alexametrics
31.5 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Murah tapi Sulit Didapat, Rela Antre dan Basah-basahan Demi Minyak Goreng

BANJARMASIN – Pemerintah sudah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng curah dan kemasan, tapi tetap saja masyarakat masih kesulitan mendapatkannya.

Kemarin (11/2) siang, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin kembali menggelar pasar murah. Kali ini lokasinya di halaman kantor Kecamatan Banjarmasin Barat di Jalan PM Noor.

Bisa diprediksi, warga yang datang pun berbondong-bondong. Ibu-ibu itu rela mengantre di tengah gerimis demi minyak goreng murah.

“Sejak jam 9 pagi saya di sini. Alhamdulillah, selain bisa membeli minyak goreng, saya juga kebagian gula murah,” ungkap Diah.

Senada dengan warga lainnya, Sila. Diutarakannya, minyak goreng memang sudah murah, tapi masih sulit didapat.

Baca Juga :  Giliran Minyak Curah yang Langka, Diprediksi Baru Turun Setelah Lebaran

Di pasar murah ini, perempuan 37 tahun itu mendapat minyak goreng kemasan seharga Rp13.500 per liter. Sedangkan gula pasir dipatok Rp12.500 per kilogram.

“Sangat membantu kami para ibu rumah tangga. Semoga pasar murah ini bisa dilanjutkan lagi,” harap Sila.

Diwawancara terpisah, Kepala Disperdagin Banjarmasin, Ichrom M Tezar memaparkan, operasi pasar itu menyediakan 1.200 liter minyak goreng dan 1.000 kilogram gula pasir.

“Maksimal per orang boleh membeli dua liter minyak dan dua kilogram gula,” ujarnya.

Misi pasar murah ini bukan sekadar untuk membantu warga miskin. Tapi juga untuk menstabilkan harga bahan pokok di pasar.

Sebelum penetapan HET, minyak goreng kemasan bisa tembus Rp25 ribu, bahkan Rp30 ribu per liter.

Baca Juga :  HSU Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Lebaran

Mengingatkan pembaca, ini merupakan pasar murah kelima pada awal tahun 2022 ini. “Insyaallah pekan depan ada lagi,” tutup Tezar. (war/at/fud)

BANJARMASIN – Pemerintah sudah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng curah dan kemasan, tapi tetap saja masyarakat masih kesulitan mendapatkannya.

Kemarin (11/2) siang, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin kembali menggelar pasar murah. Kali ini lokasinya di halaman kantor Kecamatan Banjarmasin Barat di Jalan PM Noor.

Bisa diprediksi, warga yang datang pun berbondong-bondong. Ibu-ibu itu rela mengantre di tengah gerimis demi minyak goreng murah.

“Sejak jam 9 pagi saya di sini. Alhamdulillah, selain bisa membeli minyak goreng, saya juga kebagian gula murah,” ungkap Diah.

Senada dengan warga lainnya, Sila. Diutarakannya, minyak goreng memang sudah murah, tapi masih sulit didapat.

Baca Juga :  Minyak Goreng Langka: Dilarang Dijual Bundling, Operasi Pasar Bukan Solusi

Di pasar murah ini, perempuan 37 tahun itu mendapat minyak goreng kemasan seharga Rp13.500 per liter. Sedangkan gula pasir dipatok Rp12.500 per kilogram.

“Sangat membantu kami para ibu rumah tangga. Semoga pasar murah ini bisa dilanjutkan lagi,” harap Sila.

Diwawancara terpisah, Kepala Disperdagin Banjarmasin, Ichrom M Tezar memaparkan, operasi pasar itu menyediakan 1.200 liter minyak goreng dan 1.000 kilogram gula pasir.

“Maksimal per orang boleh membeli dua liter minyak dan dua kilogram gula,” ujarnya.

Misi pasar murah ini bukan sekadar untuk membantu warga miskin. Tapi juga untuk menstabilkan harga bahan pokok di pasar.

Sebelum penetapan HET, minyak goreng kemasan bisa tembus Rp25 ribu, bahkan Rp30 ribu per liter.

Baca Juga :  Disidak, Rak Minyak Goreng Dibiarkan Kosong

Mengingatkan pembaca, ini merupakan pasar murah kelima pada awal tahun 2022 ini. “Insyaallah pekan depan ada lagi,” tutup Tezar. (war/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/