alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Kasus Covid Muncul Lagi di Banjarbaru, Puluhan Orang Baru Tertular

BANJARBARU – Sempat mereda bahkan sangat melandai. Kini, kasus penularan Covid-19 di Kota Banjarbaru kembali terpantau. Setidaknya, bulan Januari ini sudah ada puluhan orang yang terkonfirmasi positif.

Menurut data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru, total ada 21 kasus baru yang tercatat. Yang mana kasus baru ini memang signifikan terpantau di awal tahun 2022.

“Memang kasusnya tidak langsung melonjak untuk hariannya, rata-rata sehari ada satu sampai tiga kasus. Kalau mulai ada naik itu di tanggal 7 Januari 2022 lalu,” kata Epidemiolog Kesehatan Dinkes Banjarbaru, Edi Sampana.

Coba dirincinya, untuk tanggal 7 Januari mulai muncul sati kasus. Sempat tak ada kenaikan, kasus mulai muncul lagi di tanggal 18 meski hanya satu kasus baru.

“Setelah itu secara berangsur-angsur dari tanggal 20 ada dua kasus, lalu tanggal 22 ada satu kasus, di tanggal 24 muncul lagi 3 kasus, tanggal 26 ada satu kasus, tanggal 27 ada empat kasus, lalu tanggal 28 tiga kasus dan terakhir tanggal 29 ada tambahan lima kasus,” katanya.

Baca Juga :  Anggaran Covid Pemprov Kalsel Belum Melandai

Turut dituturkan oleh Koordinator Tim Surveilens Epidemiologi Penanggulangan Wabah Corona Virus Disease Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru ini jika dari 21 kasus itu ada tiga orang yang harus dirawat di rumah sakit.

Adapun, Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin meminta agar masyarakat untuk waspada dengan kondisi ini. Protokol kesehatan katanya jangan sampai diabaikan.

“Beberapa waktu kita menyadari jika kasus Covid-19 di Banjarbaru sempat melandai sehingga prokesnya ada yang abai. Nah sekarang kita harus kembali memperketat prokes dan menerapkan 5M,” pesannya.

Kenaikan kasus ini nilai Aditya tak lepas dari tren kasus di level nasional. Sebab, dari kacamatanya saat ini kasus Covid-19 mulai kembali naik di wilayah ibu kota dan pulau jawa.

Baca Juga :  Warga Pelaihari Antusias Melakukan Vaksinasi Booster

“Ini terpantau sudah mulai naik dan jika kita amati trennya memang begitu, jika di pulau Jawa nanti mulai melandai maka di luar pulau akan ikut menyusul, nah sekarang kan rata-rata di pulau jawa naik,” katanya.

Maka dari itu, Aditya sekali lagi meminta masyarakat agar kembali mengetatkan prokes. Terlebih kasus di Banjarbaru diakuinya mulai terpantau naik lagi di awal tahun 2022.

“Tentu kita berharap tidak sampai melonjak dan harus diterapkan PPKM lagi, maka dari itu kita mohon kerjasama dan dukungannya untuk menekan penularan ini,” pesannya. (rvn/ij/bin)

BANJARBARU – Sempat mereda bahkan sangat melandai. Kini, kasus penularan Covid-19 di Kota Banjarbaru kembali terpantau. Setidaknya, bulan Januari ini sudah ada puluhan orang yang terkonfirmasi positif.

Menurut data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru, total ada 21 kasus baru yang tercatat. Yang mana kasus baru ini memang signifikan terpantau di awal tahun 2022.

“Memang kasusnya tidak langsung melonjak untuk hariannya, rata-rata sehari ada satu sampai tiga kasus. Kalau mulai ada naik itu di tanggal 7 Januari 2022 lalu,” kata Epidemiolog Kesehatan Dinkes Banjarbaru, Edi Sampana.

Coba dirincinya, untuk tanggal 7 Januari mulai muncul sati kasus. Sempat tak ada kenaikan, kasus mulai muncul lagi di tanggal 18 meski hanya satu kasus baru.

“Setelah itu secara berangsur-angsur dari tanggal 20 ada dua kasus, lalu tanggal 22 ada satu kasus, di tanggal 24 muncul lagi 3 kasus, tanggal 26 ada satu kasus, tanggal 27 ada empat kasus, lalu tanggal 28 tiga kasus dan terakhir tanggal 29 ada tambahan lima kasus,” katanya.

Baca Juga :  Positif Covid-19 di Tapin Meningkat

Turut dituturkan oleh Koordinator Tim Surveilens Epidemiologi Penanggulangan Wabah Corona Virus Disease Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru ini jika dari 21 kasus itu ada tiga orang yang harus dirawat di rumah sakit.

Adapun, Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin meminta agar masyarakat untuk waspada dengan kondisi ini. Protokol kesehatan katanya jangan sampai diabaikan.

“Beberapa waktu kita menyadari jika kasus Covid-19 di Banjarbaru sempat melandai sehingga prokesnya ada yang abai. Nah sekarang kita harus kembali memperketat prokes dan menerapkan 5M,” pesannya.

Kenaikan kasus ini nilai Aditya tak lepas dari tren kasus di level nasional. Sebab, dari kacamatanya saat ini kasus Covid-19 mulai kembali naik di wilayah ibu kota dan pulau jawa.

Baca Juga :  Di Dalam Ruangan dan Transportasi Publik Tetap Harus Pakai Masker

“Ini terpantau sudah mulai naik dan jika kita amati trennya memang begitu, jika di pulau Jawa nanti mulai melandai maka di luar pulau akan ikut menyusul, nah sekarang kan rata-rata di pulau jawa naik,” katanya.

Maka dari itu, Aditya sekali lagi meminta masyarakat agar kembali mengetatkan prokes. Terlebih kasus di Banjarbaru diakuinya mulai terpantau naik lagi di awal tahun 2022.

“Tentu kita berharap tidak sampai melonjak dan harus diterapkan PPKM lagi, maka dari itu kita mohon kerjasama dan dukungannya untuk menekan penularan ini,” pesannya. (rvn/ij/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/