alexametrics
26.3 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Mengenal Lebih Dekat Komunitas Van Der Pijl Skateboarding Banjarbaru

Latihan di Taman, Lahirkan Atlet Berprestasi Nasional

Olahraga yang satu ini benar-benar memacu adrenalin. Bagaimana tidak, meluncur menggunakan papan skateboarding, beberapa trik dan rintangan berhasil dilibas oleh member dari Van Der Pijl Skateboarding Banjarbaru

– Oleh: MUHAMMAD RIFANI, Banjarbaru

Siapa sangka, sebelum bisa sebesar dan sesolid seperti sekarang. Komunitas olahraga skateboard di Banjarbaru: Van Der Pijl (VDP) Skateboarding awalnya sempat numpang bermain di taman.

Ya, begitulah fakta sebenarnya. VDP Skateboarding awalnya sering bermain skateboard di taman ikonik di Banjarbaru. Sesuai namanya, taman itu yakni taman Van Der Pijl yang berlokasi di pusat kota.

Menurut Ketua VDP Skateboarding Banjarbaru, Ilunk Gintung, di tahun 2002 awal mula komunitas ini terbentuk. Saat itu, mereka kata Ilunk belum punya arena bermain skateboard yang laik.

“Sekarang kita sudah ada arena Skate Park di RTH Taman Pintar Panglima Batur. Kalau dahulu ibaratnya masih bermain di jalanan, ya salah satunya sering di Taman Van Der Pijl Banjarbaru, makanya tercetus namanya itu,” ceritanya.

Baca Juga :  Olahraga Sambil Main, Mengapa Tidak? Dari Lapangan Balap Mini 4WD

Kesamaan hobi meluncur di papan skateboarding lah kata Ilunk yang menyatukan mereka di komunitas ini. Dari awal hanya kisaran puluhan orang, kini secara akumulatif member VDP Skateboarding sudah 100 orang.

“Awalnya olahraga skateboarding belum terlalu dikenal, di awal mulai paling cuman 20 orang. Kini, terus bertambah dan tren olahraga ini terus berkembang,” katanya.

Meski punya sejarah yang hanya numpang bermain di taman publik. Anggota VDP Skateboarding kini sudah mulai banyak menoreh prestasi. Tak sekadar di kompetisi level provinsi, namun sudah ada atlet dan anggota VDP yang berprestasi.

“Bukan hanya sekali dua, atlet kita sudah sering memenangkan kompetisi skateboard, baik di daerah atau nasional. Seperti Julian, dia menang event nasional di pulau Jawa saat Tour Projam tingkat nasional,” beber Ilunk.

Tak sekadar menyalurkan hobi dan wadah berlatih, VDP Skateboarding kata Ilunk juga terus mengembangkan sosialisasi olahraga skateboarding ke khalayak luas. Termasuk kepada usia anak-anak.

Baca Juga :  Tantang Tim Liputan Cicipi Langsung Kuliner Khas Tabalong

Edukasi sebut Ilunk adalah program yang kini terus digalakkan. Hal ini ujarnya penting agar publik bisa melek bahwa skateboarding merupakan olahraga yang positif dan juga ada kompetisi dan pembinaannya.

“Kita ada program namanya Skateducatuo, ini bergerak untuk memperkenalkan skateboard sebagai media positif anak muda. Kita juga berusaha merambah ke sekolah-sekolah,” katanya.

Adapun untuk program atau agenda tahunan, VDP Skateboarding selalu merayakan Go Skateboard Day setiap tanggal 21 Juni. Gelaran ini katanya dirayakan oleh para penggiat olahraga skateboard seluruh dunia.

“Selain itu, event besar kita ada namanya Van Der Pijl Skate Jam yang digelar setiap awal atau akhir tahun di Banjarbaru dan mendatangkan pemain-pemain dari luar daerah. Kini sudah edisi yang ketiga,” tuntasnya. (rvn/ij/bin)

Olahraga yang satu ini benar-benar memacu adrenalin. Bagaimana tidak, meluncur menggunakan papan skateboarding, beberapa trik dan rintangan berhasil dilibas oleh member dari Van Der Pijl Skateboarding Banjarbaru

– Oleh: MUHAMMAD RIFANI, Banjarbaru

Siapa sangka, sebelum bisa sebesar dan sesolid seperti sekarang. Komunitas olahraga skateboard di Banjarbaru: Van Der Pijl (VDP) Skateboarding awalnya sempat numpang bermain di taman.

Ya, begitulah fakta sebenarnya. VDP Skateboarding awalnya sering bermain skateboard di taman ikonik di Banjarbaru. Sesuai namanya, taman itu yakni taman Van Der Pijl yang berlokasi di pusat kota.

Menurut Ketua VDP Skateboarding Banjarbaru, Ilunk Gintung, di tahun 2002 awal mula komunitas ini terbentuk. Saat itu, mereka kata Ilunk belum punya arena bermain skateboard yang laik.

“Sekarang kita sudah ada arena Skate Park di RTH Taman Pintar Panglima Batur. Kalau dahulu ibaratnya masih bermain di jalanan, ya salah satunya sering di Taman Van Der Pijl Banjarbaru, makanya tercetus namanya itu,” ceritanya.

Baca Juga :  Usaha Menjanjikan dari Ulat Bumbung: Dicari Pemancing, Tak Bisa Dibudidayakan

Kesamaan hobi meluncur di papan skateboarding lah kata Ilunk yang menyatukan mereka di komunitas ini. Dari awal hanya kisaran puluhan orang, kini secara akumulatif member VDP Skateboarding sudah 100 orang.

“Awalnya olahraga skateboarding belum terlalu dikenal, di awal mulai paling cuman 20 orang. Kini, terus bertambah dan tren olahraga ini terus berkembang,” katanya.

Meski punya sejarah yang hanya numpang bermain di taman publik. Anggota VDP Skateboarding kini sudah mulai banyak menoreh prestasi. Tak sekadar di kompetisi level provinsi, namun sudah ada atlet dan anggota VDP yang berprestasi.

“Bukan hanya sekali dua, atlet kita sudah sering memenangkan kompetisi skateboard, baik di daerah atau nasional. Seperti Julian, dia menang event nasional di pulau Jawa saat Tour Projam tingkat nasional,” beber Ilunk.

Tak sekadar menyalurkan hobi dan wadah berlatih, VDP Skateboarding kata Ilunk juga terus mengembangkan sosialisasi olahraga skateboarding ke khalayak luas. Termasuk kepada usia anak-anak.

Baca Juga :  Kumpulkan Pencinta Sepeda Minion, Pernah Gowes Sampai Loksado

Edukasi sebut Ilunk adalah program yang kini terus digalakkan. Hal ini ujarnya penting agar publik bisa melek bahwa skateboarding merupakan olahraga yang positif dan juga ada kompetisi dan pembinaannya.

“Kita ada program namanya Skateducatuo, ini bergerak untuk memperkenalkan skateboard sebagai media positif anak muda. Kita juga berusaha merambah ke sekolah-sekolah,” katanya.

Adapun untuk program atau agenda tahunan, VDP Skateboarding selalu merayakan Go Skateboard Day setiap tanggal 21 Juni. Gelaran ini katanya dirayakan oleh para penggiat olahraga skateboard seluruh dunia.

“Selain itu, event besar kita ada namanya Van Der Pijl Skate Jam yang digelar setiap awal atau akhir tahun di Banjarbaru dan mendatangkan pemain-pemain dari luar daerah. Kini sudah edisi yang ketiga,” tuntasnya. (rvn/ij/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/