alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Soal Lahan Aset Bandara untuk PKL, Dewan dan Angkasa Pura Beda Keterangan

BANJARBARU – Polemik rencana relokasi bahkan penggusuran PKL Tugu Selamat Datang (TSD) atau kerap juga disebut PKL Bandara secara perlahan mulai menunjukkan titik terang.

Terbaru, Wakil Ketua Komisi III DPRD Banjarbaru, Emi Lasari mengklaim sudah menemui pihak Angkasa Pura 1 Syamsudin Noor. Pertemuan ini ihwal nasib para PKL yang terancam digusur karena berjualan di bahu jalan.

Menurut Emi, ia telah berbicara dengan pihak bandara agar aset lahan di dekat area berjualan PKL bisa digunakan. Lahan yang dimaksud adalah eks rumah makan subur yang kini tak difungsikan.

“Alhamdulillah, Dirut PT Angkasa Pura telah berbaik hati meminjamkan lahan dalam pagar di tempat Eks subur milik mereka untuk sementara di tempati para PKL berjualan,” kata Emi usai bertemu dengan pihak bandara pada Senin (31/1).

Baca Juga :  Warung Seberang Bandara Mulai Dibongkar, Pedagang Minta Waktu Habiskan Jualan

Diceritakan Emi juga, dalam pertemuan itu pihak Angkasa Pura (AP) katanya juga akan membantu melakukan sterilisasi atau pembersihan lahan tersebut.

“Pedagang sudah mendapat izin selama kurang lebih satu tahun untuk menempati lahan itu. Nanti untuk
teknisnya akan kembali dikomunikasikan,” kata Emi.

Terkait kabar ini, pihak Angkasa Pura I Bandara Syamsudin Noor melalui Stakeholder Relation Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor menanggapi kabar tersebut.

Dikonfirmasinya kemarin (2/2), kabar pihak AP menyediakan lahan untuk PKL menurutnya masih dalam kajian teknis dan menampung aspirasi legislator dan para pedagang.

Kendati belum bisa menjawab secara pasti, Zulfian menegaskan pada dasarnya pihak Angkasa Pura I dalam hal ini manajemen Bandara Syamsudin Noor siap membantu mencari solusi atas polemik ini.

Baca Juga :  Polisi Bantah Bongkar Paksa Jalan di Goa Lowo

“Jadi manajemen Angkasa Pura sudah bertemu dengan komisi III, nah pada dasarnya AP I dapat memahami keinginan PKL. Selanjutnya akan dikaji lagi untuk teknis kerja samanya bagaimana,” jawabnya singkat. (rvn/ij/bin)

BANJARBARU – Polemik rencana relokasi bahkan penggusuran PKL Tugu Selamat Datang (TSD) atau kerap juga disebut PKL Bandara secara perlahan mulai menunjukkan titik terang.

Terbaru, Wakil Ketua Komisi III DPRD Banjarbaru, Emi Lasari mengklaim sudah menemui pihak Angkasa Pura 1 Syamsudin Noor. Pertemuan ini ihwal nasib para PKL yang terancam digusur karena berjualan di bahu jalan.

Menurut Emi, ia telah berbicara dengan pihak bandara agar aset lahan di dekat area berjualan PKL bisa digunakan. Lahan yang dimaksud adalah eks rumah makan subur yang kini tak difungsikan.

“Alhamdulillah, Dirut PT Angkasa Pura telah berbaik hati meminjamkan lahan dalam pagar di tempat Eks subur milik mereka untuk sementara di tempati para PKL berjualan,” kata Emi usai bertemu dengan pihak bandara pada Senin (31/1).

Baca Juga :  Mediasi Buntu, Pekerja Ngotot Beroperasi

Diceritakan Emi juga, dalam pertemuan itu pihak Angkasa Pura (AP) katanya juga akan membantu melakukan sterilisasi atau pembersihan lahan tersebut.

“Pedagang sudah mendapat izin selama kurang lebih satu tahun untuk menempati lahan itu. Nanti untuk
teknisnya akan kembali dikomunikasikan,” kata Emi.

Terkait kabar ini, pihak Angkasa Pura I Bandara Syamsudin Noor melalui Stakeholder Relation Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor menanggapi kabar tersebut.

Dikonfirmasinya kemarin (2/2), kabar pihak AP menyediakan lahan untuk PKL menurutnya masih dalam kajian teknis dan menampung aspirasi legislator dan para pedagang.

Kendati belum bisa menjawab secara pasti, Zulfian menegaskan pada dasarnya pihak Angkasa Pura I dalam hal ini manajemen Bandara Syamsudin Noor siap membantu mencari solusi atas polemik ini.

Baca Juga :  Janji Luput, Mediasi pun Buntu, Polemik Jembatan HKSN Berlanjut ke Meja Hijau

“Jadi manajemen Angkasa Pura sudah bertemu dengan komisi III, nah pada dasarnya AP I dapat memahami keinginan PKL. Selanjutnya akan dikaji lagi untuk teknis kerja samanya bagaimana,” jawabnya singkat. (rvn/ij/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/