya. (ris/by/ran)

MARTAPURA – Seorang pemuda tersesat di Gunung Pamaton, Karang Intan, Kabupaten Banjar. Kabar itu tersebar di sejumlah grup WhatsApp pecinta alam dan rescue, Senin (14/2) siang.

Belakangan diketahui. Pemuda itu seorang konten kreator YouTube Sceror bernama Isnaini Kamrurahman, 27. Dia memang kerap mendatangi tempat-tempat yang dianggap mistis.

Saat tersesat di Pamaton, warga Amuntai, Hulu Sungai Utara (HSU) itu sendiri yang mengabarkan bagaimana kondisinya ke sejumlah grup Whatsapp.

Dia memberitahu bahwa dirinya sudah tak berdaya. Dan butuh pertolongan karena tak menemukan arah pulang selama dua hari berada di Pamaton.

“Tolong, kalau ada tim SAR hubungkan. Airku habis sudah. Badan lemas sudah. Hancur kaki, makin aneh tempatnya,” tulisnya di pesan grup WhatsApp dalam Bahasa Banjar.

Isnaini sempat berkomunikasi dengan tim SAR. Namun dia mengaku tak tahu pasti posisinya berada. Karena yang dilihatnya hanya ada banyak pohon pinus.

Beruntung setelah beberapa jam dilakukan pencarian, Isnaini akhirnya ditemukan Tim Potensi SAR sekitar pukul 13.30 Wita di Gunung Pamaton.

Baca Juga :  Hilang Sepekan, Ditemukan Tergantung di Hutan

Dia ditemukan dalam kondisi sadar. Mengenakan kemeja kotak-kotak, bercelana pendek. Juga menggunakan topi, lengkap kamera di kepalanya serta tas kerir hitam.

Kepala Seksi Sumberdaya Basarnas Banjarmasin, Endrow mengatakan. Isnaini sudah aman bersama tim SAR gabungan. “Sekarang lagi proses evakuasi ke bawah,” tuturnya.

Hingga saat ini, pihak SAR masih mendalami kasus yang menimpa Isnaini. Mengapa sampai bisa tersasar di Hutan Gunung Pamaton yang terbilang tak terlalu rapat vegetasinya.

Yang sangat disayangkan, sebelum tersesat, Isnaini ternyata sempat mengunggah video di Instagram miliknya dengan kalimat nyeleneh.

“Wahai penunggu Pamaton, berikan aku janda. Aku tidak mau kaya, aku mau janda yang kaya,” ucapnya dalam video tersebut. Isnaini juga terlihat membakar dupa serta kemenyan sebelum tersesat.

Salah satu relawan, Rahman menjelaskan, Isnaini memang sempat terlihat oleh penjaga kawasan Tahura Sultan Adam.

Baca Juga :  Hilang Misterius, Ditemukan di Belakang Pintu Rumah

“Kata penjaga, beliau ada melihat orang sambil menggunakan kameranya naik. Ditegur tidak tau-tau, kendaraannya ditinggal di pintu gerbang,” ucapnya.

Karena merasa motor milik Insnaini sudah dikunci dan aman, penjaga tersebut pulang pulang meninggalkan warung yang dijaganya.

TERSESAT DEMI KONTEN ATAU KONTEN TERSESAT?

1) Jumat siang, Isnaini Isnaini Kamrurahman, 27, mendaki gunung Pamaton sendirian. Dia bermaksud mendapatkan konten horor untuk kanal youtube-nya.

2) Sebelum naik, dia mengunggah video di Instagram miliknya. Dalam tayangan itu, dia terlihat membakar dupa serta kemenyan dan berucap “Wahai penunggu Pamaton, berikan aku janda. Aku tidak mau kaya, aku mau janda yang kaya.”

3) Dua hari di dalam hutan, Isnaini mengaku tersesat dan mengirim Whatsapp meminta bantuan. Tim SAR kemudian menjemputnya. Kepada tim SAR, Isnaini mengaku tak melihat jalan karena tertutup pohon. Pamaton sendiri bukan hutan yang lebat vegetasinya. (ris/by/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/