alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Kamis, 19 Mei 2022

Tahun Macan Air, Tahun Keberanian

BANJARMASIN – Ratusan lilin merah siap dinyalakan pada perayaan imlek di Klenteng Tri Darma Suci Nurani Banjarmasin yang dimulai hari ini. Lilin-lilin ini sudah beberapa hari diantar masyarakat Tionghoa di Kalsel.

“Tahun ini ada dua lilin ukuran besar yang dikirimkan ke sini. Nanti akan dinyalakan saat detik-detik pergantian tahun,” ujar Yanto, Dewan Penasehat Klenteng Tri Darma Suci Nurani Banjarmasin kemarin.

Tak hanya dipenuhi lilin, klenteng yang berada di Jalan Kapten Piere Tendean ini juga dihiasi lampu lampion yang menggantung di langit-langit klenteng. Beragam buah sesembahan juga menghiasi setiap meja.

“Tahun ini perayaan Imlek dilaksanakan secara terbatas. Penampilan barongsai pun ditiadakan seperti tahun lalu,” tambahnya.

Dia memastikan pelaksanaan Imlek akan menerapkan protokol kesehatan ketat. Tanpa masker, dipastikan tak bisa masuk ke klenteng. Meski demikian, pihaknya akan menyiapkan masker untuk pengunjung.” Sekaligus menyediakan hand sanitazer sebelum masuk,” terangnya.

Baca Juga :  Tahun Kedua Imlek Tanpa Barongsai

Menyambut imlek tahun ini, persiapan demi persiapan sudah dilakukan pihaknya sejak lama. Seperti membersihkan area klenteng hingga patung dewa-dewa. “Kami pastikan sudah siap untuk melaksanakan perayaan imlek tahun ini,” tandasnya.

Dari pantauan koran ini kemarin siang, jelang perayaan imlek, warga Tionghoa yang datang belum kelihatan ramai. Hanya orang per orang yang datang sembahyang. “Malam jelang pergantian hari yang akan ramai. Akan dilanjutkan pagi hari,” kata Yanto.

Salah seorang jemaah, Felik menuturkan, dia sengaja datang siang hari terlebih dulu. Sekaligus menyalakan lilin yang dia berikan. “Malam rencana saya akan datang lagi bersama keluarga,” ucapnya.

Sekadar diketahui, Imlek atau Tahun Baru Cina pada tahun ini jatuh pada 1 Februari 2022. Tahun Baru Imlek dirayakan oleh hampir dua miliar orang di seluruh dunia yang sebagian besar di Asia. Tahun Baru Cina ini memiliki hubungan dengan fase-fase bulan.

Baca Juga :  Tahun Ini, Penjualan Pernak-Pernik Imlek Naik Tiga Kali Lipat

Imlek dimulai setelah bulan baru pertama jatuh antara 21 Januari hingga 20 Februari. Pada tahun ini, bulan baru terjadi pada 1 Februari.

Dari fase-fase bulan itu, ditentukan pula Zodiak Cina yang memiliki siklus 12 tahun. Kedua belas zodiak itu ditandai dengan nama-nama binatang, yaitu Tikus, Sapi, Macan, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi.

Selain itu dikenal pula siklus lima elemen, yaitu kayu, api, tanah, logam, dan api. Bersama-sama mereka menciptakan siklus 60 tahun.

Berdasarkan perhitungan kalender Cina, 2022 menjadi Tahun Macan Air. Dalam fengshui, Tahun Macan Air berarti tahun di mana seseorang harus mengambil tindakan berani. Macan dikenal karena kekuatan, keberanian, dan kemampuannya untuk melakukan segalanya dalam skala besar. (mof/ran/ema)

BANJARMASIN – Ratusan lilin merah siap dinyalakan pada perayaan imlek di Klenteng Tri Darma Suci Nurani Banjarmasin yang dimulai hari ini. Lilin-lilin ini sudah beberapa hari diantar masyarakat Tionghoa di Kalsel.

“Tahun ini ada dua lilin ukuran besar yang dikirimkan ke sini. Nanti akan dinyalakan saat detik-detik pergantian tahun,” ujar Yanto, Dewan Penasehat Klenteng Tri Darma Suci Nurani Banjarmasin kemarin.

Tak hanya dipenuhi lilin, klenteng yang berada di Jalan Kapten Piere Tendean ini juga dihiasi lampu lampion yang menggantung di langit-langit klenteng. Beragam buah sesembahan juga menghiasi setiap meja.

“Tahun ini perayaan Imlek dilaksanakan secara terbatas. Penampilan barongsai pun ditiadakan seperti tahun lalu,” tambahnya.

Dia memastikan pelaksanaan Imlek akan menerapkan protokol kesehatan ketat. Tanpa masker, dipastikan tak bisa masuk ke klenteng. Meski demikian, pihaknya akan menyiapkan masker untuk pengunjung.” Sekaligus menyediakan hand sanitazer sebelum masuk,” terangnya.

Baca Juga :  Tahun Kedua Imlek Tanpa Barongsai

Menyambut imlek tahun ini, persiapan demi persiapan sudah dilakukan pihaknya sejak lama. Seperti membersihkan area klenteng hingga patung dewa-dewa. “Kami pastikan sudah siap untuk melaksanakan perayaan imlek tahun ini,” tandasnya.

Dari pantauan koran ini kemarin siang, jelang perayaan imlek, warga Tionghoa yang datang belum kelihatan ramai. Hanya orang per orang yang datang sembahyang. “Malam jelang pergantian hari yang akan ramai. Akan dilanjutkan pagi hari,” kata Yanto.

Salah seorang jemaah, Felik menuturkan, dia sengaja datang siang hari terlebih dulu. Sekaligus menyalakan lilin yang dia berikan. “Malam rencana saya akan datang lagi bersama keluarga,” ucapnya.

Sekadar diketahui, Imlek atau Tahun Baru Cina pada tahun ini jatuh pada 1 Februari 2022. Tahun Baru Imlek dirayakan oleh hampir dua miliar orang di seluruh dunia yang sebagian besar di Asia. Tahun Baru Cina ini memiliki hubungan dengan fase-fase bulan.

Baca Juga :  Libur Imlek, Pengunjung Loksado Tak Signifikan

Imlek dimulai setelah bulan baru pertama jatuh antara 21 Januari hingga 20 Februari. Pada tahun ini, bulan baru terjadi pada 1 Februari.

Dari fase-fase bulan itu, ditentukan pula Zodiak Cina yang memiliki siklus 12 tahun. Kedua belas zodiak itu ditandai dengan nama-nama binatang, yaitu Tikus, Sapi, Macan, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi.

Selain itu dikenal pula siklus lima elemen, yaitu kayu, api, tanah, logam, dan api. Bersama-sama mereka menciptakan siklus 60 tahun.

Berdasarkan perhitungan kalender Cina, 2022 menjadi Tahun Macan Air. Dalam fengshui, Tahun Macan Air berarti tahun di mana seseorang harus mengambil tindakan berani. Macan dikenal karena kekuatan, keberanian, dan kemampuannya untuk melakukan segalanya dalam skala besar. (mof/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/