alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional, Semua Akses Menuju Venue Diperbaiki

BANJARBARU – Menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-29 pada 2022, Pemprov Kalsel terus menyiapkan segala sesuatunya demi kelancaran acara. Salah satunya, memperbaiki semua akses menuju venue.

Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib mengatakan, kini pihaknya sedang mempersiapkan melakukan perbaikan jalan dan jembatan yang dilalui peserta MTQ menuju venue.

“Semua jalan provinsi yang dilalui peserta kami perbaiki, termasuk jembatan di Mandiangin yang rusak diterjang banjir tahun lalu,” katanya.

Dia menuturkan, untuk melaksanakan proyek tersebut, kini sedang dilaksanakan proses lelang. “MTQ ‘kan digelar Oktober, jadi sebelum bulan itu ditargetkan proyek sudah rampung,” tuturnya.

Sedangkan untuk jalan nasional, Yasin menyampaikan, pihaknya sudah meminta agar Balai Jalan yang melakukan perbaikan apabila ada yang rusak. “Juga jalan kabupaten dan kota yang dilalui peserta MTQ, kami minta pemda setempat yang memperbaiki,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Mustajab menyampaikan, dalam pelaksanaan MTQ nanti ada 12 venue yang disediakan. “Tersebar di Kota Banjarbaru dan Banjarmasin. Serta, Kabupaten Banjar di Kiram Park,” ucapnya.

Baca Juga :  Cari Dana untuk MTQ Nasional

Dia menuturkan, saat ini semua panitia terus menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan. “SK Gubernur tentang Kepanitiaan Daerah sudah keluar. Pemusatan latihan (TC) sebanyak 2 kali juga sudah dilakukan pada Desember 2021 lalu,” tuturnya.

Ditambahkannya, Pemprov Kalsel juga akan menyiapkan sejumlah suvenir untuk para peserta dan tamu. Salah satunya Alquran dengan terjemahan Bahasa Banjar.

Selain itu, Pemprov juga akan menyematkan makanan Iwak Rabuk Haruan sebagai oleh-oleh yang rencananya dibagikan kepada tamu undangan VIP pada perhelatan MTQ nanti. “Kami juga menyiapkan Kitab Sabilal Muhtadin untuk dibagikan kepada para tamu VIP,” papar Mustajab.

Dia mengungkapkan, suvenir yang mereka siapkan tersebut sudah langka beredar di pasaran. Sehingga sangat dianjurkan dijadikan sebagai cinderamata.

“Kami juga akan mengupayakan ada suvenir berupa produk khas UMKM Banua. Salah satunya, tas purun khas Kota Banjarbaru dan makanan khas iwak rabuk haruan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Alquran Terjemahan Bahasa Banjar Bakal Jadi Suvenir MTQ Nasional di Kalsel

Dalam gelaran MTQ nanti, Mustajab menyampaikan, Kalsel akan menyambut ribuan tamu pada tahun depan. “Ini acara besar yang diikuti oleh 34 provinsi. Setiap provinsi akan mengirimkan 50 sampai 100 orang. Jadi ada ribuan orang yang akan datang,” ucapnya.

Banyaknya tamu yang datang menurutnya akan memicu pergerakan ekonomi Kalsel. Karena, ada banyak hal yang diperlukan oleh para kafilah MTQ dan ofisial nantinya. “Salah satunya tempat penginapan, seperti hotel akan penuh semua,” pungkasnya.

Kalsel sendiri pernah dipercaya dan sukses menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ Nasional III pada 1970. Pemprov Kalsel menunggu lebih dari 50 tahun untuk hal serupa, dan tahun 2022 ini menjadi momentum setengah abad Kalsel menjadi tuan rumah MTQ sehingga memiliki nilai historis.
(ris/by/ran)

BANJARBARU – Menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-29 pada 2022, Pemprov Kalsel terus menyiapkan segala sesuatunya demi kelancaran acara. Salah satunya, memperbaiki semua akses menuju venue.

Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib mengatakan, kini pihaknya sedang mempersiapkan melakukan perbaikan jalan dan jembatan yang dilalui peserta MTQ menuju venue.

“Semua jalan provinsi yang dilalui peserta kami perbaiki, termasuk jembatan di Mandiangin yang rusak diterjang banjir tahun lalu,” katanya.

Dia menuturkan, untuk melaksanakan proyek tersebut, kini sedang dilaksanakan proses lelang. “MTQ ‘kan digelar Oktober, jadi sebelum bulan itu ditargetkan proyek sudah rampung,” tuturnya.

Sedangkan untuk jalan nasional, Yasin menyampaikan, pihaknya sudah meminta agar Balai Jalan yang melakukan perbaikan apabila ada yang rusak. “Juga jalan kabupaten dan kota yang dilalui peserta MTQ, kami minta pemda setempat yang memperbaiki,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Mustajab menyampaikan, dalam pelaksanaan MTQ nanti ada 12 venue yang disediakan. “Tersebar di Kota Banjarbaru dan Banjarmasin. Serta, Kabupaten Banjar di Kiram Park,” ucapnya.

Baca Juga :  Cari Dana untuk MTQ Nasional

Dia menuturkan, saat ini semua panitia terus menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan. “SK Gubernur tentang Kepanitiaan Daerah sudah keluar. Pemusatan latihan (TC) sebanyak 2 kali juga sudah dilakukan pada Desember 2021 lalu,” tuturnya.

Ditambahkannya, Pemprov Kalsel juga akan menyiapkan sejumlah suvenir untuk para peserta dan tamu. Salah satunya Alquran dengan terjemahan Bahasa Banjar.

Selain itu, Pemprov juga akan menyematkan makanan Iwak Rabuk Haruan sebagai oleh-oleh yang rencananya dibagikan kepada tamu undangan VIP pada perhelatan MTQ nanti. “Kami juga menyiapkan Kitab Sabilal Muhtadin untuk dibagikan kepada para tamu VIP,” papar Mustajab.

Dia mengungkapkan, suvenir yang mereka siapkan tersebut sudah langka beredar di pasaran. Sehingga sangat dianjurkan dijadikan sebagai cinderamata.

“Kami juga akan mengupayakan ada suvenir berupa produk khas UMKM Banua. Salah satunya, tas purun khas Kota Banjarbaru dan makanan khas iwak rabuk haruan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mamagang dan Bedug yang Dibelah Dua

Dalam gelaran MTQ nanti, Mustajab menyampaikan, Kalsel akan menyambut ribuan tamu pada tahun depan. “Ini acara besar yang diikuti oleh 34 provinsi. Setiap provinsi akan mengirimkan 50 sampai 100 orang. Jadi ada ribuan orang yang akan datang,” ucapnya.

Banyaknya tamu yang datang menurutnya akan memicu pergerakan ekonomi Kalsel. Karena, ada banyak hal yang diperlukan oleh para kafilah MTQ dan ofisial nantinya. “Salah satunya tempat penginapan, seperti hotel akan penuh semua,” pungkasnya.

Kalsel sendiri pernah dipercaya dan sukses menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ Nasional III pada 1970. Pemprov Kalsel menunggu lebih dari 50 tahun untuk hal serupa, dan tahun 2022 ini menjadi momentum setengah abad Kalsel menjadi tuan rumah MTQ sehingga memiliki nilai historis.
(ris/by/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/