alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Hidup Sebatang Kara, Pria Pengangguran Ditemukan Meregang Nyawa

BANJARBARU – Warga Jalan Bataan Gang Sakura Syamsudin Noor Landasan Ulin Banjarbaru dibuat geger. Mayat pria ditemukan di salah satu rumah di kawasan tersebut pada Selasa (15/2).

Dari informasi awal, penemuan ini terjadi pada kisaran pukul 10.00 Wita. Identitas dari mayat tersebut diketahui bernama Sukri (46) yang merupakan seorang pengangguran dan berdomisili di Gang Sakura tersebut.

Kapolsek Liang Anggang, AKP Yuda Kumoro Pardede melalui Kasi Humas, Aiptu Kardi Gunadi menjelaskan jika korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya. Saat itu, tetangga curigai lantaran korban tak ada keluar rumah dan kondisi rumahnya gelap gulita.

“Korban ini hidup sebatang kara di rumahnya. Sehari sebelum ditemukan meninggal, mulanya saksi yang merupakan tetangga sempat curiga karena jendela dibiarkan terbuka dan kondisi listrik selalu padam,” jelas Kardi.

Baca Juga :  Diduga Soal Percintaan, Pemuda Alalak Nyebur ke Sungai

Dilanjut Kardi, karena merasa kian curiga, saksi memutuskan mengecek kondisi korban di rumahnya. Saksi diketahui masuk melalui jendela yang menganga. “Saksi kaget menemukan korban terlentang dan sudah tak bernafas saat itu.”

Sudah mendapati korban tak bernyawa, saksi ini segera memberitahukan ke warga lainnya dan keluarga korban, dalam hal ini saudara kandungnya.

“Juga masuk laporan ke kita, tim langsung menuju TKP untuk melakukan identifikasi bersama tim Reskrim Polres Banjarbaru. Untuk dugaan sementara, korban meninggal karena penyakit yang dideritanya,” tuntasnya. (rvn)

BANJARBARU – Warga Jalan Bataan Gang Sakura Syamsudin Noor Landasan Ulin Banjarbaru dibuat geger. Mayat pria ditemukan di salah satu rumah di kawasan tersebut pada Selasa (15/2).

Dari informasi awal, penemuan ini terjadi pada kisaran pukul 10.00 Wita. Identitas dari mayat tersebut diketahui bernama Sukri (46) yang merupakan seorang pengangguran dan berdomisili di Gang Sakura tersebut.

Kapolsek Liang Anggang, AKP Yuda Kumoro Pardede melalui Kasi Humas, Aiptu Kardi Gunadi menjelaskan jika korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya. Saat itu, tetangga curigai lantaran korban tak ada keluar rumah dan kondisi rumahnya gelap gulita.

“Korban ini hidup sebatang kara di rumahnya. Sehari sebelum ditemukan meninggal, mulanya saksi yang merupakan tetangga sempat curiga karena jendela dibiarkan terbuka dan kondisi listrik selalu padam,” jelas Kardi.

Baca Juga :  Sempat Kabur, Pelaku Pembunuhan di Banjarbaru Akhirnya Ditangkap

Dilanjut Kardi, karena merasa kian curiga, saksi memutuskan mengecek kondisi korban di rumahnya. Saksi diketahui masuk melalui jendela yang menganga. “Saksi kaget menemukan korban terlentang dan sudah tak bernafas saat itu.”

Sudah mendapati korban tak bernyawa, saksi ini segera memberitahukan ke warga lainnya dan keluarga korban, dalam hal ini saudara kandungnya.

“Juga masuk laporan ke kita, tim langsung menuju TKP untuk melakukan identifikasi bersama tim Reskrim Polres Banjarbaru. Untuk dugaan sementara, korban meninggal karena penyakit yang dideritanya,” tuntasnya. (rvn)

Most Read

Artikel Terbaru

/